
Hari perjanjian pun tiba. Kyira hanya menghela nafas dengan panjang. Hari janjian jalan dengan Albert, Athar dengan Dwifa keduanya berjalan berduaan karena besok mereka harus kembali ke Indonesia.
Dering ponsel Kyira pun berbunyi.
📞"Kyira aku ada di basmant," ucap Albert
📞"Baiklah, aku akan kesana 5 menit lagi," ucap Kyira memakai sepatu yang hendak dipakainya.
Sesampainya di basmant, satu sama lain terpikat dengan penampilan mereka hingga klakson mobil menghentikan lamunan keduanya.
" Tiiiiiin.... tiiin," ucap paman yang melewati keduanya.
"Maaf Pak," ucap Albert menundukkan kepalanya.
"Hayoo Albert kita pergi, ohya ngapain kita di basmant?" ucap Kyira.
Albert pun mengajak Kyira untuk masuk ke mobil yang di sewanya.
"Wah kamu nyewa mobil yaa, kita kan bisa naik bis," ucap Kyira bawel.
" Dasar cewek bawel" ucap Kyira mencubit hidung kyira.
"Aww, sakit tahu, " ucap Kyira kesakitan.
Kyira dan Albert pun memasukkan mobil tersebut. Albert pun menyusuri perjalanan demi perjalanan dengan perlahan karena Kyira ingat menikmati harinya.
"Cuuup" ciuman pun melayang ke pipi Albert. Albert hanya terdiam dengan tingkah sahabatnya yang satu ini.
"Kyira, ke depannya jangan sembarang nyium laki-laki lain meskipun itu pacarmu kecuali sudah hala,l," ucap Albert mulai cerewet.
"Iiih lama-lama mirip mama aku loe Albert, bawelnya minta ampun tapi sayang nya pun minta ampun,"ucap Kyira mengeluarkan kepalanya dari kaca jendela dan berteriak.
Albert hanya tersenyum dengan Kyira, meskipun demikian Kyira tidak pernah mencium laki-laki duluan kecuali dengan Albert. baginya cium itu hanya tanda Kyira sedang bahagia.
"Albert aku hanya berinisiatif ciuman duluan itu hanya sama kamu saja, dengan laki-laki lain mana berani aku iih gak banget pokoknya," ucap Kyira.
Albert kembali terkekeh-kekeh melihat tingkah Kyira.
"Kamu itu tidak sadar dengan pesona mu Nona Kyira, 3 laki-laki yang mendekati mu itu menyukaimu bahkan ingin menjadikan mu istri, kapan sih sahabatku ini peka," gumam Albert dalam hati.
Mereka sampailah di tempat yang dituju pemandangan yang indah. Mereka pun menaiki suatu tempat ke atas sebuah pohon yang ada tempat duduknya.
Kyira pun memeluk Albert, merasa bahagia melihat pemandangan di depan matanya. Kyira pun berteriak dengan sekeras-kerasnya. dan mengatakan sesuatu yang di dengar oleh Albert.
__ADS_1
"Aku sayang Albert, dia satu-satunya orang yang membuat mu nyaman meskipun dia belum menyatakan suka pada ku," ucap Kyira teriak dengan sekencangnya.
Albert pura-pura tidak mendengar sehingga Kyira bisa lebih leluasa bicara dengannya. Karena pernah Kyira menyatakan perasaan padanya sehingga membuat keduanya tidak bicara selama beberapa hari. maka dari itu Albert memilih tidak tahu dengan ucapan Kyira tersebut.
"Uuhuk...uhuuk," ucap Kyira terbatuk-batuk karena terlalu keras berteriak.
"Nie air putih minumlah, dan ini makanan kita nikmati di sini selama se jam yaa selanjutnya nanti aku menemani kamu di tempat yang berbeda lagi," ucap Albert sambil minum.
"Ohya Albert kami dengar nggak aku tadi bilang apa saat teriak?" ucap Kyira sambil memandang ekspresi Albert.
"Yaa nggak lah, kan aku tadi dibawah ngambil air dan makanan buat kita makan di atas sini," ucap Albert dengan mengalihkan pandangannya.
"Syukurlah, Albert pemandangan nya sungguh indah yaa," ucap Kyira menunjuk ke arah pemandangan tersebut.
"Iyaa bagus banget," ucap Albert.
Setelah beberapa menit pun berlalu dengan sangat cepat, hingga alarm Albert menunjukkan bahwa mereka harus pergi dari tempat itu.
"Kyira, mari kita pulang, waktunya ke tempat lain, okey," ucap Albert sambil tersenyum.
