
Keyla masih diam mencoba mencerna kata-kata yang diucapkan oleh suaminya itu. Tak lama kemudian kristal bening mulai terlihat di pelupuk matanya. Keyla membuka mulutnya yang tidak bisa mengeluarkan suara itu seolah suara itu tertahan didalam tenggorokannya wajah sedih kini mulai terlihat di wajah polos Keyla yang belum mengenakan sedikitpun makeup di wajahnya.
Air matanya mulai menetes perlahan sembari mata masih tak bergeming menatap suaminya, air mata itu mulai jatuh tidak bisa ditahan lagi rasa bersalah sekaligus penyesalan kini perlahan mulai menggerogoti tubuh Keyla bagaimana mungkin dia tidak merasakan bersalah karna suaminya adalah pria yang sangat di cintai oleh kakaknya sendiri.
Apa yang telah aku lakukan tuhan, aku melakukan dosa yang sangatlah besar bagaimana mungkin aku bisa menikahi kekasih kakakku sendiri aku harus apa aku juga sangat mencintai pria di hadapanku ini dia adalah calon ayah dari bayi yang sedang aku kandung ini aku tidak mungkin membiarkan anak ku mengalami hidup tanpa ayahnya.
__ADS_1
Keyla mulai teringat kembali perbincangan antara dia dan Jeni beberapa bulan yang lalu didalam kamarnya, Jeni menceritakan jika dia menyukai penguasa kota tersebut namun Jeni tidak menyebutkan namanya dan karna sebab itu Keyla tidak mengetahuinya lebih lagi awal menikah dengan Martin. Suaminya itu dengan sengaja menutupi identitasnya hingga Keyla tidak mengetahuinya. Sebenarnya Keyla tidak bersalah dalam hal ini namun takdir cinta telah mempermainkan mereka semua. Ya itulah yang sedang dialami oleh Keyla saat ini.
"Sayang berhenti menangis, maafkan aku." Ucap Martin sembari hendak menepis air mata yang jatuh di kedua pipi istrinya namun saat tangan Martin hendak menyentuh pipi Keyla, gadis itu segera menepis kasar tangan Martin dan beranjak berdiri dari ranjang.
"Aku sangat bodoh kenapa aku bisa menikahi kekasih Kak Jeni huhuhu." tangisnya semakin pecah dia bahkan sulit untuk mengontrol emosinya lagi Keyla sampai menjambak rambutnya sendiri dia merasa kebingungan dengan keadaannya saat ini.
__ADS_1
"kau mempermainkan kakakku dan aku! Kau pria yang jahat aku tidak suka denganmu menjauh dariku." Keyla berteriak semakin kencang dengan suara bergetar.
Martin kebingungan dia harus melakukan apa dia tak sanggup melihat Keyla seperti ini. Rasa kecewa jelas terlihat dari wajah istrinya itu tangisan Keyla terdengar sangat memilukan. Keyla mendudukkan tubuhnya di pinggiran ranjang dan Martin perlahan mulai mendekatinya. Martin memeluk tubuh Keyla dari atas ranjang sangat terlihat rasa penyesalan yang terlihat dari wajah Martin saat itu orang yang terlihat sangat kuat itu sekarang sedang tidak berdaya. Keyla meronta dia tak mau dipeluk oleh Martin namun pria itu tak mau menuruti keinginan istrinya dia tetap memeluk Keyla dengan erat.
"Hiks hiks hiks. Aku mohon lepaskan aku dari rasa bersalah ini. Aku merebut mu dari kakakku aku tidak pantas di sebut sebagai adik lagi olehnya." Keyla bicara dengan nada suara terdengar sangat lemah.
__ADS_1
SELESAI BACA JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE SERTA KOMENTAR YA. AGAR SAYA SEMAKIN SEMANGAT LAGI UNTUK UPDATE TERATUR ☺️☺️☺️
KRITIK DAN JUGA SARAN SUPAYA SAYA BISA MEMBUAT NOVEL YANG LEBIH BAGUS LAGI. SELAMA KRITIK DAN JUGA SARAN MASIH DALAM BATAS WAJAR DAN SOPAN MAKA SAYA SANGAT MENGAPRESIASI 😊😊😊.