
Apa tidak semuanya saja" tanya kinan mencoba memberi saran
"apa kamu akan melanggar kontraknya?" tanya dewa dengan mata terus menatap kedepan
Kinan diam tak menjawab pertanyaan dewa.
"kita mau kemana??" tanya kinan yang sadar kalau dewa tak berjalan menuju kantor
"makan" jawab dewa singkat
"kita akan makan dimall?" tanya kinan,karena melihat dewa yang berhenti dan memarkirkannya didepan mall
Dewa tak menjawab,ia hanya mengisyaratkan kepada kinan untuk keluar dari mobil dan masuk kedalam dengannya.
Begitu kinan dan dewa masuk,banyak pasang mata yang menatap dewa dengan pandangan kagum.
Kinan yang berjalan dibelakang dewa merasa sebal ketika dewa jadi pusat perhatian para wanita.
"jadi ini niatnya mengajakku pergi kemall,dia ingin menunjukkan kalau dirinya sangat dikagumi oleh para wanita.huhh..dasaar.." gerutu kinan,memaki dewa.
"kenapa kamu tiba tiba berhenti?" tanya kinan sambil memegang keningnya karena sakit menabrak dewa yang tiba tiba berhenti.
"Kamu seharusnya berjalan disisiku,jangan dibelakangku," ucapnya sambil menarik kinan dan merangkul pinggangnya lalu membawanya masuk kesalah satu toko pakaian bermerk
"pilih salah satu yang cocok untukmu,kita akan ada pertemuan dengan beberapa orang" perintah Dewa sambil membantu memilihkan baju untuk Kinan.
Setelah memilih dress diatas lutut dengan lengan panjang warna nude kinan segera kekasir.
Setelah menyelesaikan pembayaran dewa segera mengajak Kinan untuk pindah ketoko perhiasan.
Tapi Kinan langsung menolaknya karena dia merasa lelah dan lapar.
Lalu Dewa menghentikan mobilnya disebuah rumah yang sangat mewah,Kinan yang kebingungan lantas bertanya kepada dewa "apakah kita akan makan dirumah orang??"
"kita akan bertemu dengan beberapa teman" jawab Dewa sambil mengkode Kinan untuk keluar dari mobilnya,lalu memberi kan kunci mobil kepada salah satu petugas dirumah tersebut.
__ADS_1
Begitu mereka memasuki rumah tersebut,muncullah wanita paruh baya berpakain rapi dan modis,sambil berdiri dipintu masuk menyambut kedatangan Kinan dan juga Dewa.
Dengan senyum diwajahnya wanita paruh baya tersebut menyapa " pak Dewa,sudah lama banget kita tak berjumpa"
"Ini pasti nona Kinan kan??" tanya wanita tersebut sambil menatap wajah Kinan kagum, yang membuatnya ingat masa mudanya dulu,wajah nya sangat mirip dengannya.
Dewa mengangguk,lalu menyalami nya"halo bu Melinda,maaf membuatmu menunggu"
"oh jadi ini ibu nya Irfan,Melinda Nugraha" batin Kinan
Setelah obrolan yang singkat,Kinan dan Dewa diajak masuk keruang makan,disana sudah duduk beberapa orang dengan pasangannya.
Setelah mempersilahkan semuanya untuk duduk.Melinda meminta pelayan untuk menyajikan makanan.Kemudian ia berkata sambil tersenyum "Terima kasih saudara saudara semua telah menyempatkan waktunya untuk memenuhi undangan saya.,Saya tahu kalau kalian sangatlah sibuk dan jarang mempunyai waktu untuk berkumpul seperti ini.Anggaplah ini rumah sendiri dan jangan malu malu"
"Melinda,jangan terlalu terburu buru mengumumkan,kau belum mengenalkan anak muda yang baru masuk ini" ucap seorang lelaki paruh baya sambil terkekeh.
