Daring Cinta

Daring Cinta
Bab 55-Kacau


__ADS_3

"Stop!." ucap Kyira lelah dengan sikap ke tiga laki-laki tersebut.


Ketiga laki-laki tersebut berhenti.


Kyira pun menahan nafas nya cukup dalam dengan kejadian hari ini.


"Baiklah kita bicarakan ini di taman saja, saya ada tempat yang cocok buat kita berbicara," ucap Kyira.


Ketiganya berusaha mendekati Kyira untuk berbicara, namun tidak ada pun yang mengalah. Apa lagi Dion terus saja mengucapkan kalau dia pacar resmi Kyira. Albert malah mengomel kalau mereka hanya pacar bohongan, begitu pun Zion tidak mau kalah karena dekat lebih duluan kenal dirinya dari pada Dion. Kyira tidak memperdulikan ketiganya bertengkar, hingga tempat yang dituju pun sampai. Mereka berempat pun berbicara secara bergiliran.


"Oke sekarang tujuan kalian menemui aku kenapa? dimulai dari sebelah kanan yaa," ucap Kyira menunjuk ke arah kanannya.


"Hay semua perkenalkan gue Albert, sahabat dekatnya Kyira, tujuan saya sih mau ngajak kamu jalan-jalan Kyira kita kan sahabat jadi sah saja aku ngajak kamu berjalan," ucap Albert membela dirinya.


"Gue Dion idol terkenal di sini dan lagi populer, kalau untuk kalian saya kasih tiket gratis, dan saya pacar nya Kyira," ucap Dion dengan bangga nya.


"Saya Zion, orang yang sangat berarti dalam Kyira tahun pertama masuk perkuliahan," ucap Zion dengan percaya dirinya.


"Tujuan kalian apa?" ucap Kyira.


"Mau makan bersama dengan mu" ucap Zion dan Dion bersamaan.


"Begini saja, kita berempat atau perlu aku membawa temanku yang lain juga buat kita makan bersama," ucap kyira.


"Tidak setuju, mending terpisah saja Kyira," ucap Dion.


"Iyaa ngapain aku makan malam sama kalian,"ucap Albert.


"Okey sudah ditentukan malam ini aku ingin istirahat, so besok seharian aku jalan dengan Albert, malam nya dengan Zion besok malamnya baru Dion, bagaimana?" ucap Kyira memberikan penawaran.


"Setuju," ucap semuanya.


"Kyira, thanks atas jadwalnya gue pergi dulu yaa," ucap Albert pamit lebih dulu.


"Aku duluan yaa sayangku, kelas sebentar lagi mau di mulai," ucap Dion sinis dengan Zion.


"Beberapa hari yang lalu ingat nggak," ucap Zion memberi kode.


Dering ponsel Kyira pun berbunyi.

__ADS_1


drrrrtttt..... drrrrtttt....


"Hello, lihat ke depan aku lah lelaki semalam yang mengganggumu," ucap Zion dan Kyira menoleh ke belakang.


"What's??? jadi yang ngajarin aku semalam Abang Zion" ucap Kyira terkejut.


"Iyaa lah, bagaimana dengan janji mu tapi aku akan bersama sampai menunggu esok hari tapi yang nentui tempat biar saya saja ya' ucap Zion.


Zion pun pergi meninggalkan Kyira yang masih bingung, bagaimana tidak dia tidak pernah berpikir yang mengajari kesulitan nya belajar orang yang paling di benci di awal perkuliahan. Namun, karena dia juga nilai pun besar di mata kuliah tersebut.


"Waah tidak salah memilih Kyira, dia wanita yang keren di rebutin oleh 3 lelaki, jadi penasaran hingga akhir cerita siapa yang dia pilih," gumam Zion dalam hati.


"Waah saingan dekati Kyira lumayan tangguh juga yaa, mending sekarang ngambil jalur aman saja lah jadi sahabat, lagian tidak ada kesempatan bagi ku memberikan perhatian pada perasaan yang belum jelas," ucap Albert dalam hati.


"Argh kesal deh, meskipun gue pacar bohongan Kyira, dia kan dekatnya sama aku kenapa juga datang 2 laki-laki lain yang mana perhatiannya dibag, iiih nyebelin' gumaam Dion kesal sendiri.


