Dewaku

Dewaku
bab 59


__ADS_3

Dewa mengerutkan alisnya lalu berkata "aku tidak lapar"


Rena tertegun,lalu dengan canggung berkata "cobalah sedikit"


Kinan sudah tak tahan lagi,lalu ia berkata "aku pergi dulu"


Namun lagi lagi dewa menghentikannya dengan berkata "kamu tak perlu pergi keperusahaan untuk hari ini." jeda sebentar lalu dewa menatap rendy dan berkata "Rendy bawalah pulang semua makanan yang kau bawa dan juga rena,lalu pergilah keperusahaan dan mintakan cuti untuk kinan"


Rena sadar kalau dewa tak menginginkan dirinya,namun dia tetep memilih untuk bertahan ditempatnya ia tak ingin dewa semakin menjauh darinya.


Melihat tatapan dewa yang tak menyenanangkan,Rendy menatap rena dan berkata "rena ayo pergi"


"tidak" dengan mata memerah,rena menatap dewa,sambil bersedih ia berkata "mengapa harus aku yang pergi??" sambil menunjuk kinan,rena melanjutkan lagi sambil marah "apa bagusnya wanita sepertinya,hanya wanita kampungan yang kebetulan dibawa oleh bapak wijaya,dia_"


"rena!" teriak dewa marah memotong ucapan rena,jeda sebentar lalu dewa melanjutkannya lagi "pulang dan bawa pergi semua yang kau bawa,"


"tidak!" bentak rena sambil menatap dewa penuh tekad.


setelah diam beberapa saat rena berkata lagi dengan nada datar "dewa,apakah kau marah kepadaku,karena aku yang menyebabkan dirimu menjadi seperti ini??"


Rena menjedanya sebentar lalu ia menambahkan lagi dengan nada lebih rendah "dewa,maafkan aku,lain kali aku tak akan mengulanginya lagi,aku akan lebih menurut kepadamu aku berjanji..tolong jangan mengusirku"


Rena selalu mengalah kepada dewa,sehingga hidupnya terlihat sangat menyedihkan dan itulah tujuan rena,supaya orang orang menilainya dengan pandangan wanita lemah lembut.


Sedangkan kinan ia tak pernah mau mengalah dengan dewa,ia tak mau hidupnya dipandang menyedihkan oleh orang lain karena ia tak ingin dianggap lemah.


Karena tak ingin melihat pemandangan yang membuatnya muak,kinan memilih keluar dari ruang rawat inap dewa dengan diam diam.


Sesampainya kinan diperusahaan ia langsung disibukkan dengan dokumen yang ada dimejanya..


Karena hari ini Rina mengajukan cuti,Kinan jadi harus mengerjakan sendiri laporan keuangan dari pt berkah,karena khawatir,ia memilih untuk mendatangi keuangan pt berkah langsung.


Ternyata benar yang dikhawatirkan kinan,laporan yang diberikan rina berbeda dengan kejadian dilapangan.


Pangsa Pt berkah bukan lah masalah besar,karena yang sulit adalah orang orang didalamnya.dulu Rendy lah yang bertanggung jawab atas pt berkah.Kinan sudah berkeliling dan melihat banyak karyawan yang bekerja dengan tak sungguh sungguh.

__ADS_1


Dan itu membuat kinan marah,jadi ia memilih keluar dari pt berkah.ketika keluar kinan bertemu dengan Lukman presiden dari irfan audit.


Lukman sedikit terkejut ketika melihat kinan berada ditempat tersebut lantas ia bertanya "bu kinan,anda sedang apa disini?"


"mengecek pasar " ucap kinan datar sambil menatap gadis disebelahnya yang lukman rangkul,yang kinan taksir usia gadis tersebut seusianya.


Padahal usia lukman sendiri sudah diatas lima puluh tahun.


"sepertinya,ini bukan istrinya,pasti dia simpanannya." batin kinan


Dengan tersenyum,kinan bertanya "pak lukman sedang belanja??"


Lukman memandang gadis disebelahnya,lalu menatap kinan dan bertanya "apakah bu kinan mau bergabung dengan kami?"


"oh tidak,saya masih ada urusan.." ucap kinan lalu pergi menjauh.


