
Karena terlalu lelah ,akhirnya kinan tertidur dan bangun bangun pukul tiga sore.
Kinan mendengar orang bertengkar diluar,jadi ia segera bangun untuk mencari tahu,apa yang mereka bicarakan sehingga terjadi kegaduhan.
Kinan keluar dan melihat dewa serta rendy sedang bertengkar,Kinan tak tahu apa yang mereka perdebatkan,karena ketika kinan keluar mereka langsung terdiam.
Dewa melemparkan setumpuk dokumen kepada rendy sambil berkata "jangan pernah mencari masalah denganku,kuharap kau mengerti dan tak mengulangi nya lagi"
Rendy mengambil dokumen tersebut lalu menatap kinan dengan tajam dan kemudian pergi.
"apa kah aku keluar diwaktu yang salah??" tanya kinan bingung
Dewa tak menjawab pertanyaan kinan,Dengan tubuhnya yang kekar dewa duduk dikursi sambil melambaikan tangannnya dengan malas dan berkata "kemarilah.."
Kinan menuruti kata kata dewa,ia berjalan kearah dewa lalu duduk dipangkuannya sambil berkata "aku sedikit pusing,mungkin karena efek tidur kelamaan"
Dewa merapikan rambut disekitar telinga kinan,lalu menciumi leher kinan dan berkata "tak apa,nanti kita jalan jalan sebentar,kamu mau makan apa??"
Kinan menggelengkan kepalanya lalu berkata "perutku tak lapar"
Dewa menganggukkan kepalanya lalu berkata "fatma dan suaminya tohir,mengundang kita untuk makan malam,apakah kamu mau pergi?"
"kamu sudah mengiyakan belum?" tanya balik kinan setelah meneguk segelas air putih.
"iya,aku sudah mengiyakan,aku akan mengajakmu pergi untuk mencari sesuatu yang enak," jawab dewa sambil menganggukkan kepalanya
"kamu yang menentukannya.." ucap kinan sambil beranjak dari pangkuan dewa,lalu ia menambahkan lagi "aku akan keruanganku sebentar"
Dewa menganggukkan kepalanya sambil menatap kinan lalu berkata "pergilah,aku akan segera turun setelah mengangkat telponku" setelahnya dewa menjawab telpon nya.
Setelah kembali keruangannya kinan melihat wajah rina yang sedih,Namun ketika rina melihat kedatangan kinan ia langsung menampilkan senyum terpaksanya dan menyapa kinan "bu kinan"
"ada apa,kenapa tak ada dokumen dimejamu,apakah kamu tak punya kerjaan?? " tanya kinan sambil menatap meja dan rina secara bergantian
Rina menundukkan kepalanya dan berkata dengan nada rendah "file sutisna audit dikirim lagi oleh pak dewa,mereka disuruh mengerjakan ulang"
__ADS_1
"audit dari sutisna disuruh mengulang??" tanya kinan terkejut
"betul bu" jawab rina masih dengan menundukkan kepalanya
"apa maksud dewa." tanya kinan untuk dirinya sendiri
Rina hanya memggelengkan kepalanya.
"Diruangan dewa tadi,wajah rendy terlihat kesal,pasti karena ini." ucap kinan sambil menganggukan kepalanya.
"apakah kamu tahu alasannya?dewa tak mungkin menyuruhnya untuk mengulangi lagi tanpa suatu alasan yang jelas." tanya kinan sambil menatap mata rina
Rina ragu ragu menjawab sambil matanya berusaha mengelak "sepertinya selama sutisna audit bekerja ada beberapa kesalahan yang tak sengaja,tapi sepertinya itu bukan masalah besar namun pak dewa marah marah"
"ya sudahlah,toh dewa sudah mengirimkannya lagi ke sutisna,," kinan menjeda sebentar kemudian berkata lagi "bagaimana perkembangan produk terbaru dari pt berkah,apakah ada masalah??"
"tidak ada bu,semua baik baik saja,respon masyarakat juga positif,hanya saja ada sedikit kendala dari pt gemilang," terang rina
"apa?" tanya kinan sedikit terkejut
Kinan mengangguk kemudian berkata "kamu cari seseorang untuk mendapatkan info secara spesifik mengenai perusahaan tersebut,lalu setelahnya pertemukan aku dengan orang orang dari pt gemilang."
