Dear Irsyam

Dear Irsyam
Tamu


__ADS_3

...Happy reading...


Sinar sang surya meyinari dunia. seorang wanita cantik masih setia dengan tidurnya, hingga tiba alarm di handpone nya berbunyi memaksanya untuk bangun.


Kringgggg.


“Enghhh berisik banget sih.” Gerutunya. Lalu membuka matanya dan mematin alarm di handponenya


“Hoamm.”


“Masih ngantuk lagi.”


“Ck males banget gue seriusan.”


Tok tok.


“Kakak bangun!!” teriak anak kecil dari balik pintu


“Iya! Aku udah bangun!”


“Ishh buka pintunya!”


“Hais iya iya ah brisik banget.”


Dewi beranjak dari tidurnya dan membuka kan pintu untuk Tino.


Ceklek


“Buruan mandi kata Ibu, dibawah ada temen kakak tuh nungguin.”


“Hah? Siapa?”


“Kak Sekar?”


“Bukan, cowok kok.”


“Emm kak Nathan?”


“Nggak tahu namanya kak, udah buruan mandi sana. Aku mau kebawah laper.”


“Dasar bocil.”


“Huh nyebelin.”


......................


“Gimana dek? kakak udah bangun?


“Udah.”


“Kamu buruan sarapan gih, nanti telat lagi.”


“Iyaaa.”


“Nak Bima ayo sarapan.”


“Eh nggak usah Tante, tadi saya udah sarapan.”


“Beneran nih?”


“Iya Tante beneran.”


“Nggak bohong kan?”


“Enggah Tante, seriusan Bima udah makan.”


“Yaudah kalo gitu, itu diminum, bentar lagi Dewi juga turun.”


“Maafin Tante ya, ini Tante tinggal soalnya harus berangkat ke kantor.”


“Oh iya Tante nggak papa.”


“Hati-hati dijalan ya Tan.”


“Iya.”


“Sayang ibu berangkat dulu ya, nanti kamu sekolahnya dianter mang deri yah.”


“Iyah, Salim bu.”


“Anak pinter.”


“Bi kamu sekalian makan gih.”


“Eh iya nyonya.”


Linda melangkahkan kakinya ke atas untuk menemui Dewi.


Ceklek


“Bu?”


“Buruan turuh gih, Bima nunggu diruang tamu.”


“H-ah? Bima?”


“Iya kenapa?”

__ADS_1


“Nggak papa, iya ini Dewi mau kebawah.”


“Ibu berangkat ke kantor dulu ya nak.”


“Iya bu.” Ucapku lalu menyalami tangan ibu


Lalu linda melangkahkan kakinya kebawah dan bergegas pergi kekantor.


“Bima tante duluan ya.”


“Iya Tan.”


Setelah kepergian Ibu aku merenungkan diri dikamar.


“Kak Bima?”


“Gimana dia bisa tahu rumahku?”


“Kalo Irsyam tahu gimana ya?


“Aku chat aja lah, aku nggak mau nanti dia jadi salah paham.”


Aku mengetikan pesan singkat untuk Irsyam


Mine❤️: Sayang Bima dirumahku, aku harus gimana?


“Duh centang satu lagi.”


“Emm oh iya Sekar!”


Aku mencari kontak Sekar dan mengirimkan pesan padanya


Dewi: Sekar aku minta tolong kamu bisa kesini nggak?


Tring


Tak berselang lama Sekar membalas pesanku


Sekar: Kenapa?


Dewi: Kak Bima ke rumah aku!!


Sekar: Are u seriously!?


Belum sempat aku membalas pesan darinya, Sekar mengvidcall ku


“Kamu serius!?”


“Darimana dia tau coba?”


“Aku harus gimana coba? Aku nggak mau nanti Irsyam tahu terus salah paham.”


“Oke-oke gue tahu kegelisahan lo bestie, bentar lagi gue meluncur.”


“Thanks banget Se..”


“Hais apasih kenapa harus makasih? Kamu sahabat aku!”


