
Keyla bangun dari tidurnya dia segera berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Selesai membersihkan diri Keyla berjalan menuju meja riasnya yang ada disamping tempat tidur, selesai menyisir rapi rambut ikalnya Keyla segera berdiri dari posisi duduknya. Keyla melihat kearah Martin yang masih tertidur pulas dibalut Selimut pink kesayangannya. Saat Keyla hendak melangkah pergi Martin malah menarik tangannya! Ternyata pria itu pura-pura tertidur, Keyla terjatuh di atas dada bidang suaminya itu. Gadis itu mencoba melepaskan diri dari dekapan suaminya tapi percuma saja karna Martin memeluknya dengan sangat erat hingga tenaga kecil Keyla tak sanggup menandinginya, lagi-lagi Keyla hanya bisa pasrah.
Bicara dengan merenggut, "Lepaskan aku! Aku mau bantu Mama masak di dapur," ucapnya ya dengan nada terdengar sangat kesal.
Martin tak mengubris Ucapanya dia masih sibuk mendekap tubuh kurus Keyla dan dia menciumi rambut Keyla, rambut gadis itu beraroma strawberry cocok sekali dengan usianya sekarang Martin bahkan menyusuri setiap lekuk leher istrinya itu dan membuat tubuh Keyla bergetar seketika, seperti ada sengatan listrik yang menjalar dari ujung kaki dan dengan cepat menjalar keseluruhan tubuhnya.
"Kak, kamu belum gosok gigi! Pergilah aku sangat jijik," cetus Keyla dengan mengusap kasar lehernya dengan tangan.
Gairah Martin seketika hilang saat mendengar ucapan polos istrinya itu, kini yang tersisa hanya wajah emosi, "Pergilah! Kau pikir aku jorok sama denganmu!" bentak Martin dengan wajah berapi-api.
Martin melepaskan pelukannya dan tanpa menunggu waktu lama Keyla segera bangkit dari ranjang, gadis itu sempat menjulurkan lidahnya pada Martin sebelum pergi.
Padahal sebelum Keyla bangun Martin sudah mandi dan berpura-pura tidur kembali tapi tetap saja pria itu merasa jengkel dengan apa yang diucapkan oleh Isti kecilnya itu. Bisa-bisanya gadis kecil itu berfikir seperti itu, padahal sedang dalam adegan yang hendak memanas itu bahkan panasnya melebihi kompor emak-emak yang lagi memasak.
Keyla berjalan menyusuri anak tangga, dia segera berjalan menuju dapur dilihat Sinta sedang sibuk menyiapkan bahan untuk sarapan pagi. Sedangkan pelayan rumah tersebut juga tak kalah sibuknya mereka mengerjakan macam-macam tugas dapur lainnya. Keyla berjalan menghampiri Sinta dan memeluknya dari belakang.
"Mama," Teriakkan ya membuat kegaduhan seperti biasanya. bahkan dapur yang tadinya sepi dan tenang, menjadi ramai seketika bahkan para pelayan yang ada didalam dapur mengalihkan pandangannya dan menatap kearah Keyla dengan tersenyum lebar.
"Kamu sudah menikah sayang! Jagan bicara dan sikapmu itu."
__ADS_1
"Baiklah Ma, bisakah Mama ajari aku Memasak," pinta Keyla dengan wajah terlihat bersungguh-sungguh.
Tanpa bicara Sinta hanya tersenyum mendengar ucapan anaknya itu, Sinta mengajarinya bermacam-macam masakan, Keyla bahkan tak segan untuk mencatat nama bahan yang sedang Sinta sebutkan itu. Keyla mendengarkan dengan sungguh-sungguh apa yang Sinta ajarkan bahkan pelayan rumah tersebut tersenyum melihat tingkah lucu Keyla yang kebingungan menyebutkan setiap nama rempah-rempah yang Sinta tunjukkan.
Setelah satu jam akhirnya Keyla bisa mengerti beberapa jenis sayuran dan nama-nama bumbu dapur, Semua hidangan sudah tersaji dimeja. Terlihat peluh bercucuran dari kening Keyla dan jatuh hingga keleher ya.
"Sayang, cepat pangil suamimu," ucap Sinta sembari menyeka peluh dijidat anaknya itu.
