Dear Irsyam

Dear Irsyam
Es bucin


__ADS_3

...Happy reading...


"SAM TUNGGU!!" Teriak seseorang yang ia kenali. Irsyam pun menoleh ke sumber suara tersebut


"Kenapa?"


"Bareng ehehe."


"Owalah yuk."


"Btw lo kesini naik motor?"


"Iya."


"Oh oke."


Saat di perjalanan menuju ke parkiran, banyak sepasang mata menatap kesal kearah Irsyam dan Alsya.


"Dih sasimo wkwk."


"Lah bukanya tadi berangkat sama Dewi ya?"


"Loh bukanya tadi pagi cantik ya cewenya?"


"Ealah masih cantik yang tadi atuh."


"Ni cowok gimana sih? Jelas-jelas cantik yang tadi kenapa milih tuh cewek?"


"KUKIRA CUKUP SAMA SATU CEWE TERNYATA ENGGAK UP!"


"BANGSAT!" Umpat Irsyam. Lalu berusaha menghampiri seseorang yang mengatai dirinya tersebut.


Belum sempat Irsyam menghajar lelaki tersebut Alsya sudah lebih dahulu menarik tangannya.


"Sam udah nggak usah diladenin!"


"Minggir lo!"


"Sam ud..."


"MINGGIR!"


Irsyam yang tersulut emosi pun mengahampiri lelaki tersebut dan menghajarnya. Dan terjadilah perkelahian sengit antara Irsyam dan lelaki tersebut.


"Sat lo anjing!"


"BILANG SEKALI LAGI, LO TADI NGATAIN GUE APA HA!?"


"JAWAB!!"


"SAM!!" Teriak Dewi


Irsyam pun menoleh kearahnya.


Dengan cepat lelaki tersebut memanfaatkan situasi dan menghajar Irsyam.

__ADS_1


Bugh.


Satu pukulan mendarat di pipi kiri Irsyam.


Dengan cepat Dewi dan Alsya menghampiri Irsyam.


"Kamu nggak papa?" Tanya Alsya sambil memegangi wajah Irsyam


Dewi yang kalah gerak cepat tersebut hanya bisa diam saja melihat pemandangan yang menyakiti hatinya tersebut.


"Dewi!" sapa Sekar


"Ada apa ini?" tanya Rico


Sekar yang melihat situasi tersebut rasanya ingin menampar Alsya, Dewi yang mengerti pun hanya bisa mengucapkan.


"Nggak papa." ucap Dewi sambil berusaha untuk tersenyum


"Sayang." Sapa Irsyam


"Hm?"


"Ma..."


"Its okey, oh iya aku mau balik rapat dulu ya. Tadi udah ditungguin yang lain."


"Aku tadi pamitnya juga cuma keluar sebentar."


"Duluan ya semua." ucap Dewi sambil melangkahkan kakinya meninggal mereka semua yg hanya diam saja menatap iba ke arah Dewi.


"Kamu marah?"


Mendengar pertanyaan dari Irsyam barusan membuat hati Dewi kembali kecewa pertanyaan macam apa itu? wanita mana yang tidak cemburu ketika kekasihnya dipegang oleh wanita lain?


"Menurut kamu sayang?"


"Maaf."


"Buat?"


Greb.


"Irsyam memeluk Dewi.


"Maafin aku, aku nggak bermaksud buat nyakitin hati kamu."


"Iya kamu enggak salah, udah ya sekarang pulang."


"Aku masih belum selesai rapatnya."


"Nggak mau pulang pengen sama kamu." rengek Irsyam


"Anjir nggak jadi cemburu gue."


"Iya tapi jangan gini, lepasin."

__ADS_1


Irsyam pun melepaskan pelukannya.


"Ikut."


"His gemes banget pengen gue telen."


"Iya ayo."


Dewi mengandeng tangan Irsyam menuju aula.


"Hais si es kalo bucin ngeri ya beib." ucap Rico sambil memandang punggung Irsyam dan Dewi


"Lah nggak ngaca Masnya?"


"Ehehe aku juga ding."


Cup.


Rico mencium tangan Sekar.


"Yuk beib ke kelas."


"Yuk!"


Hosh hosh


"Ada apa ini Sya?" tanya Arin sambil mengatur deru nafasnya. Akibat berlari


"Anjing kenapa harus dia terus sih yang menang!?"


"Gue kapan!?"


"Lo kenapa sih?"


"Dewi."


"Lah Dewi kenapa?"


"Lagi-lagi dia menang ngelawan gue."


"Udahlah Sya, mungkin emang mereka udah ditakdirkan buat sama-sama."


"Ck ARIN!!!"


"Gue sebel sama lo!"


"Jangan ikutin gue!"


"Lah kan be...."


"Bilang sekali lagi gue robek mulut lo!"


"His ngeri amat sih, ya sorry gue nggak bermaksud gitu."


"Hm." singkat Alsya lalu pergi begitu saja meninggalkan Arin

__ADS_1


"Nyesel gue baikan sama lo Sya, ternyata lo orangnya egois, selalu nyalahin orang lain."


__ADS_2