Dear Irsyam

Dear Irsyam
Sahabat


__ADS_3

...Happy reading....


Tok tok


"Nak, bangun yuk kita makan malam."


"Dewi?"


"Enghh iya Bu."


"Buruan turun ya, Ibu tunggu di bawah."


Ku buka mataku yang sedikit agak lengket, aku mengerjap beberapa kali hingga pandanganku tertuju pada jam dinding di kamar ku pukul 08.00. Ku cepol rambutku menggunakan jedai dan pergi ke ruang makan.


"Malam semua."


"Malam."


"Yuk buruan makan nak."


"Iya Bu."


Kami makan dengan tenang, hingga tiba suara Tino membuyarkan keheningan diantara kami.


"Ayah, Ibu Kakak."


Kami semua menoleh ke arahnya.


"Apa sayang?"


"Tino udah bisa jalan!"


"Apa!?"


"Serius kamu dek?"


"Iya! Nih lihat."


Tino pun turun dari kursi dan mencoba berjalan dan ya! dia sudah bisa berjalan lagi.


"Ya Ampun anak Ibu udah bisa jalan lagi." ucap Ibu lalu memeluk Tino


"Ah jagoan ayah."


"Cie cie udah bisa jalan lagi."


"Iya dong."


Dua puluh menit kami telah selesai makan malam, kini giliranku untuk mencuci piring yang kotor.


"Kakak ada telpon!" teriak Tino dari lantai atas


"Bawa sini dek!"


"Nih dari kak Sekar."


"Minta tolong tombol birunya geser ke atas dong."


"HALO DEWI!"


"Lah kok?"


"Kakak lagi nyuci piring kak sekar, nih." ucap Tino lalu pergi ke lantai atas

__ADS_1


"Owalah."


"Ada apa? Tumben malem-malem VC."


"Bosen nggak ada yang diajak ngobrol."


"Parah pelampiasan."


"Hahaha."


"Eh btw kok aku kangen Rico ya."


"Tuh kan ini nih."


"Eh apasih enggak ya ampun amit-amit deh."


"Awas loh benci jadi cinta."


"Ck paan sih nggak lah."


"Eh dewi."


"Hmm."


“Sebenernya kamu suka sama siapa sih? Kak Bima atau kak Reza?”


“Nggak suka sama siapa-siapa.”


"Masak sih?"


"Iya, aku nganggep mereka kayak kakak aku sendiri."


“Oh nggak percaya tuh.”


“Eh btw kamu tau kak Refan nggak?”


“Pernah denger nama itu sih."


"Eh kayaknya tadi aku pas rapat dia nyamperin aku."


"DEMI APA DEWI!?"


"Dia itu ketua BEM di kampus kita!"


"Ya terus?"


"Ya terus lo termasuk orang yang beruntung lah mana disamperin lagi."


"Ck playboy palingan."


"Heh oncom kak Refan tuh terkenal cuek dan super dingin gimana bisa playboy."


"Ya nggak tau, ngasal doang." ucapku cengengesan


"Sahabat gue kenapa banyak banget yang naksir sih."


"Eh situ juga banyak yang suka ya."


"Bukan tipe aku dewi."


"Mana jamet semua."


Hahah.

__ADS_1


"Terus kalo mereka jamet kamu apa? kudasi?"


"Hah apa tuh?"


"Jamet kudasi."


Hahahaa.


"Sialan gitu aja ngakak ya ampun."


"NGAKAK SAMPE KELUAR TAI DIKIT."


"SIALAN UDAH WOI KERAM PERUT GUE."


"Nak udah selesai belum?"


"Eh, tinggal dikit lagi nih Bu."


"Di selesain dulu baru main hp."


"Iya." hehe


......................


"Eh nggak kerasa udah jam setengah sebelas."


"Iya nih."


"Yaudah tidur yuk?"


"Yuk."


"Eh dewi."


"Apa?"


"Thanks ya."


"Thanks? Buat?"


"Makasih udah jadi sahabat aku, makasih selalu ada buat aku and makasih aku beruntung banget punya sahabat sebaik kamu."


"Ihh kok jadi melow gini sih."


"Makasih juga kamu udah mau jadi sahabat aku selama ini, jangan pisah ya. Kalau ada masalah kita selesain sama-sama."


"Siap."


"Lopyu banyak banyak buat dewi."


"Lopyutuuuu."


"Peluk jauh."


"Dih kok kita jadi menye-menye gini sih."


"Biarin sekali-kali."


Hahahah.


...Jangan lupa vote dan juga follow author....


...tetap stay disini ya, dan tungguin Dear Irsyamm update nantinyaaa....

__ADS_1


__ADS_2