Daring Cinta

Daring Cinta
Bab 74 - Hubungan Canggung


__ADS_3

Kyira dan Albert berada pada mobil yang sama, keduanya tidak ada yang berbicara sama sekali. Bahkan, lebih ke mode diam.


"Argh, padahal aku sudah terbiasa berbicara dengan Kyira, akan tetapi dengan status pertunangan kami, kenapa aku sulit berbicara dengannya? apa yang harus aku katakan pada nya, argh hubungan ini membuat ku canggung," gumam Albert dalam hati.


"Aduh, bagaimana ini biasanya ngobrol dengan Albert aku bisa bicara lugas, meskipun aku mencintai nya, akan tetapi tidak secepat ini juga harus bertunangan, mana lagi suprise apa lagi yang sedang dipersiapkan oleh keluarga besar ini," gumam Kyira dalam hati.


Kyira dan Albert tidak bicara sepanjang perjalanan, akan tetapi hingga turun dari mobil. Albert yang memulai pembicaraan.


"Kyira, kamu tunggu di dalam dulu, biarkan aku keluar lebih dulu ya," ucap Albert berbicara seperti biasanya.


"Iyaa," ucap Kyira lembut.


[Argh, akhirnya aku bisa bicara juga dengan Kyira walaupun hanya perkataaan seperti biasanya] gumam Albert dalam hati.


[Argh, aku bahagia banget akhirnya yang memulai kecanggungan ini Albert yang dulu bicara] gumam Kyira dalam hati.


Albert pun memegang tangan Kyira, karena pakaian sungguh harus di tuntun dengan perlahan. Mereka terkejut dengan kehadiran para teman-teman terdekat mereka. Albert hanya memandang satu sama lain.


Keduanya rasa tidak percaya dengan semua kejadian hari ini. Kyira pun berbisik dengan pelan ke telinga nya Albert.


"Albert, kok bisa teman kampus ku datang," ucap Kyira berbisik.


"Mana aku tahu Kyira, sudahlah sekarang kita ikuti saja, okey," ucap Albert berbisik.


Keduanya pun masuk ke altar yang sudah dia sediakan, sambutan demi sambutan sudah terjalin dengan baik, bahkan semuanya berjalan lancar tanpa ada hambatan.


Teman-teman yang mengenal Kyira pun terkejut dengan pertunangan dadakan yang di adakan oleh kedua keluarga. Bahkan Dion, Leon, Vito dengan pacarnya, Leta dengan pacarnya, Meisya, Athar dan Dwifa datang ke pertunangan mereka.


Keduanya hanya menampilkan senyuman bahagia, walau sesungguhnya hati mereka sedang kebingungan luar biasa. Bahkan Athar dan Dwifa yang diisukan lebih dulu pun terkejut dengan pertunangan mereka.

__ADS_1


Acara pun selesai para tamu pun bersalaman untuk memberi selamat kepada Kyira dan Albert. Sebenarnya, tampak canggung atas semua hubungan tersebut, akan tetapi keduanya berusaha untuk netral dengan semuanya.


Tanpa basa basi pun semuanya ikut berpamitan pulang, begitupun Leon dan Dion yang hanya beberapa hari di Indonesia. Keduanya berpamitan dengan Kyira, Kyira mengucapkan terima kasih kepada keduanya yang sudah menghadiri pertunangan dadakan mereka.


Meskipun keduanya syok atas Pertunangan tersebut mereka tetap lapang dada menerima kondisi yang ada.


Meisya pun mendekati Kyira.


"Kamu keren Kyira, hari ini jadi broken heart sedunia bagi Leon dan Dion yang memgejarmu, selamat yaa semoga kalian sampai ke jenjang pernikahan," ucap Meisya memeluk Kyira dan berpamitan.


Begitu pun dengan Leta dan pacarnya.


"Selamat yaa Kyira, ternyata kalian berdua memang berjodoh, semoga di segerakan pernikahan nya," ucap Leta memeluk dan langsung berpamitan.


Hal yang sama dilakukan oleh Vito dan pacarnya, mereka memberi selamat dan langsung berpamitan karena memiliki sebuah urusan.


Athar dan Dwifa menunggu lama, ingin mempertanyakan hal yang dadakan seperti ini. Mereka berempat pun duduk bersama.


