
Tubuh Keyla tiba-tiba gemetar setelah mendengar suara laki-laki dibelakangnya. Gadis itu segera mengambil kembali gaun pengantin yang sempat dia lemparkan kelantai lalu ditutupnya di badannya yang masih mengenakan bikini! Dengan tubuh masih gemetar, Keyla menyalakan sakral lampu yang tak jauh dari tempatnya berdiri. Matanya seketika membulat setelah melihat pria dihadapannya itu.
Yang tak lain ialah suami yang tadi dia cari! Pria itu duduk menyandarkan tubuhnya di ranjang pribadi Keyla. Martin melihat Keyla dengan mata tak bergeming menatap tubuh istrinya yang tertutup baju pengantin, tentu saja bukan semua tubuhnya, karna baju pengantin itu hanya menutup tubuh bagian depan keyla! sedangkan yang belakang masih tetap terbuka.
"Apa dia melihatku tak mengenakan baju! Pasti dia melihatnya dan apa yang dia maksut dengan kecil sekali," Gumam Keyla dan Wajahnya seketika berubah menjadi pias, setelah melihat pria tampan yang duduk di ranjangnya tanpa minta ijin terlebih dahulu.
Tentu saja pria itu tak butuh ijin, karna setelah sah menjadi pasangan suami-istri, tentu saja pria itu bagian dari keluarga ini Sekarang.
__ADS_1
"Heiiii. . . kau! Apa yang kau lakukan disini? Apakah kamu tidak tau ini adalah kamar ku," Maki Keyla dengan mata melotot, Tubuhnya masih gemetaran dan kedua tangannya sibuk menutupi tubuhnya dengan gaun pengantin yang hanya dia tempelkan saja di badannya. Martin malah terhibur melihat tingkah istrinya itu. Martin masih duduk di atas ranjang dan sepertinya dia tak ada niat untuk keluar dari kamar itu. "Cepatlah keluar! Apa kamu tidak dengan" Perintah Keyla untuk yang kedua kalinya.
"Kemarilah! Usir aku dengan tangan kecilmu itu." Balas Martin sembari menyungingkan senyum devil ya. Entah apa yang sedang pria itu pikiran. Tatapannya bahkan membuat keyla membeku di belakang pintu kamarnya.
"Siallll. .! aku kira dia sudah angkat kaki dari rumahku, tak taunya dia malah masuk ke kamarku. Bagaimana ini aku ingin segera kabur dari tatapannya, tapi aku hanya memakai bikini saja, Hiks Hiks" Gumam dan Tangis Keyla dalam hati.
Keyla mengarahkan tubuhnya mendekati pintu kamar mandi yang ada didalam kamarnya. Keyla berjalan sembari menempelkan tubuhnya Kedinding dan menggeser tubuhnya ke samping dengan sangat hati-hati. Karna salah sedikit saja dalam melangkah, maka gaun yang menempel ditubuhnya pasti jatuh kelantai, akhirnya dia tiba di depan pintu kamar mandinya. Keyla mencoba membuka pintu kamar mandinya tapi tak disangka pintunya sudah terkunci.
Krucil. . krucil. . terdengar bunyi benda logam sedang dimainkan dari atas ranjang, Keyla segera mencari tahu asal suara tersebut, ternyata Martin yang sedang memainkan benda logam itu. Alis Keyla menyatu seketika setelah melihat Martin dengan sengaja memainkan kunci kamar mandi seperti mengoda Keyla. Gadis itu mencoba mengalihkan perhatian Martin dengan mengatakan, " Om. . tadi Papa mencari mu!" Ucap Keyla. tak disangka trik itu berhasil, Martin segera duduk dipinggir ranjang dan menatap kearah Keyla yang masih berdiri didepan pintu kamar mandi.
__ADS_1
"Benarkah? Kemarilah dan ambil kunci kamar mandi ini." Ucap Martin dengan wajah terlihat serius.
"Hahaha. . Tak kusangka dia begitu mudah dibohongi! Apa kamu tau aku hanya membohongimu, setelah kamu keluar dari kamarku, aku akan dengan senang hati mengunci pintu kamar agar aku bisa tidur dengan nyenyak seperti malam-malam sebelumnya!" Gumam Keyla dalam hati sembari melangkah pelan mendekati Martin yang sudah duduk di pinggir ranjang dan menatapnya berjalan.
dia berjalan dengan sangat pelan agar gaun yang menutupi tubuhnya tak terjatuh kelantai, jika dilihat dari raut wajahnya, Keyla sangatlah terlihat tersiksa berada diposisi nya saat ini. Keyla sudah berada di hadapan dan tangannya terulur hendak mengambil kunci yang ada di genggaman tangan suaminya itu.
Tapi tak disangka Martin malah menarik tangan Keyla dengan kasar.
Buk! Tubuhnya jatuh menimpa tubuh kekar suaminya.
__ADS_1