
Meisya semalaman menggoda Leta, karena telah bertemu laki-laki yang cocok buat sahabatnya.
Mike merupakan lelaki yang menanyakan perihal Leta kepada Meisya kala itu saat masih berkuliah di Indonesia. Bukan ketertarikan cinta tapi lebih ke mata kuliah.
Meisya berpikir jika Mike tertarik dengan Leta bukan hanya dari kecerdasan dalam perkuliahan, mungkin sudah ada benih-benih cinta pada dirinya dengan Leta.
Meisya terus saja menggoda Leta. Leta jadi serba salah dengan semua sikap Meisya. Setelah selesai makan Leta kembali ke kamar.
Di kamar Leta.
Saat Leta ingin rebahan dering ponselnya berbunyi.
[Ehm, baru saja mau memejamkan mata sudah ada yang mau menelpon] gumam Leta dalam hati.
Leta pun mengangkat telpon tersebut tanpa tahu yang menelpon.
"Yaa Hallo," ucap Leta dengan nada lesu.
"Ehm, masa' kamu tidak tahu siapa aku sih?, coba tebak siapa aku?" Ucap Mike bercanda dengan Leta.
"Ehm, males main tebak-tebakan, lagi nggak mood , hayoo lah jawab saja pertanyaan ku?" Ucap Leta lesu.
"Kamu tadi malam bertemu dengan siapa? Laki-laki paling ganteng haha," ucap Mike tertawa lepas.
"Hehe, aku ingat dulu ya," ucap Leta mulai berpikir.
Keduanya pun terdiam sejenak, ternyata saat Leta berpikir dia malah tertidur. Mendengar suara diam Leta, Mike pun memahaminya bahwa Leta benar-benar sudah tidur.
Mike pun mematikan panggilan tersebut dan mengirim pesan ke ponsel Leta.
[Hai Leta, ini aku Mike, apakah nomor ponsel ku tidak kamu simpan ya] pesan Mike ke ponselnya Leta.
Pagi pun tiba, matahari menampakkan sinarnya dengan sangat terang.
Leta pun bangun dari tidurnya, Leta sengaja bangunnya siang karena hari itu tidak ada jadwal apapun.
Namun, saat bangun dering ponsel nya kembali berbunyi. Dan langsung di angkat oleh Leta.
drrrrtttt..... drrrrtttt.....
__ADS_1
"Hallo Leta, ini aku Mike kamu tidak lupa kam dengan janji mu jam 9 ini, aku akan menjemputmu dan mengajarimu jika tiba di rumahmu," ucap Mike.
"Apaaaa? Janji apaa? Mike mana yaa, kok ada pesan dan semalam kamu nelpon juga," ucap Leta dengan nada bingung.
"Hahaha, ya ampun emang begini yaa kalau ngadapi cewek cantik, tidak akan ingat dengan cowok seperti ku," ucap Mike tersenyum.
"Wait.... Oh aku ingat, maaf Mike semalam saat kita bertemu di mall kamu tidak menyebutkan namamu, dan di ponselku saat kamu menulisnya di ponselku, aku lupa mengesave nya, maaf yaa Mike semoga kamu memaafkanku, kalau begitu aku mandi dan sarapan dulu yaa karena baru bangun sekarang, nanti aku kabari jika sudah ready ya," ucap Leta langsung mematikan panggilannya.
Mike yang mendengar hal itu hanya tersenyum dengan sikap yang tiba-tiba oleh Leta. Mike terus saja tersenyum malu dengan semua sikapnya. Mike pun bersegera mencari pakaian untuk datang ke seminar bersama dengan Leta.
Hal itu sangat berharga baginya, wanita yang sudah lama di idamkan bertemu secara tidak langsung bahkan mau bersama dengannya di saat seminar dengan orang banyak.
Mike tipekal laki-laki yang tidak banyak bicara. Berbeda halnya dengan Leta yang ramah dan easy going, gampang bergaul dengan semua orang, dengan kehadiran Leta setidaknya Mike memiliki teman berbicara, jadi saat seminar tidak membosankan.
Waktu sudah menunjukkan pukul 08.00.
Leta mengirim pesan kepada Mike untuk menjemputnya, agar tepat waktu ketika datang ke seminar.
