Dewaku

Dewaku
bab 35


__ADS_3

Kinan mencibir lalu berkata "Omong kosong kamu bilang?Dirumah ini banyak kaca kalau kau ingin ngaca!Kamu tahu ini rumah siapa?Tak seharusnya kau bertingkah sombong seperti tuan rumah dirumahku!Aku harap kamu segera pergi dari rumahku!"


Setelahnya Kinan beranjak dari duduknya lalu berjalan keatas meninggalkan mereka yang masih diruang tamu.Ia tak ingin mendengarkan dan melihat kelanjutan kejadian diruang tamu


Rena menggenggam kedua tangannya karena marah mendengar kata kata Kinan.


Rena menatap dan meraih tangan Dewa kemudian berkata "Dewa_"


"Cukup Rena,segera pergi dari sini!" Potong Dewa sambil menghempaskan tangan Rena lalu beralih menatap kearah Rendy dan berkata "Antarkan dia pulang!"


Sesampainya dikamar Kinan langsung merebahkan badannya,namun karena merasa pusing dan badannya tak enak,Kinan mencoba untuk menghubungi Fani.


"Kinanti,kamu tahu ini jam berapa?" tanya Fani setelah mengangkat telpon dari Kinan


"Fani,aku sakit,.." Ucap Kinan dengan perasaan tak enak karena mengganggu istirahat sahabatnya


"Sakit apa?Apakah Dewa tak ada disampingmu?Mintalah dia untuk mengantarkanmu periksa,biar bagaimanapun itu kewajibannya," Ucap Fani dengan suara keras penuh kekhawatiran


Karena bingung harus menjawab apa Kinan memilih untuk menjawab "Aku sakit rindu,rindu padamu Fani."


Kinan tak bisa mengungkapkan rasa sakitnya,karena ini mengenai sakit hatinya yang terluka berkali kali karena ulah suaminya.


Rena mendengus,kemudian berkata "Apakah kamu tak bisa tidur??"


Kinan langsung pura pura menguap,kemudian dia berkata,,"Aku ngantuk,besok kita sambung lagi,tidurlah,aku tutup telponnya"


Setelah menutup telponnya,Kinan merebahkan diri lalu lama kelamaan ia tertidur.


Namun kinan masih setengah sadar ketika seseorang tiba tiba memeluknya dari belakang lalu menciumi rambutnya.

__ADS_1


"Pasti ini Dewa.." Batin Kinan kemudian ia memilih untuk mengabaikannya dan melanjutkan tidurnya.


Namun karena terlalu banyak pikiran,Kinan tak bisa tidur dengan nyenyak.Beberapa kali kinan terbangun dan itu terjadi hingga pagi.


Karena semalaman Kinan tak bisa tidur dengan nyenyak,pagi harinya Kinan tiba dikantor dalam keadaan tak baik baik saja.


"Bu Kinan,apa tidak sebaiknya ibu istirahat dulu saja,ibu kelihatan pucat,sepertinya ibu sakit" Ucap Rina sambil menaruh susu hangat pesenan Kinan


Kinan menggelengkan kepalanya sambil meneguk susunya lalu berkata."tidak apa apa,aku hanya kurang tidur saja,"


"bagaimana kalau ibu bertemu dengan dokter haikal saja,saya tadi bareng dengannya dilift,mungkin dia ada perlu dengan pak dewa" Rina mecoba memberikan usulan,lalu menyerahkan beberapa dokumen untuk diperiksa oleh kinan


"Dewa berencana untuk berinvestasi dipenelitian medis,jadi kemungkinan dr haikal keperusahaan ada hubungannya dengan itu" tebak kinan dalam hatinya


"boleh juga,aku akan pergi menemuinya" jawab kinan setelah memikirkannya, lalu ia segera beranjak dari duduknya.


Kinan pergi kelantai atas,keruangan dewa untuk menemui dr haikal.


Kinan berniat untuk menunggu obrolan mereka selesai terlebih dulu karena takut itu penting,namun secara tak sengaja ia mendengar obrolan mereka


"apa?" tanya dewa menjeda kalimatnya, "kamu ada sesuatu yang mau disampaikan??" lanjut dewa dengan suara lemah lembut


"Dewa,,aku telah memikirkannya matang matang,aku tak akan pergi keluar negeri,aku memilih untuk menjadi orang biasa saja,aku membatalkan niatku untuk jadi artis."Rena berkata dengan tegas,Namun masih terdengar kesedihan dari nada bicaranya


Rena bukan lah gadis yang mempunya kecerdasan seperti kinan,Sehingga dewa tak menawari atau mengijinkannya gabung diperusahaan.