Setelah kinan melangkah ia mendengar gadis disamping lukman bertanya "siapa wanita tersebut?"


lukman menjawab "kinanti,dia istri pak dewa."


Karena wijaya group mempunyai banyak anak perusahaan,kinan memeriksa dokumen untuk melihat perusahaan mana saja yang perlu ia kunjungi.


Lalu kinan memilih untuk mengunjungi salah satu perusahaan elektronik,kinan curiga karena antara pengeluaran dan pendapatan sangat tak sesuai,penjualan terkesan mahal juga pengeluaran cukup besar,tapi kenapa pendapatannya sangat rendah.


Ketika kinan sampai ditempat tersebut,kinan dilarang masuk,yang lebih membuat kinan terkejut adalah ternyata perusahaan tersebut sudah ditutup cukup lama oleh rendy.


"Tapi kenapa rendy tak melaporkan keperusahaan,ditambah lagi turn over untuk beberapa bulan ini masih ada,ya walaupun keuntungan perusahaan ini tak banyak,tapi cukup lumayan,lalu dari mana rendy mendapat turn over jika perusahaan ini saja ditutup" batin kinan.


Kinan kembali kekantor,ia membaca dan memeriksa kembali perusahaan elektronik tersebut dengan teliti.


Kinan penasaran,kenapa rendy tak melaporkan kejadian tersebut keperusahaan dan dari mana ia mendapatkan laporan dan uang tersebut.


Terlalu banyak masalah dan kinan tak mungkin bisa menyelesaikannya sendiri,jadi ia memilih untuk menunggu dewa saja untuk pemeriksaan selanjutnya.


Karena sudah sore kinan pun bersiapa untuk pulang,namun ia tak ingin pulang kerumah atau punĀ  kerumah sakit,karena ia berfikir kalau dewa pasti sudah ditunggui rena,jadi kinan memilih untuk menghubungi fani terlebih dahulu.

__ADS_1


Namun ketika kinan membuka ponselnya sudah banyak panggilan tak terjawab dari dewa.


Karena begitu banyak panggilan dari dewa,sehingga kinan berfikir kalau sesuatu telah terjadi dengannya.


Jadi kinan langsung menghubungi dewa balik,hingga deringan kedua baru diangkat oleh dewa


"kamu ada dimana??" belum sempat kinan menyapa, dewa sudah langsung bertanya dengan suara dingin dan tak senang


"aku dikantor,kenapa" jawab kinan tenang sambil merapikan mejanya


"kinanti," suara dewa yang terdengar tak suka dengan jawaban kinan karena terkesan meremehkan dirinya tersebut "suamimu sedang dirawat dirumah sakit,sebagai seorang istri harusnya kau berada disampingnya untuk menemani dan menjagaku"


"apakah nona rena tak ada disitu,sehingga kau menghubungiku" tanya kinan sambil menenteng tas dan keluar dari ruangannya


"dia bukan istriku." jawab dewa dingin


"ya..tapi dia kan kekasihmu,simpananmu,jadi sama saja kan??" ucap kinan seperti tanpa beban


"dan itu adalah kenyataannya dewa,jadi kau tak perlu marah kepadaku" tambah kinan


"apakah kau cemburu dengannya??" tanya dewa sambil tersenyum


"ya .." jawab kinan jujur,


Dewa tertawa kemudian berkata dengan suasana hati yang baik "datanglah kemari,kita makan bersama disini,aku telah menyiapkan gurami asam manis kesukaanmu"


"tidak,aku ada janji malam ini." jawab kinan


"dengan siapa?" tanya dewa cepat


"apakah ada hal lain yang ingin kamu katakan?,jika tidak aku akan mematikan telponnya" ucap kinan tak sabaran


"setengah jam,aku menunggumu,jika kau tak datang,aku akan datang untuk menjemputmu" ucap dewa tegas dan cepat,dengan nada mengancam lalu ia mematikan ponselnya karena tak ingin mendengar penolakan dari kinan.


"asal pak dewa senang,aku tak bisa berbuat apa apa" teriak kinan lelah,karena apa yang ia ucapkan tak kan sampai didengar oleh dewa.

__ADS_1


Setelahnya kinan mencoba untuk menghubungi fani,namun belum sempat ia menghubunginya,tiba tiba ada panggilan masuk dari no asing.


__ADS_2