Daring Cinta

Daring Cinta
Bab 73 - Sembuh


__ADS_3

Flashback Kisah di RS


Albert pun mandi setelah bangun dari tidurnya, begitu pun dengan orang tua Albert yang berangsur baik, mereka melihat Kyira dengan senyuman yang menarik.


"Albert, kapan kamu mengungkapkan perasaan mu dengan nya?" ucap mama Albert.


"Argh mama ada-ada saja deh, kayaknya Kyira benar-benar lelah menjaga kita semalam, hingga jam 9 pagi dia pun belum terbangun dari tidurnya," ucap Albert.


Mama Albert pun terus memuji Kyira, Kyira memang wanita yang baik. Albert hanya memandang Kyira dari dekat dan meletakkan tubuhnya di atas kasur tersebut.


Setelah itu Albert pun bergegas menuju kamar mandi, orang tua nya Albert sudah terlebih dahulu mandi dan bersiap untuk sarapan. Kyira masih begitu asyik menikmatinya tidurnya.


Hingga siang pun menjelang buatnya. Waktu sudah menunjukkan pukul 11.00 pagi, dia pun terbangun, dan mereka semua menatap Kyira dengan penuh rasa penasaran.


Kyira pun terbangun dengan mengucek matanya.


"Argh, sudah jam berapa yaa?" ucap Kyira langsung melihat ponselnya.


Betapa terkejut dirinya, waktu sudah menunjukkan pukul 11.00 pagi, Kyira pun langsung terbangun dan bingung Albert serta orang tua nya yang menatap dirinya.


"Tunggu, Tante dan om serta Albert sudah sadar ya," ucap Kyira tersenyum.


"Alhamdulillah, syukurlah akhirnya semua nya dalam keadaan baik-baik semuanya," ucap Kyira.


"Iya, terima kasih yaa Kyira atas perawatan nya, Tante dan om tidak tahu harus bagaimana lagi bersikap atas kebaikan mu pada kami?" ucap mama Albert.


Begitu lah percakapan kala itu Albert mengenang semua kenangan itu, Kyira masih bingung dengan pernyataan orang tua Albert. Kyira pun hanya tersipu malu atas semua nya.


Setelah itu mereka pun bersiap untuk pulang, Kyira pun demikian, akan tetapi mama Albert masih menanyakan hal yang sama pada Kyira.


"Kyira apakah kamu masih belum bisa menjawab pernyataan Tante buat mu," ucap mama Albert dengan serius.


Albert memahami mimik wajah Kyira, langsung menjawab pernyataan Mama nya.

__ADS_1


"Ma, saat ini Kyira sedang fokus dengan study nya begitupun dengan Albert, kita mau menikah muda akan tetapi kita belum sanggup dengan konsenkuensi ke depannya," ucap Albert menjawab.


"Aku akan menjawab Tante, akan tetapi ini perlu pernyataan dari Albert lebih dulu," ucap Kyira bertanya.


"Apakah Albert mencintai ku?" ucap Kyira memberikan pernyataan.


Albert terkejut bukan main, pernyataan cinta malah di ruang inap rumah sakit. Hal itu membuat nya bingung bukan kepalang. Dia memiliki rencana ingin menyatakan cinta pada Kyira dengan romantis, akan tetapi hal itu malah buyar akibat pernyataan Kyira.


"Hayo, jawab Albert, Kyira sedang menunggu jawaban mu," ucap mama Albert bertanya.


Albert masih berantem dengan dirinya sendiri, dia bingung harus menjawab seperti apa? karena apapun jawaban nya akan memiliki resiko tersendiri. Dan dia pun memahami nya orang tuanya sengaja menyuruhnya menikah muda, agar mama nya segera menimang cucu.


Albert terdiam untuk sejenak dan berpikir.


"Ya ampun, bagaimana bisa aku menyatakan perasaan ku di sini?" ucap Albert dalam hati.


Saat lamunan panjang begitu membuat Kyira mendengus kesal dan mendekatinya.


Albert pun geli atas bicara nya Kyira, dia pun menjawab.


