Dear Irsyam

Dear Irsyam
Drama


__ADS_3

PENSNYA NATHAN🤩


nathan telah menambahkan anda


Nathan: Helo epribadihh


Rico: Apa nih


Sekar: Hii


Dewi: Hai


Nathan: Assalamu'alaikum kalian kangen aku nggak, nggak mau nggak suka gelayssssss


Sekar: Lu ngapain njir


Nathan:😭😭


Rico: Prik.


Nathan: Menghibur diri


Nathan: Gile sih mending kerja di rumah sakit daripada dikantor anjing, mana ini harus ngecek berkas satu-satu, ngisi rapat, ngurusin proposal ruwett


Rico: Lah yang nyuruh lu begitu juga siape


Nathan: Parah.Asli pengen cepet-cepet pulang😭


Dewi: Tumben lo secrewet ini hari ini


Sekar: 2


Nathan: Ehh bebeb akuuu pakabs syg


Dewi: Baik Nath


Nathan: Alhamdulilah ikut seneng dengernya


Nathan: Eh guys btw di kampus ada info apa gitu nggak? gue kan udah nggak masuk beberapa hari ini nih, takut kalo ketinggalan info


Dewi: Ada,besok kampus ngadain acara sambutan buat Pak Indra


Nathan: Serius? seru pasti?


Sekar: Seru bgt lah, lu buruan balik nyet


Nathan: Oke nanti jam 9 gue pesen tiket buat ke Bandung


Rico: Anjai sultan


Nathan: Apasih yang nggak buat kalian🤩


Sekar: Widih cahabat cejatii niii🤝🏿


Dewi: Kerenn😍


Nathan: Avvv <3. Bentar ya guys gue dipanggil Bokap.


Dewi: Oke


......................


"Keren banget acting nya." ucap seseorang sambil mengepulkan asap rokok yang telah ia hirup


"Kalo main sinetron sabi kali ya." ucap Bastian


"Topengnya tebel banget anjir." ucap Kevin


"Jadi gimana Sam? Lo bakal apain dia?" tanya Leon


"Kita liat aja."

__ADS_1


"Ck lo jangan selalu nganggep musuh remeh, gimanapun caranya kita harus gercep." saran Leon


"Santai."


"Ck serah lo."


"Masih gue pantau."


"Buset santuy banget yak."


Irsyam hanya acuh sambil menyesap rokok ditangannya.


......................


Tringg.


Ponsel diatas nakas milik Dewi berdering. Saat ini dirinya sedang memakai rangkaian skincare miliknya sehabis mandi. Dewi mengangkat panggilan tersebut.


"Mirna."


Dewi memencet tombol hijau ke atas, dilayar ponselnya terlihat wajah Mirna.


"Hai Dewii!!" pekiknya girang


"Haii, ada apa tumben vid call?"


"Nggak papa hehe, kangen juga sihh."


"Oh iya mau tanya."


"Apa?"


"Kevin disitu nggak?"


"Kevin? enggak, emang dia kesini?"


"Iya, kamu nggak kerumah Irsyam to?"


"Owalah kirain ke rumahnya."


"Emm btw boleh minta tolong nggak?"


"Boleh, apa?"


"Kalo kamu kerumah Irsyam pantau Kevin terus ya, kalo misal dia deket-deket sama cewek atau gimana kasih tau aku okeyy?"


"Posesif banget ya Bund." sindir Dewi


"Ishhh yayaya?? Kalo ada apa-apa kasih tau aku."


"Iya siap Bu Bos."


"Makasii Dewii sayangggg."


"Sama-sama." Ucapku sambil tersenyum manis kearah nya


"Btw kamu lagi ngapain tuh?"


"Skincare an."


"Widih spil skincare nya dong bundah."


"Aku pakek ****** "


"Buset itu mah mehong banget."


"Eheheh."


"Pengen ke Bandung."


"Ya sini atuh."

__ADS_1


"Aaa tapi kuliah."


"Besok kalo libur kesini, aku ajakin keliling Bandung."


"Beneran ya!?"


"Iya."


"Yuhu asikkk."


"Duh nggak sabar pengen ke Bandung." Ucap Mirna antusias


Aku mengulas senyum.


Ceklek.


"Kak?" panggil anak kecil dari balik pintu


"Hmm?"


"Ayo makan."


"Bentar habis ini Kakak turun."


"Emang lagi ngapain."


"Vid call sama.."


"Kak Irsyam ya!?" ucapnya antusias lalu menghampiri kearah ku


"Haii adekkk." Sapa Mirna


"Ini siapa?"


"Kak Mirna, temen Kakak."


"Haii." ucap Mirna sambil melambaikan tangannya


"Hai Kak Mirna."


"Lah kamu punya adik?"


"Iya."


"Namanya siapa Dek?"


"Aku Tino."


"Dewi OMG gemes banget adik kamu!"


"Makasii Kakak!"


"Ehehe iya nih si bocil." ucapku sambil menyubit pipinya


"Ishh sakit!"


"Maaf-maaf."


"NAK MAKAN DULU AYO KEBURU DINGIN!" ucap Ibu dari bawah.


"Eh iya, aku makan dulu ya Mir, nanti lagii ya?"


"Iya sana. Aku tutup ya?"


"Iya."


"Dah Adek, dahh Dewi."


"Dah Kak Mirna, dahh."


Tut.

__ADS_1


__ADS_2