Albert turun lebih dulu dari Kyira, diiringin oleh Kyira turun juga, karena Kyira tipekal wanita yang tidak takut dengan ketinggian. Namun, saat ingin turun tiba-tiba kaki nya menginjak tempat yang salah dan hampir terjatuh. Albert pun dengan sigap menangkap tubuh Kyira.
"Ya ampun Kyira, hati-hati dong, kalau kamu terjatuh gimana aku ceritakan dengan mama mu tentang keadaan anaknya kesayangan," ucap Albert melepaskan perlahan.
"Albert, kamu benar-benar mirip dengan mama bawelnya nggak ada tandingannya, tapi tunggu dulu kamu dengan orang lain tidak begini terus kenapa itu?" ucap Kyira penasaran menunggu jawabannya.
"Karena kamu itu spesial bagi ku Kyira," ucap Albert sambil memberikan tiket kepada orang yang menjaga tempat tersebut.
Sambil berjalan menuju parkir Kyira kembali bertanya ;
"Kalau aku spesial bagi mu, kenapa kamu tidak pernah menembaku," ucap Kyira penasaran jawaban dari Albert.
Sampailah mereka di mobil, dan Albert menghidupkan mesin mobilnya menuju ketempat yang mungkin tidak pernah di datangi ;
"Albert aku bertanya kok kamu jawab sih, ih nyebelin," ucap Kyira cemberut.
"Karena aku tidak ada di samping mu Kyira, kamu tahu sendirikan apa pekerjaanku? bahkan aku kuliah saja memilih online karena kondisi, jadi mana mungkin ada waktu memperhatikan kamu, karena aku tahu benar sifat mu itu," ucap Albert menjelaskan.
"Oke baiklah Albert selama kamu selalu ada buatku, kamu tetap sahabat ku terbaik dan semoga suatu saat kita bisa bersama tanpa Lebel persahabatan," ucap Kyira.
Mobil pun melaju dengan sangat cepat bahkan Kyira terkejut mereka berada di sebuah gedung ;
"Albert, kita ngapain di sini, ini kan hanya sebuah gedung tinggi," ucap Kyira melihat gedung yang mewah dan sangat tinggi menjulang.
"Nanti kamu akan tahu Kyira, tujuan kita kemana? kamu ikuti aku saja yaa," ucap Albert, sambil keduanya berjalan menuju lift ke lantai atas.
__ADS_1
"Sebenarnya kemana sih? aku benaran penasaran Albert," ucap Kyira manja.
Albert pun tertawa dengan tingkah cerewet Kyira yang tidak bisa diam karena penasaran..
"Nanti kamu akan tahu sendiri yaa Kyira ku sayang," ucap Albert sambil menyentil hidungnya Kyira.
"Aaawww sakit tahu," ucap Kyira kesakitan.
Sesampainya di gedung atas.
Albert pun mengajak Kyira ke sebuah ruangan yang bisa melihat pemandangan dari ketinggian gedung tersebut.
"Waah kerennya, " ucap Kyira memasuki ruangan tersebut dan melihat gedung-gedung didepannya.
Albert tersenyum melihat tingkah unik Kyira yang bahagia sampai meloncat kegirangan.
"Kyira kita di sini hanya punya waktu satu jam yaa bisa kamu nikmati sepuasnya, dan ini pakaian mu untuk nanti malam, hubungi saja Bang Dion di gedung ini dia pasti tahu," ucap Albert.
"Lah,kamu mau kemana Albert?" ucap Kyira.
"Nie ada makanan, jadi aku harus makan dong," ucap Albert memecahkan keheningan.
Kyira pun tersenyum dan dia selalu mengambil setiap moment nya.
Tiba-tiba saja Kyira langsung meloncat dan mencium Albert.
"cuuup..." ciuman pun mendarat ke pipinya.
"Uuh dasar Kyira," ucap Albert sambil menikmati makanannya.
Satu jam kemudian, bel gedung yang mereka sewa di datangi oleh seseorang.
"Argh Bang Zion," ucap Kyira".
"Yups Kyira, mari kita bertiga turun sama-sama dari gedung atau kamu masih menikmati di gedung ini," ucap Bang Zion.
Albert mempersilahkan Zion mengajak Kyir.
"Bang Dion, jagain sahabatku yaa tolong antar dia sampai apartemennya,"ucap Albert.
Kyira pun telah dipakaikan jaket tebal pakai masker dan kacamata, Zion pun memahami dan segera mengajak Kyira ke dalam mobilnya.
🍁💐💐💐🍁
__ADS_1