
Pagi menjelang,sinar matahari menyusup melalui celah jendela kamar.
kinan dan dewa tidur hingga larut semalam.Dewa ada beberapa pertemuan sehingga ia harus berangkat lebih awal.
Sedangkan kinan,ia akan masuk nanti sedikit siangan,hingga ia masih bisa bersantai dan menatap ruangan kamarnya yang masih berantakan akibat ulah mereka,dan masih tercium aroma sisa sisa percintaan semalam.
Kinan harus segera berangkat ke kantor karena ini sudah pukul sembilan.Ia lalu bersiap siap dan selesai pukul sepuluh.
Kinan tak sempat sarapan,ia segera berangkat,begitu sampai dikantor ia langsung memarkirkan mobilnya diparkiran bawah.
Ketika masuk ia tak sengaja bertemu dengan rendy dan sekertarisnya.
Saat melihat kinan,rendy mencibir dan mengejek kinan "bu kinanti,anda bersikap seperti yang punya perusahaan saja,.."
Pt wijaya group dulunya bergerak dibidang real estate,namun setelah beberapa tahun merambah pada bidang lain hingga sekarang.
"pak rendy,sepertinya anda terlalu banyak berfikir,tapi,, saya ucapkan terima kasih karena telah perhatian kepada saya, namun lebih baik anda fokus pada pekerjaan anda saja.kalau anda terlalu banyak fikiran,takutnya ada akan membuat kesalahan" jawab kinan,dan langsung berlalu tanpa memberi kesempatan kepada rendy untuk membalas kata katanya
setelah masuk keruangannya kinan yang akan mendaratkan bokongnya belum jadi sudah ada seseorang yang masuk keruangannya yaitu rina sekertarisnya "ibu kinan,bapak dewa sudah menunggu ibu diruangannya."
"aku bahkan belum duduk,bagaimana ia tahu kalau aku sudah dikantor" monolog kinan
"ok aku akan kesana sebentar lagi,tunggu biar aku bernafas sebentar" ucap kinan lalu duduk dan mengambil nafas dalam dalam
Setelahnya ia pergi keruangan dewa.
Namun diruangan tersebut pun tak ada dewa,lantas ia memilih untuk mendatangi alvin.
"alvin.." panggil kinan
alvin yang sedang sibuk langsung mendongakkan kepalanya "ibu kinan,pak dewa sedang diruangan pak rendy,tunggu sebentar pasti kembali"
kinan mengangguk kemudian masuk keruangan dewa lagi,sambil menunggu ia membaca buku yang ada dimeja sofa.
"Dewa,kamu sudah berjanji untuk selalu menjaga rena,namun sekarang kau bersikap seakan akan kau mau mengingkari janjimu itu,seharusnya kau segera menceraikan kinan,Lagi pula kau tak berhubungan baik dengannya"
tiba tiba kinan mendengar suara rendy yang cemas.
kinan tak bermaksud untuk menguping,namun karena dewa dan rendy yang akan masuk keruangan tersebut,maka secara tak sengaja kinan mendengarnya.
__ADS_1
Dewa dan rendy melihat kinan.Dewa mengerutkan alisnya lalu bertanya "sejak kapan kamu ada disini?"
"baru saja" jawab kinan lalu menoleh ke rendy yang tidak peduli dengan keberadaan dirinya.
"ada dua perusahaan dibawah pt berkah,mereka akan meluncurkan produk baru,tolong awasi perkembangannya." perintah dewa kepada kinan sambil memberikan dokumennya.
"dan sebentar lagi ada tinjauan tahunan,tolong kau cari tim audit yang baru," ucap dewa menambahkan
setelahnya kinan pamit untuk kembali keruangannya
Setelah kembali keruangannya kinan memanggil rina untuk mengatur jadwal ulang.dirinya perlu mengobservasi PT berkah dengan hati hati.
****
Fitri kumala,ia menyerah kan semua rekening kepada kinan lalu ia berkata "bu kinan semua rekening perusahaan ada disini,silahkan ibu periksa dengan teliti"
"ok aku ngerti,aku akan membacanya terlebih dulu" ucap kinan sambil mengangguk nganggukan kepalanya
"tolong bantuin saya mencari tim audit yang baru" tambah kinan.