"Baik Ma!" Keyla segera pergi meninggalkan dapur dan kembali ke kamarnya dilihatnya Martin sedang sibuk memainkan laptopnya. Martin melihat wajah Keyla yang kusam karna selesai memasak didapur.
Pria itu segera menutup laptopnya dan berdiri menghampiri Keyla yang hendak membersihkan ranjang tidurnya, Martin memeluk tubuh Keyla dari belakang, pria itu mencium rambut Keyla dan langsung menyatuhkan alisnya, diciumnya rambut Keyla yang beraroma strawberry bercampur aroma masakan. Martin membalikkan tubuh Keyla dan Sekarang mereka saling beradu pandang.
Wajah jutek Keyla seketika terlihat kembali, "Apa maksut ucapamu barusan? Aku sibuk didapur belajar memasak. Dan Sekarang kamu menghinaku," ucap Keyla dengan bibir mengerucut.
Dasar pria tidak tau terimakasih, aku sengaja belajar memasak agar aku bisa berhemat jika hidup denganmu! Bahkan untuk memberiku makan saja kamu tidak bisa hingga makan malam di rumah orangtuaku! Aku harus mencari pekerjaan sambilan untuk biaya hidup setiap harinya. Hiks hiks kenapa nasibku begitu malang aku bahkan harus menikahi playboy sepertinya dia bahkan hanya bisa bertahan hidup dengan uang wanita lain. .
"Kamu sedang memikirkan apa? Lain kali tidak perlu repot-repot memasak aku akan panggil pelayan kerumah!" ucap Martin dengan penuh percaya diri.
"Sombong!" gumam-gumam kecil.
__ADS_1
menyatuhkan alisnya menatap tajam kearah Keyla, "Apa yang kamu bilang barusan!" Bertanya dengan mata melotot.
"Ehehe, tidak perlu pangil pelayan aku akan mengerjakan semuanya sendiri kak," ucap Keyla dengan senyum menggoda.
Kamu bilang sewa pelayan dan harus sewa! Untuk makan saja kita kekurangan aku tidak ingin orang tuaku khawatir dengan kemiskinan kita. Entah sampai kapan aku akan bertahan dengan cobaan yang begitu berat dimana aku harus menahan rasa lapar yang hampir membunuh otakku. Lihat itu gaya arogannya kumat lagi entah dari mana harta berlimpah yang kamu dapatkan itu!
"Sudahlah cepat bersihkan dirimu!" Perintah Martin.
Martin sudah berganti pakaian kerjanya dan Keyla juga sudah berganti baju sekolahnya mereka turun bersama menuju meja makan dan sarapan bersama. Keyla mengambil nasi goreng buatnya sendiri dia menuangkan satu sendok nasi tersebut kedalam piring suaminya dan Keyla juga menaruh satu sendok lagi kedalam piringnya sendiri. Sedangkan Sinta dan Jordan mereka hanya makan roti diberi selai saja.
"Kak makanlah ini buatan ku sendiri," ucap Keyla dengan senyum telihat mengembang di bibirnya.
Jordan dan Sinta terlihat bahagia melihat hubungan Martin dan Keyla semakin bertambah akrab. Keyla memasukkan satu sendok penuh nasi goreng kedalam mulutnya, dan terlihat jelas jika raut wajah Keyla seketika berubah menjadi pias saat merasakan nasi goreng buatannya itu. hingga air mata Keyla langsung berkaca-kaca.
"Jangan di makan kak!" ucap Keyla saat mengetahui jika Martin hendak memasukkan sendok berisikan nasi goreng buatan istrinya itu. namun Martin tidak perduli dia masih tetap memasukkan nasi goreng Tersebut kedalam mulutnya. Setelah nasi tersebut masuk kedalam mulutnya terlihat peluh Martin mulai menetes dan wajahnya seketika berubah menjadi pias, tapi dia tetap menelan nasi goreng buatan istrinya tersebut.
Apakah gadis ini sedang mengerjai ku! Bagaimana mungkin nasi goreng yang terlihat lezat dan mengoda selera tapi kenapa rasanya seperti air asin yang ada didalam lautan seperti berpindah kedalam nasi goreng buatannya.
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR AGAR SAYA LEBIH SEMAKIN SEMANGAT LAGI UNTUK UPDATE TERATUR ☺️☺️☺️
__ADS_1