Ketika kinan sedang asik didepan komputer untuk mencari informasi tentang pt gemilang,tiba tiba pintu ruangannya dibuka dari luar.
Dewa masuk,lalu melepaskan jasnya dan menaruhnya dikursi depan meja kinan yang kosong,dan kemudian ia berdiri disamping kinan lalu berkata "kamu lihat apa?"
Kinan langsung mematikan komputernya dan menjawab "Pt gemilang,,apakah kita akan langsung pergi untuk memenuhi undangan fatma?"
Dewa mengangguk sambil memeluk kinan dan berkata "kamu sudah lapar??"
"tidak,walaupun aku tak makan siang tadi,tapi pagi tadi aku sudah makan terlalu banyak..jadi aku tak terlalu lapar untuk saat ini." jawab kinan
Mobil dewa ada diparkiran bawah,kinan yang teringat akan penculikannya dulu diparkiran bawah,memilih untuk menunggu dewa didepan kantor,Kinan duduk dipinggir kolam ikan.
Karena ini jam bubar kantor,maka banyak orang orang pada pulang,Kinan melihat Rina yang sudah berganti pakaian.
__ADS_1
Kinan tersenyum melihat kebahagian Rina yang terpancar,,
Kinan terus menatap kepergian Rina hingga benar benar menghilang.
Ketika kinan sedang mengingat ingat pria disamping Rina tiba tiba dewa membunyikan klakson mobilnya.
Kinan langsung masuk dan duduk dikursi penumpang.
"apa yang kamu lihat?" tanya dewa sambil mendekati kinan untuk memasangkan sabuk pengaman.
"aku melihat Rina yang pergi dengan seorang pria " jawab kinan sambil menoleh kebelakang
Dewa tidak banyak bertanya,ia langsung mengemudikan mobilnya menuju restoran.
Sekitar lima belas menit kemudian,Kinan dan dewa tiba disebuah restoran china.
Begitu mereka masuk,mereka langsung disambut oleh fatma dan dibawa masuk ke salah satu private room.
Setelah duduk dan ngobrol ngobrol sebentar,akhirnya makanan yang sudah dipesan pun datang,
"nyonya kinan,ini sup ayam garam saya pesankan untukmu,dan ini hot pot menu sepesial di restoran ini.." ucap fatma sambil menyodorkan makanan untuk kinan
Kinan mengangguk sambil tersenyum "terimakasih nyonya fatma,anda tahu saja menu kesukaan saya sup ayam"
Dengan tenang fatma berbisik ditelinga kinan "tuan dewa yang memilihkan menu ini untukmu,dia sangat perhatian denganmu"
Kinan tersenyum lalu berkata "maaf jika saya merepotkanmu,"
"tak perlu kau minta maaf,kita malah senang jika kalian bicara apa adanya,biar kita sama sama enak.." ucap fatma sambil menepuk nepuk pundak kinan
Lalu yang terjadi selanjutnya adalah hanya ada suara dentingan sendok garpu yang beradu dengan piring dan mangkok,mereka makan dengan diam sampai makanannya tandas.
Setelah selesai Tohir membuka percakapan "Sebenarnya saya hari ini hanya ingin mengundang anda untuk makan malam saja,tapi saya menyerah,karena ternyata sangat sulit untuk mengundang kalian .." lalu tertawa terbahak bahak
Kinan merasa tak enak hati mendengar ucapan tohir,lantas ia tertawa,kemudian berkata " pak tohir anda jangan terlalu sungkan,kita sudah bekerja sama selama bertahun tahun,kami akan membantu anda jika anda memerlukannya"
__ADS_1
Tohir tertawa kemudian ijin untuk kebelakang.Setelahnya fatma berkata "keponakan kami,namanya anisa ia punya keinginan untuk bisa bekerja di pt wijaya group,dia baru saja lulus dari universitas,anaknya kecil tapi manis dia juga cukup pintar,Kami juga telah mempelajari berbagai persyaratan untuk proses rekrutmen pt wijaya..dengan ini saya meminta tolong kepada pak dewa dan juga ibu kinan,untuk memberikan posisi yang tepat untuk keponakan kami."