Di Paksa Menikahi CEO

Di Paksa Menikahi CEO
Membalas Rani.


__ADS_3

Ferdi sangat kaget saat Keyla menarik balik tangannya dengan sangat kasar, semua orang melihatnya dengan wajah penasaran. Key terdiam untuk sesaat dia seperti sedang memantapkan hatinya untuk menjawab pertanyaan yang diberikan oleh Ferdi tadi. Keyla mulai menundukkan pandangannya dia menatap pria yang sempat menghuni relung hatinya itu dengan pandang sendu.


Ferdi mulai berdiri setelah melihat perubahan wajah orang yang dicintainya itu. Jika dilihat dari wajah Ferdi pria itu seperti sudah bisa membaca isi hati Keyla.


Menghela napas panjang sebelum bicara, "Ferdi aku tidak bisa menerima cintamu! Kita hanya bisa menjadi teman baik saja dan tak lebih dari itu!" tegas Keyla, sebenarnya dia tak tega menyakiti perasaan orang yang pernah dicintainya itu tapi apalah daya Keyla harus tetap mengungkapkannya agar Ferdi tak berharap lebih pada dirinya.


Sangat jelas terlihat raut wajah kecewa terpancar dari wajah Ferdi, Sebenarnya dia mengerti jika Keyla akan menolak cintanya tapi tetap saja hatinya seakan terluka saat mendengarnya langsung dari wanita yang ia cintai. Semua orang yang ada didalam ruang tersebut seakan kaget dengan penolakan Keyla. Bukan rahasia lagi jika Keyla dan Ferdy sangat mencintai. Bahkan mereka tak menduga jika Keyla akan menolak cinta Ferdi didepan banyak teman sekolahnya.


Wajah Resni seketika terlihat sangat puas dengan apa yang diucapkan oleh sahabatnya itu, Resni lebih suka jika Keyla hanya mencintai suaminya saja. Bukan berarti dia gak perduli dengan perasaan Ferdi, tapi Resni merasa Martin telah benar-benar jatuh cinta pada sahabatnya. Dan Martin juga sering membantu Keyla jika sedang dalam keadaan genting, seperti kejadian disekolah tempo hari dan kejadian ditoko perhiasan yang sekarang hanya tinggal nama saja.


Meraih tangan Keyla, "Bisakah kau beri aku kesempatan untuk membuatmu jatuh cinta seperti sebelumnya!" Ferdi memohon dengan mengengam erat tangan Keyla! Wajahnya terlihat sangat sedih karna penolakan Keyla bagaikan petir yang menyambar-nyambar ditengah derasnya guyuran air hujan. Hatinya seakan seperti disayat pisau tajam dan darah segar seakan keluar dari bekas sayatan itu begitu jika kira kira diibaratkan.


"Aku sudah mencintai pria lain Fer!" Sahut Keyla, dengan bersungguh-sungguh! Dia tak ingin membuat Ferdi berharap padanya. Sontak mata Ferdi terbelalak setelah mendengar penuturan Keyla.

__ADS_1


Bahkan orang yang ada di kerumunan itupun seakan tak percaya karna Keyla bisa semudah itu melupakan cintanya pada Ferdi.


Rani keluar dari kerumunan besar itu, wajahnya kelihatan merah padam, rahangnya mulai mengeras. Wajah yang biasanya terlihat cantik itu kini berubah menjadi menyeramkan. Rani berjalan dengan sempoyongan tentu saja dia separuh tidak sadar karena sangking banyaknya dia minum alkohol, Rani sudah berdiri dihadapan Keyla wanita yang sangat mencintai Ferdi itu tak terima jika pujaan hatinya harus kecewa dan dipermalukan didepan banyak teman sekolahnya.


Walaupun tak dapat dipungkiri jika Rani juga senang terhadap penolakan Keyla! Tapi dia tak tega melihat Ferdi menderita dan kelihatan seperti frustasi, bahkan Ferdi tak mengalihkan sedikitpun pandangannya dari Keyla. Pria itu diam membeku dengan bibir serasa kaku.