"mengapa terlalu terburu buru arsyad,ini pak dewa, pembisnis termuda dan tersukses yang selalu aku ceritakan itu,dan yang disamping itu nona kinan istrinya." ucap melinda sambil tersenyum
Setelah sesi perkenalan,kinan jadi tahu kalau Arsyad Nugroho ini suami dari melinda nugroho,dan dia menjabat sebagai kepala kepolisian
Dalam kesempatan kali ini Arsyad sebagai kepala kepolisian bercerita "Baru baru ini,saya sedang melakukan pemeriksaan pada seseorang yang terlibat kasus memperjual belikan barang haram berupa sabu,"
Arsyad lalu menoleh kearah kinan dan bertanya "siapa nama temanmu?saya akan segera memeriksanya,jika benar ini hanya jebakan maka temanmu akan bebas besok"
Kinan langsung berdiri dan mengangkat gelasnya "terima kasih pak arsyad,nama teman saya fani sumargo,dia seumuran dengan saya.Karena saya sedang hamil saya akan bersulang dengan jus jeruk untuk menggantikan anggur,Sekali lagi Terima kasih pak arsyad."
Arsyad menyeringai,lalu menatap melinda dan dewa secara bergantian dan berkata "sungguh wanita yang menarik,kau seperti melinda waktu muda,mari aku akan bersulang denganmu"
Setelah minum dan berbincang,mereka semakin akrab satu sama lain.
Arsyad dan Melinda mulai menceritakan masa lalu.
Asraf melirik kinan lalu bertanya dengan melinda "Melinda,Kamu telah mencari anak itu selama dua puluh tahun,apakah masih belum ada kabar tentangnya"
"Entahlah,,apakah dia masih hidup atau telah tiada,aku sepertinya akan menyerah saja." ucap melinda terdengar menyedihkan
__ADS_1
"Jangan menyerah,kamu harus tetap semangat,aku yakin anak itu masih hidup." ucap arsyad memberi semangat
"bukankah mereka hanya memiliki satu anak??" tanya kinan berbisik kepada dewa
"kita bicarakan nanti " bisik dewa ganti
Begitu makan malam selesai,Dewa langsung pamit untuk pulang,Ia beralasan kalau kinan sudah mengantuk.
Mereka pulang ketika hari benar benar sudah gelap.
"Dewa,apakah irfan mempunyai saudara??" tanya kinan setelah mereka keluar dari rumah melinda.
"ya,bu melinda mempunyai dua anak,mereka hanya berselisih satu atau dua tahun,dan irfan sebagai kakaknya mempunyai adik perempuan yang hilang pada usia sekitar dua tahun karena diculik oleh musuh mereka,dan mereka masih mencarinya hingga kini,,,aku hanya mendengarnya sekilas." jelas dewa sambil mengendarai mobilnya dengan satu tangan,karena tangan yang satunya ia taruh diperut kinan sambil mengelus elus.
Kinan yang keenakan karena perutnya dielus elus akhirnya tertidur dimobil.
Dewa yang merasakan kesunyian karena tak ada suara kinan lantas menoleh kesamping,lalu tersenyum karena melihat kinan tertidur.
Setibanya dirumah,dewa langsung membopong kinan dan membawanya kekamar mereka.
Keesokkan harinya kinan terbangun,tapi dewa sudah tak ada dikamarnya.
Tapi hp kinan terus berdering,Kinan tak langsung mengangkatnya,ia memilih untuk mendiamkannya sesaat.
Karena terus berdering akhirnya kinan mengangkatnya,dan ternyata itu dari fani "Kinan,thank's..berkatmu akhirnya aku bebas,"ucap fani terengah engah seperti orang habis lari.
"syukurlah,aku seneng banget dengernya,kita harus merayakannya" ucap kinan dengan perasaan senang.
"pasti,tapi tidak untuk saat ini,aku harus pulang dan tidur,beberapa hari dikantor polisi aku tidak bisa tidur" ujar fani menjelaskan
"ok tak masalah,pulanglah dan istirahat,kita pergi nanti malam saja" ucap kinan dengan persaan senang.
"yeaay...aku nanti akan mengajakmu makan malam,tapi kamu yang bayar ya.."ucapan fani membuat kinan tertawa
" apa pun itu,asal kau bahagia"ucap kinan senang
__ADS_1
Setelahnya mereka mengakhiri obrolan mereka.
Kinan segera bangun dan membersihkan dirinya.Karena ia ada pertemuan dengan tim audit dari Sutisna untuk membahas kerja sama dan kontrak yang baru.