[Mike, jemputlah aku di rumah yaa aku sudah siap berangkat sekarang] tulis pesan Leta kepada Mike.
Pesan pun masuk ke ponselnya Mike.
Mike pun membalas pesan tersebut.
Mike pun memesan taxi agar mereka berdua bisa bersama dibelakang sopir.
Banyak hal yang ingin dibicarakan oleh Mike kepada Leta.
Sampailah di rumah Leta.
Leta pun tanpa aba-aba masuk ke dalam mobil tersebut, karena Mike sudah mengirim pesan kepadanya..
"Hai Mike," ucap Leta menyapa Mike yang sedang memainkan ponselnya.
"Hai juga Leta, waah kamu cantik banget aku jadi malu berdampingan denganmu," ucap Mike tersenyum pada Leta.
Leta hanya tersenyum malu tanpa berkata dengan ucapan Mike. Entah kenapa? ada desir yang berbeda di hatinya.
"Mike tema seminar hari ini," ucap Leta bertanya dengan Mike.
__ADS_1
"Belajar mencintaimu," ucap Mike spontan sambil memandang wajah Leta dengan lekat.
"Maksudnya apa Mike?" Ucap Leta bertanya.
Mike hanya tersenyum dengan sikap sponyannya. Dia pun mengirim pamflet tema seminar hari ini. Leta pun menerima pesan tersebut dan mengangguk saja.
Leta terpesona dengan sikap Mike yang malu-malu dalam diamnya. Entah kenapa?, Leta sangat menyukai sikap Mike, baginya laki-laki seperti Mike itu langkah yang di sekitarnya. Bahkan ketika rok yang dipakai oleh Leta terlihat pendek ketika duduk, dia pun meletakkan jaketnya di atas rok Leta.
Leta benar- benar sudah jatuh cinta pada pandangan pertama. Namun, Leta tetap diam saja dan bersikap sewajarnya dengan Mike sampai mengatakan cintanya sendiri.
Sampailah mereka di tempat seminar tersebut.
Leta dan Mike pun mengambil posisi duduk di bagian tengah agar bisa terlihat jelas dengan segala sisi.
Mike pun memperhatikan dengan seksama begitu pun dengan Leta. Leta begitu serius memperhatikan Materi seminar tersebut.
Tanpa sengaja keduanya tersentuh tangan saat mengambil minuman mereka.
"Maaf Leta aku tidak sengaja," ucap Mike meminta maaf dengan Leta.
"Iyaa tidak apa-apa kok," ucap Leta kembali memperhatikan seminar tersebut.
Setelah selesai mereka pun keluar, tapi Mike meminta izin berbicara dengan pengisi seminar tersebut. Leta pun menunggu Mike di luar ruangan.
Saat Leta menunggu Mike diluar, beberapa laki-laki menggoda dirinya. Leta hanya mematung saja sambil memegang ponselnya. Dia hanya fokus ke ponselnya tanpa menghiraukan ucapan laki-laki yang berusaha berkenalan dengan dirinya.
[Iih risih banget sih di goda kayak gini, Mike cepat Kembali] gumam Leta dalam hati.
Mike pun selesai dengan pembicara tersebut dan langsung menemui Leta yang terlihat risih di kelilingi para lelaki.
"Sayang, maaf yaa nunggu lama, ayoo kita pulang," ucap Mike memegang tangan Leta menjauhi kerumunan para lelaki yang bengong pacar wanita yang mereka goda laki-laki culun.
Leta hanya tersenyum malu, saat di tarik tangannya dari Lelaki tersebut. Leta tidak pernah merasa di lindungi seperti itu, biasanya dirinya tidak risih saat di goda. Namun, entah mengapa hari itu Leta sangat risih di goda?.
Setelah berada di taman dengan tempat duduk nya mereka pun duduk di bangku tersebut.
"Leta, maafi aku ya yang menyatakan kalau kamu pacar aku di depan banyak orang," ucap Mike sambil bersandar di bangku tersebut.
"Tidak apa-apa jika itu benaran?" Ucap Leta tersenyum malu.
__ADS_1
Keduanya pun terdiam untuk sesaat, dan saling memandang dengan malu-malu atas sikap mereka sendiri.
🍁💐💐💐🍁