
...Happy reading...
Sesampainya kami dirumah aku hanya melihat teman-temannya Irsyam yang sedang bermain game diruang tamu.
“Bokap, nyokap gue dimana?”
“Tadi katanya ada meeting di kantor, kalo Mamah ada pemotretan.”
“Oh.” Singkat Irsyam
“Dari mana aja lo?”
“Pacaran.”
“BUCIN TEROS!” Ucap Bastian
“Syirik aja lo, makanya cari pacar.”
“Males, mending gebet Dewi aja ya nggak Yon.”
“Dia punya gue njir!”
“Em Sam.” Panggilku padanya
“Gimana sayang?”
“Aku ke kamar ya?”
Irsyam pun mengedarkan pandangannya keseluruh ruangan, dan dia paham maksud Dewi.
“Oh iya, dikamar aja.”
“Duluan ya semua.”
“Yoi Bu bos.”
“Kepin mana ini?”
“Jemput pacarnya njir.”
“Gercep juga dia.”
“Baru 2 minggu putus udah nyari cewek aja tuh anak.”
“Aelah nasib jomblo gini amat yang lain pada pacaran kita cuma ngeliatin.”
“Kita pacaran yuk Bas.” Ajak leon
“Lo gila njing? Gue masih waras ya!”
“Aww bebeb Bastian kenapa galak banget sih.”
“Jijik njir hiii.” Ucap Bastian ngeri sendiri
Irsyam pun hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan sahabatnya itu.
“Gila.”
Ceklek.
Terdengar suara pintu terbuka, menampakan Kevin dan seorang wanita.
“Widih ni dia orangnya.”
“Heiyyo bang Kevin datang bawa pawang.” Ucap kevin lalu tertawa
Irsyam pun tidak memperdulikannya, dia fokus pada ponselnya.
”Eh kenalin gue Leon.”
“Gue Bastian.”
“Mirna.” Ucapnya sambil tersenyum manis kearah mereka
“Woi!”
“Oh gue Irsyam.”
“Mirna.”
“Cewek lo dimana bro?” Tanya Kevin pada Irsyam
“Dikamar.”
“Kamu mau disini apa dikamar sama cewenya Irsyam beb?”
“Emm di kamar aja.”
__ADS_1
“Oke yuk, aku anterin.”
“Kayaknya cewenya Kevin yang sekarang lebih baik deh.” Ucap Leon
“Semoga aja.” Ucap Bastian
“Dasar mak-mak komplek suka ngegibah.”
“Ya kita harus memastikan dong, tuh cewek pantes nggak masuk circle kita.”
“Serah lo pada.” Ucap Irsyam sambil merebut stik ps ditangan Leon
Tok tok.
“Dewi.”
“Iya sebentar.”
Ceklek.
“Kenapa?”
“Cewek gue mau disini.”
“Ohh ayok masuk.” Ucapku ramah
“Kamu disini sama Dewi ya beb, kalo ada apa-apa kebawah aja aku ada disana.”
“Oke sayang.”
“Oh iya kenalin aku Dewi.”
“Mirna, semoga kita bisa berteman baik ya.”
“Iya.”
“Eh kita mau ngapain ini?” tanyanya
“Emm gimana kalo kita ngedrakor?”
“Atau masak?”
“Gimana kalo masak?”
“Ide bagus, yuk aku juga laper.”
Kami berdua melangkahkan kaki kedapur untuk memasak makanan.
“Mau kemana?” Tanya Irsyam padaku
“Kedapur mau masak.”
“Oke.”
Aku dan Mirna memilih beberapa bahan dan memutuskan untuk membuat Steak ala rumahan.
“Kamu sebelumnya udah pernah buat Steak belum?” Tanya Mirna padaku
“Belum heheh.”
“Yaudah sini aku ajarin, kamu kupasin kentang sama wortelnya dulu nih tolong.”
“Oke.”
......................
“Lo yakin sama cewek lo Pin?”
“Yakin, sebelum gue pacarin gue survey dulu lah.”
“Kapok gue salah milih.”
“Tapi kalo dilihat-lihat dia juga sopan sih, jiwa keibu-ibu an nya juga terpancar gitu.” Ucap Leon
“Tapi kalo Dewi dia muka-muka berkelas njir.” Lanjutnya lagi
“Doi gue gitu loh.” Ucap Irsyam bangga
“GUE REBUT YA SAM?”
“Lu mau gue bantai?”
“Aduh buset, ngeri-ngeri sedep.”
“Parah sih, Dewi juga cakep banget. Pasti di kampus banyak yang naksir.”
“Bodoamat gue yang menang.”
__ADS_1
“Dahlah gue mau nyamperin bini gue, emosi lama-lama deket Leon.”
Mereka semua pun tertawa karena berhasil membuat Irsyam kesal.
“Hu ngambekkan kek perawan lu.”
“FAKK!!” balas Irsyam sambil mengacungkan jari tengahnya
“Bye gue juga mau nyamperin cewek gue.”
“Aelah ini juga sama aja.”
“Bodoamat wlekk.”
“Terus kita ngapain Bas?”
“Mabar kuy.”
“GASS!!”
......................
“Sayang kamu bikin apa hmm?” Tanya Irsyam sambil menyimpan kepalanya di bahu Dewi
“Steak, ih kamu mah jangan gini. Berat tau.”
“Lima menit aja.”
“Ishh tapi kan aku.”
“Sayang…”
“Huft yaudah iya.”
Akhirnya aku pun mengalah dan membiarkan Irsyam dengan posisi seperti itu.
“Sayangg.” Panggil Kevin pada Mirna. Lalu memeluknya dari belakang
“Ehh, jangan gini ah.”
“Bentar doang ihh.”ucap Kevin manja
“Jijik Pin, nggak usah sok imut lo.”
“Sayangg dia nakal.”
“Cubit yang.” Adunya pada Mirna
Aku yang melihat Kevin seperti itu geleng-geleng kepala, aku kira dia pribadi yang cuek ternyata sama saja seperti Irsyam.
“Sstt udah diem biarin aku sama Dewi masak.”
“Kamu mending nyiapin piring sana, udah mau selesai nih.”
“Oke sayang.”
“Udah sana bantuin Kevin, apa enggak pegel gitu terus.”
“Enggak.”
“Huft dasar bayi gede.”
“Biarin.”
“Woi Sam, bantuin anjir.”
“Ck ganggu aja lo.”
Irsyam dan Kevin menata piring, sendok, dan gelas. Sedangkan Dewi dan mirna menata makan untuk disajikan.
“Panggilin temen-temen kamu gih.”
“YON!! BAS!! MAKAN!!”
Dengan cepat Bastian dan Leon pun datang.
“Asikkkk, makan apa nih.”
“Arghh baunya bikin laper.”
“Yuk makan-makan.”
Mereka berenam makan dan sambil sesekali mengobrol untuk menambah kedekatan diantara mereka.
...Jangan lupa vote dan juga follow author....
...tetap stay disini ya, dan tungguin Dear Irsyamm update nantinya....
__ADS_1