Lalu fitri kumala pamit untuk kembali keruangannya dan menyelesaikan kerjaannya.
kinan bekerja hingga malam,karena terlalu sibuk hingga ia lupa makan,namun untung saja reyhan datang dan membawakan sup ayam.
"thank's untuk supnya..ini sangat lezat.." ucap kinan sambil mengunyah
"oh ya...syukurlah jika kamu suka.." jawab reyhan sambil tersenyum manis
"ngomong ngomong kamu beli dimana,??" tanya kinan penasaran
"aku yang buat.." jawab reyhan datar
"benarkah..uhmm pintar sekali kamu.." puji kinan
"terima kasih pujiannya,aku harus segera pulang,karena ada acara.." ucap reyhan sambil beranjak dari duduknya lalu mengacak acak rambut kinan kemudian pergi.
Setelah kepergian reyhan kinan kembali berkutat dengan berkas berkas yang dimejanya.
Hingga malam pukul sepuluh baru ia pulang,sesampai nya diparkiran,ketika kinan akan membuka pintu mobilnya tiba tiba ia dibekap oleh seseorang dan dibawa pergi kesuatuĀ tempat.
__ADS_1
ia dibawa keruangan yang tanpa jendela ia dihadapkan oleh sebuah layar yang menampilkan adegan suami istri.
Kinan sangat tahu perempuan itu,tapi ia tidak yakin siapa lelaki tersebut,yang pasti itu bukan dewa,
ia sangat tahu betul dengan badan dewa,meskipun dia membelakanginya dan si wanita menyebut namanya dengan nama dewa,namun ia tetap tak mempercayainya kalau itu dewa,apalagi dari segi suara,hampir mirip sih,tapi dewa kalau berbicara akan cepat tidak dengan yang ini terkesan lambat.
Setelah adegan tersebut selesai kinan dibawa kembali keparkiran mobil.
kinan yang sadar kalau dirinya habis diculik segera masuk dan mengemudikan mobilnya dengan cepat hingga sampai rumahnya.
Begitu memasuki rumahnya kinan langsung berlari kekamar mandi dan memuntahkan isinya.
kinan merasa jijik ketika teringat oleh adegan tersebut dan mendengar ******* ******* tersebut.
Kinan langsung muntah muntah,dewa yang mendengar kinan muntah muntah lantas berlari dan bertanya "kamu kenapa,apa kamu salah makan??"
kinan menggelengkan kepalanya,ia mengakat tangannya untuk menyetop dewa agar tak mendekatinya.
ia masih terbayang bayang dengan adegan tadi..sehingga ia makin jijik ketika melihat dewa.
Lalu ia masuk kekamar mandi dan menguncinya,Ia menyiram tubuhnya dengan shower hingga ia menggigil kedinginan
"kinan..buka pintunya.." ucap dewa sambil menggedor gedor pintu kamar mandi.
karena tak dibuka buka maka dewa mendobraknya,,ia melihat kinan yang sudah kedinginan sambil jongkok bersedekap dan menggigil sambil memandang dewa dengan jijik
Usai melihat kinan yang memandangnya dengan jijik,dewa berjongkok disamping kinan,lalu berkata "kamu kenapa,tiba tiba pulang seperti ini,.beritahu aku apa yang terjadi"
"kinan,beritahu aku apa yang terjadi.." ulang dewa penuh kelembutan
"de de wa..a ku me me li hat_" belum sempat kinan melanjutkan kata katanya ia sudah tak sadarkan diri.
Dewa langsung mengangkat tubuh kinan dan mengeringkannya lalu memakaikan baju yang tebal,setelahnya ia memanggil haikal untuk memeriksanya.
tak menunggu lama haikal pun datang dan memeriksa kinan dan juga bayinya, "apa yang terjadi,," tanya haikal sambil memeriksa kinan
"entahlah,ia pulang pulang langsung masuk kekamar mandi dan muntah muntah,dan setelahnya ia pingsan." jelas dewa tanpa mau panjang lebar.
haikal hanya mengangguk anggukan kepalanya,"ia tidak pingsan,ia hanya kelelahan dan tertidur "jelas haikal lalu memberikan obat pereda mual,setelahnya ia pamit.
__ADS_1
Setelah kepergian haikal,dewa langsung merasa sedikit tenang jadi ia memilih untuk menemani kinan tidur,ia memeluk kinan dari samping, dan akhirnya ia pun ikut tertidur.