Dewaku

Dewaku
bab 10


__ADS_3

Kinan pulang menggunakan taksi.


Begitu sampai rumah ia langsung merebahkan tubuhnya diranjang,ia lelah,,


"Tuhan...ini sangat melelahkan,,Apakah aku harus menyerah.." ucapnya lirih,lalu memiringkan badannya menghadap kanan,tanpa sadar air matanya jatuh kebantal.


Mungkin karena benar benar lelah akhirnya kinan tertidur dan bangun bangun sudah pukul satu malam


Kinan terbangun dengan batuk batuk karena bau asap rokok,ketika ia sadar ternyata pintu balkon kamarnya terbuka"pantas saja bau rokok,pintunya belum aku tutup.."ucap kinan sambil berdiri untuk menutup pintu balkon.


Namun ketika sampai dipintu ia terkejut karena ada seseorang dengan perawakan mirip dewa,Dewa yang sadar kalau ada seseorang dibelakangnya menoleh dan menatap kinan dengan pandangan menyesal.


Kinan yang merasa tak enak karena ditatap oleh dewa lantas mengurungkan niatnya untuk menutup pintu dan berbalik.


Dewa yang melihat kinan berbalik lantas ia pun mengejar kinan dan memeluknya dari belakang.Dewa hanya diam sambil terus memeluk kinan dan menumpukan kepalanya dipundak kinan


"dewa"Kinan tak tahu kenapa dewa tiba tiba seperti ini padahal kemarin ia marah marah kepada kinan.Tanpa mau bertanya apakah yang dikatakan oleh rena benar atau fitnah.

__ADS_1


Kinan diam dan mencoba menenangkan diri " kamu habis minum ya,,"tanya kinan yang baru menyadari kalau dewa bau alkohol


"maafkan aku.." ucap dewa tanpa menjawab pertanyaan kinan,Kinan yang tak menyangka kalau dewa bakal mengucapkan itu,lantas berbalik dan menatap dewa"kamu kenapa sih wa."tanya kinan bingung


"Apakah aku terlalu jahat padamu?" tanya dewa dengan mata hitamnya yang terus menatap wajah kinan,Dewa sangat mengaggumi istrinya sedari dulu,Ia bangga bisa memiliki kinan.


Sejenak kinan tak mengerti harus menjawab seperti apa,sehingga ia hanya diam sambil terus menatap wajah dewa yang sudah tumbuh rambut diatas dan pinggir bibirnya.


"sepertinya kamu akhir akhir ini tak memperhatikan wajahmu,sehingga kamu lupa mencukur kumis mu.." ucap kinan pada akhirnya lalu berusaha melepaskan diri dari pelukan dewa.


Dewa yang dalam pengaruh alkohol tak terima dengan usaha kinan yang ingin lepas dari pelukannya sehingga dewa mempererat pelukannya.


Tapi dewa masih menatap kinan dan tangannya mulai bergerak menuju area sensitif kinan,"waa sadar..aku bukan rena.."ucap kinan berusaha menyadarkan dewa


Tanpa sepatah kata dewa langsung mencium bibir kinan,dan menekan tengkuk kinan supaya bisa memperdalam ciumannya.


Kinan berusaha melepaskan diri dari dewa namun lagi lagi gagal.

__ADS_1


Dewa yang mendapatkan perlawanan dari kinan lantas menyobek baju kinan hingga terlepas dari badannya dan hanya menyisakan dalaman warna hitam.


Dewa yang sudah dipenuhi nafsu sudah tak bisa mengontrol dirinya,ia langsung mengangkat kinan dan membawanya keranjang,


Dewa langsung menindih tubuh kinan,tanpa melepas bra yang menempel ditubuh kinan,dewa langsung mengeluarkan isinya dan melahapnya seperti anak bayi yang kelaparan


Kinan masih berusaha melepaskan diri dari dewa  dan berkata.."dewa lihatlah,aku itu kinan,aku bukan rena,lihat dengan benar benar wa...sadarlah.."


tanpa menghentikan kegiatannya dewa menjeda sejenak dan menjawab"ya"lalu melanjutkannya lagi


Kinan akhirnya pasrah dengan kelakuan dewa,,


Karena merasa tak mendapatkan perlawanan atau lebih tepatnya penolakan dari kinan,Dewa semakin ingin melakukan lebih.


Hingga mereka mencapai puncak,dan sama sama lemas lalu tertidur,mereka tertidur dengan posisi kinan membelakangi dewa,dan dewa yang memeluk kinan dari belakang.


Hingga pagi mereka terbangun dengan posisi yang belum berubah,dan pada akhirnya mereka mengulang kejadian yang sama lagi seperti semalam.

__ADS_1


Setelah selesai,kinan langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.


Begitupun dewa,ia juga langsung bergegas membersihkan diri berbarengan dengan kinan.


__ADS_2