
...Happy reading...
Setelah masalah tadi sore Irsyam dan Dewi memutuskan untuk saling terbuka mulai saat ini.
“Jadi selain Reza, Bima juga deketin kamu?” Tanya Irsyam pada Dewi
“Aku nggak tahu sih kak Bima ngedeketin aku apa enggak, tapi dari perlakuan dia ke aku, aku semakin yakin kalo dia emang mau niat ngedeketin aku.”
“Huft resiko punya pacar cantik.”
“Padahal situ juga inceran ciwi-ciwi.”
“Tapi kan kamu pemenangnya sayang.”
“Yoi dong Dewi gitu loh.”
“Hishhh gemess banget.”
“Bawaannya pengen cepet ngehalalin deh…”
“Lulus kuliah kita gas KUA.”
“SERIUS?” ucap Irsyam antusias
“Iya serius!”
“Oke gass in.”
“Sayang pinjem hp dong.”
“Diatas males ngambil.”
“Ayo ke atas.”
“Bentar ah ini sinetronnya bagus.”
“Ishh diatas juga ada TV, Ayoo ahh.”
“Ck iya-iya duluan sana.”
“Emm pengen sama kamu.”
Dewi terkekeh kecil melihat perlakuan manja Irsyam.
“Ya gitu Dewi, Irsyam kalo udah bucin manjanya nggak ketulung.”
“Ehehe iya Mah, kayak bayi gede.”
“Ishh ayo sayanggggg….” Rengek Irsyam
“Iya iyaaa, Mah kita ke atas dulu ya.”
“Iya sayang.”
“Mamah jangan iri ya, nungguin papah kalo pengen.”
“IRSYAM!!”
“Aaaa larii!”
__ADS_1
aku hanya geleng-geleng kepala melihat perlakuannya yang kekanak-kanakan itu.
“Dasar.”gumamku
......................
”Sini cayanggg.” Ucap Irsyam sambil merentangkan tangannya
Dewi pun masuk ke pelukan tersebut
“Jangan pergi ya!” ucapnya
“Enggak akan.”
“I love you Dewi.”
“Love you too sayang.”
“Eh kamu nggak jadi pinjem hp?”
“Nggak.”
Dan kedua manusia tersebut menikmati kebucinannya.
#Hadeh jomblo sabar ya….
Di Bandung
Sepasang kekasih sedang menikmati keindahan senja disore hari. Yaps dia adalah Sekar dan Rico.
“Kenapa sih mukanya kusut gitu, kayak banyak beban aja.”
“Kira-kira dia juga minta maaf ke Irsyam nggak ya?”
“Iya mungkin kan dia suka sama Irsyam.” Ucap Rico santai
“Atau jangan-jangan….” Ucap mereka bersamaan.
......................
“Bang Reza apa kabar hei?”
“Buruan bangun ya.”
“Alsya kangen banget sama abang.” Ucap Alsya lalu meneteskan air matanya
“Seharusnya aku nggak ngasih tau abang waktu itu.”
Flashback on.
“Bang!!! Bang REZA!!!”
“Bang!!”
“Abang dimana sih!?”
“Ssttt apasih dek teriak-teriak mulu.”
“Berita penting ini!”
__ADS_1
“Abang tau nggak, besok Dewi mau tunangan sama IRSYAM!”
Pyar.
Gelas berisi kopi yang dibawa Reza jatuh begitu saja.
“A-apa?”
“Nggak ini nggak mungkin.”
“Arghh!! BANGSAT!”
“Arggghhh sakit!! Sakit banget dada gue!!!”
“ABANG!?”
“Abang kenapa kok tiba-tiba gini!”
“Sya telpon dokter SEKARANG!”
“Cepet Sya!!”
“I-iya bang.”
“Arghhh!!”
Bragh.
Reza terjatuh dan tak sadarkan diri.
“Abang!!”
“Hiks hiks bangunnn abang!”
Tak berselang lama ambulan pun datang dan membawa Reza ke rumah sakit terdekat.
End.
“Ini semua gara-gara Dewi.”
“Hiks-hiks ini semua gara-gara dia!!”
“Kenapa dunia selalu nggak adil sama gue sih!!”
“Kenapa!?”
Ceklek.
“Dek kamu kenapa?”
“Ada apa?”
“Hiks hiks kak, bang Reza kapan bangunnya aku kangen.”
“Sstt udah ya dek, berdoa aja semoga Reza cepet siuman.” Ucap Fina sambil menenangkan Alsya
#fyi Fina ini dokter yang selama ini nangani Reza and ya Fina dan Reza ini berteman baik.
...jangan lupa like, comen, dan juga vote bantu Author buat ngeramein novel ini....
__ADS_1