“Iya deh, hati-hati ya!”


“Siap bestie, sampai ketemu disitu ya!”


“Iya.!


tut.


Aku memutuskan untuk kebawah menemui Kak Bima.


“Selamat pagi Non.” Sapa bi darti padaku


“Pagi bi. Oh iya Tino udah berangkat?”


“Udah Non, baru aja.”


“Emm gitu.”


“Yaudah dilanjut makannya Bi, saya mau nemuin temen didepan.”


“Eh iya Non.”


......................


“Maaf nunggu lama ya Kak?”


“Eh Dewi.”


“Eh enggak lama kok.”


“Maaf ya, tadi kebetulan bangunnya agak siang, capek banget.”


“Kenapa minta maaf coba.”


“Nggak papa kali.”


“Iya deh…”


“Btw kakak ngapain kesini? Eh maksud aku ada apa kok tumben banget kesini ehehe.”

__ADS_1


“Mau bahas acara penyambutan buat Pak Indra.”


“Pak Indra?”


“Iya Pak Indra Hermawan.”


“Hah?”


“Kenapa kok kaget gitu?”


“Ehh enggak Kak hehe.”


“Kebiasaan.”


“Ehehe.”


“Yaudah gimana nih? Kapan juga bahasnya?”


“Di kampus ya, nanti kumpul di aula.”


“Oke Kak.”


“HELOWW EPRIBADIHH SEKAR YANG CANTIK JELITA DATANG MANA SAMBUTANNYA!!” teriak menggelegar dari Sekar tersebut menjeda obrolan kami.


“Eh loh kok ada Kak Bima!?” kagetnya


“Berisik anying!”


“Eheheh sorry bestie gue kan nggak tahu.”


“Ada ape nih tumben-tumben kak Bima kesini.”


“Bahas acara.”


“Oh bahas acara….”


“Bahas acara atau apel Kak?”


“Uhuk-uhuk.”


Bima yang sedang meminum jus jeruk itupun tersedak karena ucapan Sekar barusan


“Eh pelan-pelan Kak.”


“Sekar mulut lo bisa diem nggak sih?”


“Weheheh sorry Kak tadi gue bercanda.”


“Peace.” Ucapnya sambil mengacungkan dua jarinya membentuk huruf v


“Nggak papa, lagian gue keselek bukan karena itu.”


“Gue lupa kalo nggak suka jus jeruk.”


“Lah? Kok nggak bilang sih kak?”


“LUPA DEWI HELLOW LO TU GIMANA SIH!?”


Aku pun berusaha menahan tawa dihadapan kak Bima. Good acting Sekar!


“Nggak papa, lagian ini bukan salah lo, yaudah kalo gitu gue pamit ya.”


“Lah nggak ngobrol-ngobrol dulu kak?” tawar Sekar


“Enggak, lain kali aja.”


“Sampai ketemu nanti dikampus.”


“Iya kak hati-hati.”


“Okay.”


Setelah kepergian Bima aku dan Sekar tertawa puas.


“Anjir gue berusaha nahan tawa woi!”


“Ahahaha sumpah gue juga!”


“Keknya tadi dia juga kesel deh pas gue dateng.”


“Mana tadi keselek juga.”


“Oh sial pengen makan truk.” Celetuk Sekar nyeleneh


“Gue jadi ngeri ajg.”


hahahaha lalu tawa pun pecah memenuhi ruang tamu.


“Dah dah capek perut gue.”


“Btw sarapan dulu yuk, lo pasti belum sarapan kan?”


“Ahh tau aja bestie.”


“Lets go kita mbadog!”


...Hai guys Dear Irsyam kembali nemenin malem kalian nih, oh iya author mau kasih tau kalo author bikin novel baru lagi loh!! Judulnya ADELIO BAGASKARA. Yuk kepoin yuk pokoknya nggak kalah seru deh sama novel Dear Irsyam🥰Jangan lupa like and komenn yakk luvv!!...

__ADS_1


__ADS_2