"baik." jawab dewa dengan dingin


Kinan berpikir kalau obrolannya sudah selesai setelah dewa mengiyakan permintaan rena,makanya kinan berniat untuk mengetuk pintunya,namun ia urungkan kembali karena terdengar suara dewa "Rendy akan datang kemari sebentar lagi,ia akan mengantarmu pulang."

__ADS_1


Rena terlihat tidak senang dengan respon dewa,lalu ia berkata dengan nada sedih "dewa,aku sudah melepaskan cita citaku sesuai kemauanmu,apakah itu masih belum cukup bagimu?"


"Rena,sudah kukatakan sebelumnya,kalau aku tak akan minta apa apa darimu setelah aku menikah dengan kinan,Sekarang Kinan sedang hamil.Kamu bisa tetap tinggal dikota ini aku akan menanggung semua kebutuhanmu.Tapi aku tak bisa menjadi bagian dari kehidupan cintamu,aku sudah berkeluarga,aku tak akan mengkhianati istriku." ucap dewa setelah diam beberapa saat.


"keluarga?" ucap rena tak terima "bagaimana dengan hidupku,abangku telah mempercayakan hidupku kepadamu.._aku.."


"abangmu tak pernah memintaku untuk menikahimu.Rena kamu harus segera mencari seseorang untuk menjadi pasangan hidupmu,kamu dan aku tak bisa terus terusan saling mencampuri urusan masing masing," ucap dewa memotong ucapan rena.


Rena kehilangan kata katanya untuk membantah ucapan dewa


Setelah diam beberapa saat, Rena bertanya dan mencibir "apakah kamu mencintainya??"


"kamu tak pernah mencintainya,kamu hanya merasa kalau dia itu menjadi tanggung jawabmu karena dia telah mengandung anakmu,bahkan kamu tak mengerti tentang hatimu itu,itu bukan cinta dewa,itu hanya bentuk kewajibanmu ,sama seperti yang kamu lakukan padaku selama ini" tambah rena dengan suara bergetar mencoba untuk mempengaruhi dewa


Kinan yang mendengar itu semua mengurungkan niatnya untuk menemui dr haikal jadi ia memilih untuk berbalik.


Namun sebelum dirinya benar benar berbalik terdengar suara rena lagi yang sedang memohon kepada dewa "Dewa aku mohon,ijinkan aku untuk tetap berada disisimu,setelah bertahun tahun bersama denganmu tak mudah bagiku pergi begitu saja darimu"


Kinan langsung menghentikan langkahnya karena penasaran dengan jawaban dewa.


"Dewa.aku tahu kamu tak mencintai kinan,pernikahan tanpa cinta hanya akan menghancurkan satu sama lain,dan anak pun tidak akan membawa pada kebahagiaan pada keluarga kalian.tanpa cinta dalam pernikahan,kalian akan menderita.." ucap rina mencoba mempengaruhi dewa lagi


"apa kau sedang nguping ?" tanya reyhan tiba tiba berdiri disampingnya


"oh...." ucap kinan kaget lalu salah tingkah "tidak..aku hanya sedang tidak enak badan,dan kata Rina tadi dr haikal mendatangi dewa,jadi aku bermaksud untuk menemuinya untuk konsultasi.."


Reyhan memperhatikan kinan sambil mendengarkan penjelasannya.


Lalu terdengar lagi suara Rena untuk meyakinkan dewa "aku tahu kinan mencintaimu dewa,tapi kamu tidak mencintainya,jika ini diteruskan akan membuat kinan depressi,dan ini bukanlah sesuatu yang diinginkan nya sebagai wanita.."

__ADS_1


Kinan tak bisa menahannya lagi,ia langsung masuk dan membuka pintunya dengan keras lalu berkata "nona rena,aku bukanlah dirimu,dari mana kamu tahu kalau ini bukanlah hal yang aku inginkan??"


Kinan menambahkan lagi sambil menatap rena "dan yang perlu kamu ingat nona rena,aku sebentar lagi akan punya anak,jadi aku dan dewa akan mempunyai keluarga yang bahagia,dan kamu mungkin akan terabaikan,kamu akan tersisihkan dengan kehadiran anakku nanti,Sebaiknya kamu segera mencari laki laki lain yang bisa diajak berkeluarga,jangan hanya menumpang hidup dengan suami orang"


__ADS_2