Mengeser tubuh Ferdi dan mengantikan posisinya berdiri dihadapan Keyla, kini Rani menatap Keyla sembari mengepalkan jari-jari tangannya, "Hei! berani sekali kamu mempermalukan Ferdi dihadapan banyak orang, wajahmu saja tidak cantik dan usaha Ayahmu yang hampir bangkrut itu entah bagaimana caranya dia bisa secepat itu lolos dari kebangkrutan?" ucap Rani sembari menunjukkan wajah setengah tidak sadar.


Kata-kata Rani telak menusuk langsung ke jantung Keyla, air mata Keyla mulai meleleh dia sangat terluka dengan apa yang diucapkan Resni barusan.


Tamparan keras mendarat di pipi Rani, Keyla tak pernah terlihat marah seperti itu sebelumnya! Tamparan itu sudah menunjukkan bahwa hatinya sangatlah terluka, Keyla bisa menerima semua hinaan semua orang padanya tapi dia tidak bisa menerima jika ada orang lain yang menghina keluarganya. Keyla menyeka air matanya beberapa kali sembari masih menatap kearah Rani. Sedangkan Rani memegangi pipi kirinya yang mulai terasa nyeri akhibat terkena ciuman tangan Keyla atau paling tepatnya ditampar.


Semua orang yang ada diruang tersebut melotot karna kaget melihat Keyla berani menampar Rani! Tapi semua orang yang ada di kerumunan besar itu hanya diam membisu dan mereka hanya melihat adegan yang sedang terjadi dihadapannya itu. Bahkan Ferdi hanya diam tak mencoba menolong Rani. Resni mulai berjalan menghampiri Keyla dan kini dia sudah berdiri di samping sahabatnya.

__ADS_1


"Jangan pernah kau hina keluargaku! Aku tidak pernah mencari masalah dengannya mu Ran! Jika kamu mencintai Ferdi cobalah jadi wanita baik yang tidak membuatnya merasa risih jika bersamamu!"


wajah Rani seketika menjadi merah padam matanya merah karna terlalu banyak meminum alkohol, dia tak bisa berdiri dengan tegap gadis itu semboyan kesan kemari dan desahan nafasnya bau alkohol yang pekat.


"Berani sekali kau menampar ku Key! Kamu tidaklah lebih dari sampah kotor yang menjadi menganggu setiap mata yang memandang! Apa bagusnya dirimu," Rani menghina Keyla habis habisan Keyla semakin geram dan dia langsung menjatuhkan tubuh Rani kelantai dan dia menind** tubuh Rani kemudian menamparnya beberapa kali.


Sikap Keyla terlihat mengerikan amukannya tak dapat terkendali lagi bahkan Rani yang mabuk hanya bisa pasrah dia seakan tak berkutik dengan serangan yang Keyla berikan. Resni segera mengangkat tubuh Keyla dan dia segera menjauhkan tubuh Keyla dari Rani. sedangkan Ferdi segera membantu Rani berdiri. Wajah Rani menjadi amburadul karna serangan Keyla yang membabi buta, Pipi Rani mulai kelihatan bengkak dan dia menangis tersedu-sedu didalam dekapan Ferdi, Rasa mabuk yang tadinya sedang dia rasakan pun mulai menghilang.


Para wanita yang mulai merasa ibah dengan kejadian yang menimpa Rani kini mulai bertindak, mereka maju dan membuat kerumunan besar Membuat formasi lingkaran dan kini Keyla dan Resni berada di tengah lingkaran besar tersebut, Sedangkan Ferdi sudah keluar ruangan untuk membawa Rani kerumah sakit, bibir Rani terus mengeluarkan darah segar akhibat tamparan Keyla.


JANGAN LUPA VOTE YANG BANYAK YA ☺️☺️☺️


HABIS BACA JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR AGAR SAYA LEBIH SEMAKIN SEMANGAT LAGI UNTUK UPDATE TERATUR ☺️☺️☺️

__ADS_1


TINGALKAN JUGA KRITIK DAN SARAN SUPAYA SAYA BISA MEMBUAT NOVEL YANG LEBIH BAGUS LAGI. JIKA KRITIK DAN JUGA SARAN MASIH DALAM BATAS WAJAR DAN SOPAN MAKA SAYA SANGAT MENGAPRESIASI 😊😊😊


KLIK FOTO PROFIL SAYA DAN IKUTI AKUN MANGATOON SAYA,


__ADS_2