"Mimpi apa semalam? sampai 3 laki-laki menghampiri ku secara bersamaan," ucap Kyira malu.


***


"Yes, dapat restu dari papa pindah kampus, meskipun gue harus giat kuliah di sana tinggal menunggu jawaban diterima apa nggak," ucap Meisya.


"Gimana? elo diizinkan nyokap loe nggak?" ucap Meisya penasaran.


"Iyaa di izini selama gue serius dengan kuliah gue, jadi harus fokus dengan bidang kuliah yang gue ambil," ucap Leta.


"Good , berarti kita nunggu kabar dari kampus itu saja semoga administrasi kita lulus," ucap Meisya.


"Aamiin," ucap Leta.


Keduanya berencana pindah kampus, ditempat Dion berkuliah dengan Kyira karena mereka penasaran dengan sikap keduanya nya. Investigasi mereka terputus gara-gara di suruh pulang oleh papa nya Meisya sehingga tertunda dan ke depan nya akan menjalankan misi yang sama.


***


"Hati-hati yaa Tari, kalau sudah sampai di Indonesia kabari aku yaa' ucap Veto.


"Oke baiklah," ucap Tari.


Tari dan Veto pun pun berpelukan sebelum Tari memasuki area penerbangan. Veto hanya melambaikan tangannya ke Tari. Keduanya pun sementara terpisah karena jarak.

__ADS_1


Dering ponsel Tari pun berbunyi selagi mereka menunggu keberangkatan pesawat.


"Gimana sayang sudah berangkat belum?" ucap Veto.


"Belum masih setengah jam lagi," ucap Tari.


"Ingat yaa semua pesan aku," ucap Veto.


'"Iyaa aku ingat kok, lagian posesif banget sih Veto," ucap Tari.


"Ohw aku masih posesif yaa, ehm wajar kalau Kyira selalu bilang begitu ternyata aku memang begitu ya, maaf yaa Tari," ucap Veto.


"Apaa? kamu nyebut Kyira," ucap Tari mendengus kesal.


"Maaf sayang, nggak ada maksud sama sekali, lagian kemarin juga kami bahas tentang dia kan, maaf yaa," ucap Veto dengan penuh penyesalan.


"Oke aku maafin, aku matiin dulu ya seperti kami harus siap-siap nie," ucap Tari.


Tari pun mematikan ponsel karena memang keberangkatan mereka menghitung menit. Tari dan teman-temannya pun naik bis menuju pesawat.


****


"Athar seperti nya misi dari ayah kamu sudah kita selesaikan berarti kita pergi jalan-jalan yaa siang ini, lusa kan kita pulang ya,"' ucap Dwifa.


"Iya dong, nikmati siang sampai sore ini kita jalan-jalan makan, besok nya lagi aku akan ajak kamu keliling Austria tempat ku biasa," ucap Athar.


"wWah mau banget," ucap Dwifa berbinar-binar.


Keduanya pun membereskan buku-buku tersebut ke tempatnya. Setelah selesai keduanya pun pergi berjalan-jalan. Hingga mereka tiba di sebuah resto X.


"Ohya Athar aku mau nanya nie, sebenarnya Albert menyukai Kyira nggak sih, cara perlakuan dia terhadap Kyira seperti suka begitu, dan aku melihat Kyira juga menyukai, tapi kenapa mereka tidak berani mengungkapkan," ucap Dwifa penasaran sambil memakan ayam panggang di depan matanya.


"Albert itu salah satu pewaris di keluarganya bahkan dia pengendali perusahaan papa nya, jadi Albert tidak bisa bagi fokusnya, meskipun dia menyukai Kyira,tapi dia tidak bisa memberikan kebahagiaan pada nya, karena kesibukan Albert melebihi sibuk papa nya, maka nya dia lebih memilih mencari kuliah online, meskipun begitu masih di terkungkung dalam dunia nya, makanya pertemanan hanya aku dan Kyira, karena Albert tipekal orang yang tidak


mau banyak teman, baginya teman sedikit jika saling peduli lebih penting daripada banyak tapi ambil amannya saja," ucap Athar menjelaskan kepada Dwifa.


Dwifa mengangguk saja, dan mereka meneruskan makannya sebelum malam tiba.


🍁💐💐💐🍁

__ADS_1


__ADS_2