"Iya ma, aku sangat mencintai Kyira dari dulu hingga sekarang," ucap Albert menjawab dengan lantang.


Kyira pun tersenyum menang mendengar jawaban tersebut. Dia pun kembali berbisik ke telinga Albert.


"Hahaha ternyata benar dugaan ku, kamu sudah menyukai ku sejak lama, kalau begitu aku pemenang nya, jangan lupa bayar setelah kita akad nikah," ucap Kyira berbisik ke telinga Albert.


Albert pun berpikir taruhan apa yang mereka pernah janjikan sehingga Kyira meminta tagihannya setelah akad. Kyira pun kembali berbicara.


"Kalau begitu Tante, aku minta cincin tunangan sekarang, aku menyetujui lamaran Tante, papa dan mama ku pasti akan setuju dengan keputusan ku," ucap Kyira sambil tersenyum.


Mama Albert hanya tenang saja, karena dia sudah merencanakan hal ini dan menyuruh Zean dan Xie untuk membelikan perlengkapan tunangan, saat semua terdiam dari pintu depan.


"Mama, kami datang," ucap si kembar.

__ADS_1


Orang tua Kyira pun datang bersamaan dengan si kembar, Kyira dan Albert bingung dengan si kembar serta kedua orangtua mereka.


Mama Albert pun menyerahkan cincin kepada anaknya dan berkata :


"Albert papa dan mama sudah ada disini, serta orang tua Kyira sudah ada di sini, maka sematkan cincin ini ke jari manis nya Kyira," ucap mama nya.


Albert melihat hal itu pun syok hampir saja terjatuh, untung saja Zean langsung memegang nya dengan cepat. Begitu pun dengan Kyira yang syok hanya saja dia mundur satu langkah.


"Aduh, bagaimana cerita nya aku dilamar di saat aku baru bangun tidur dan belum mandi? argh ini semua rencana nya siapa sih? terus kenapa juga aku malah minta cincin sama mama nya," gumam Kyira dalam hati.


Begitupun Albert yang tak kalah sengit berbicara dalam hatinya.


"Aduh orang tua aku, nggak mikir apa bagaimana konsep aku untuk memberikan cincin pada Kyira, mana kami berdua dalam keadaan kondisi di ruangan seperti ini? bagaimana ini aduh aku bingung?" ucap Albert dalam hati.


Karena Albert bingung, mama Albert pun mendekati Kyira dan meminta izin kepada orang tua Kyira untuk menyelamatkan cincin nya, dan cincin tersebut sudah di sematkan ke Kyira.


Kyira hanya tersenyum saja melihat hal itu. Cincin pun sudah terpasang, tampak kebahagiaan terpancar dari keluarga Albert dan keluarga Kyira.


Kyira pun di giring mandi oleh Xie ke kamar mandi, dan sudah mempersiapkan semuanya, sedangkan Albert di giring oleh Zean untuk memakai pakaian yang sudah di persiapkan.


Kyira dan Albert tidak menyangka akan terjadi hal seperti ini, bagi mereka hal ini amazing keduanya sekarang sudah terikat di cincin tersebut.


Keduanya hanya mengikuti saja, setelah keduanya memakai pakaian yang sudah di siapkan ketika keluar dari ruangan tersebut di sambut dengan dekorasi yang sederhana, sepanjang perjalanan menuju parkiran mereka di beri selamat oleh pengunjung rumah sakit.


Kyira dan Albert hanya bisa tersenyum saja dengan semua yang terjadi, karena itu hal yang sangat langka. Bahkan, keduanya tidak pernah berpikir akan menjadi heboh seperti sekarang.


Setelah sampai di parkiran keduanya di suruh memakai mobil tersebut akan tetapi di temani oleh sopir, sedangkan keduanya duduk di belakang berdua. Sedangkan kedua orang tua mereka satu mobil, mereka menuju tempat restoran yang sudah di siapkan oleh kedua orangtuanya.


💜💜💜


Penasaran lanjut nyook??


akhirnya kedua bersanding ya

__ADS_1


__ADS_2