"Lah elo penasaran, kita yang sebagai pion nya pun penasaran tahu Athar, aku sama Albert saja terkejut dengan pertunangan dadakan ini, malah aku penasaran dengan semua yang terjadi," ucap Kyira menjelaskan.


"Sudah Kyira, kita di panggil mama itu," ucap Albert kepada Kyira.


"Athar dan Dwifa kita kesana dulu ya, terima kasih kalian sudah datang," ucap Kyira.


Mereka pun berpelukan untuk pulang, begitu pun dengan Kyira dan Albert harus menemui orang tua mereka di sebabkan semua para tamu sudah pulang, dan ada ruangan khusus di desain untuk kumpulan keluarga mereka.


Kyira dan Albert bingung dengan semua keadaan yang begitu canggung ini, hingga Albert pun memulai berbicara dengan bertanya.


"Papa, mama serta om dan Tante, bisa jelaskan semua yang terjadi, aku sama Kyira sungguh penasaran semua hal ini, dan kenapa ekspresi kalian berubah tampak sedih begini?" ucap Albert bertanya.

__ADS_1


"Baiklah, biar mama saja yang menjelaskan nya Albert, akan tetapi mama berharap Albert dan Kyira tidak marah atas semua kondisi ini," ucap mama Albert.


"Baik ma, kita akan menerima semua yang ada, yang penting kalian semua jelaskan pada aku dan Kyira," ucap Albert dengan tegas.


"Sayang, papa dan mama mu memiliki penyakit yang bisa kambuh kapan saja sejak kecelakaan tersebut jadi papa dan mama harus banyak istirahat? maka dari itu papa dan mama meminta keluarga Kyira untuk merestui hubungan kalian, karena papa mempunyai keinginan melihat mu menikah sebelum dia tiada," ucap mama Albert.


"Kenapa papa bilang begitu? papa dan mama akan berumur panjang, lihat si kembar Zean dan Xie, orang tua seperti kalian bagaimana bisa di ganti aku dan Kyira yang masih muda, pokoknya papa dan mama jangan berpikir begitu lagi," Isak Albert memeluk papa nya.


"Iya sayang, mama tahu kamu pasti marah tentang hal ini, si kembar sudah tahu saat mereka ingin memberi sesuatu pada kami, dan kami terpaksa memberi tahunya, jadi Albert apakah kamu tidak marah dengan kondisi ini? jika Albert dan Kyira tidak percaya, mama Kyira akan memberikan bukti ronsen papa dan mama," ucap mama Albert.


Mama Kyira pun memberikan hasil ronsen tersebut pada Albert dan diiringi sampingnya dilihat oleh Kyira. Albert semakin menangis melihat hasil ronsen tersebut karena dia sedikit memahami akan hal itu, begitupun dengan Kyira.


Albert pun hanya terhenyak saja dan terduduk serta memeluk orangtuanya dengan erat. Kyira pun hanya menguatkan Albert, Albert merasa tanggung jawab sudah berada di pundaknya, dia pun berkata pada kedua orangtuanya ;


"Aku siap memegang tanggung jawab yang diberikan oleh papa dan mama untuk adikku si kembar dan calon istriku," ucap Albert bicara lantang.


Albert pun membicarakan dengan lantangnya agar orang tuanya merasa nyaman dengan sikapnya sekarang. Orang tua Albert pun merasa bangga dengan anaknya.


Kedua keluarga pun saling memeluk satu sama lain, mereka bahagia atas pertunangan keduanya. Albert pun meminta kepada orangtuanya untuk berbicara berduaan dengan Kyira.


Keduanya pun berbicara satu sama lain.


"Kyira, apakah kamu siap menikah dengan ku? kamu tahu kan aku kuliahnya online bisa dimana saja? sedangkan aku harus lebih banyak tinggal di Indonesia, apakah kamu siap LDR dengan ku calon istriku dari anak-anak ku," ucap Albert bicara serius.


"Nggak apa-apa Albert, aku sudah siap menerima nya yang penting kamu selalu berkabar dengan ku," ucap Kyira.


Keduanya pun berpelukan satu sama lain, mereka pun kembali bersama orang tua nya.


πŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œπŸ’œ

__ADS_1


Penasaran lanjut Yook !!!


like dan comment ya☺️


__ADS_2