Di Paksa Menikahi CEO

Di Paksa Menikahi CEO
Kasmaran Part 1


__ADS_3

Setelah mendengar apa yang Martin ucapkan Pak Hendro segera berjalan dan menghampiri para pengawal itu, dengan sekejap para pengawal itu pergi dan tak jadi menyambut kedatangan Martin, padahal biasanya mereka selalu menyambut Martin setiap masuk ke mall tersebut untuk kali pertamanya Martin pergi tanpa membawa serta para pengawalnya hanya Pak Hen dan pelayan wanita saja yang ikut masuk kedalam mall itu. sedangkan para bodyguard tadi hanya menunggu di halaman mall tersebut.


Pak Hendro menatap Martin dengan pandangan heran karna tidak biasanya Martin merasa cemburu berlebihan pada seorang wanita. Bahkan pada Jeni saja Martin tidak pernah menghiraukannya apa lagi merasa cemburu seperti sekarang. Keyla sungguh telah merubah sikap Martin sedikit demi sedikit pria itu menjadi sedikit lunak hatinya tak sekeras sebelum bertemu Keyla.


"Kak Kenap para bodyguard itu pergi?"


Martin tak menjawab, karna dia masih merasa kesal dengan apa yang Keyla ucapkan tadi. "aku tidak suka jika mall sepi seperti ini!" gerutu Keyla karna dia merasa tak nyaman dengan kemewahan yang suaminya berikan. Keyla memang gadis sederhana walaupun dia manja tapi Keyla lebih suka tampil apa adanya dari pada harus menerima sikap mewah dari suaminya. Padahal menurut Martin itu bukanlah apa-apa di banding rasa cinta dan sayangnya pada Keyla.


"Mall ini milikku! Istriku akan berbelanja mana ada orang yang boleh menggangunya!" Jawab Martin datar dengan tak menoleh.


Dia bilang mall ini miliknya, kenapa aku baru menyadari jika suaminya kaya raya.


Mata Keyla terbelalak dia tak menduga jika Martin adalah pemilik mall terbesar itu. Keyla memang tidak ingin mencari tau seberapa kaya suaminya karna dia tak memandang Martin dari harta. Keyla mencinta Martin apa adanya bukan karna ada apanya. Bahkan awal bertemu dengan Martin Keyla menganggap perkejaan Martin adalah simpanan tante tante. Dan Keyla pikir saat menolong perusahaan ayahnya yang hampir bangkrut! Keyla mengira jika Martin memakai uang para wanita itu! Tapi yang terjadi malah sebaliknya Martin seorang pengusaha sukses yang tajir melintir.


"Kak kamu pemilik mall ini! Lalu kejadian beberapa waktu yang lalu apa kamu juga yang menyelesaikannya?" Tanya Keyla dengan wajah kelihatan sangat penasaran.


Menghentikan langkahnya dan menatap Keyla, "Tentu saja! Aku habisi mereka semua yang berani menyentuhmu, sayang," Ucapanya terdengar lembut tapi entah mengapa arti dari kata katanya bisa saja membuat orang yang mendengarkannya lemas seketika. Bahkan tubuh Keyla merinding seketika setelah mendengar ucapan Martin.

__ADS_1


Menyatuhkan alisnya, "Jangan jangan kamu menyuruhnya tutup toko kak!" mencoba memperjelas karna masih merasa penasaran.


Menarik salah satu senyumanya, "Bukan hanya itu! Besok harinya pemilik perhiasan tersebut mengumumkan kebangkrutannya dan tidak boleh masuk kembali ke kota ini!" jelas Martin.


Apa yang dia ucapkan barusan! Aku tak percaya dia bisa sekejam itu sama manusia. Hei kamu kan manusia mana boleh jahat sampai tingkat neraka. ucap Keyla dalam diam.


Key tak tahu bahkan suaminya bisa lebih kejam lagi dari itu, Martin sangat membenci ada sesuatu yang tidak berjalan sesuai keinginannya. Pak Hendro lah yang selalu membuat semuanya sempurna namun sejak kedatangan Keyla pak Hendro sedikit kesulitan mengendalikan apapun yang ada dihadapan majikanya itu. Karna sikap Keyla yang sulit diatur, namanya juga masih sekolah pastilah Keyla masih menunjukkan sikap manja dan suka membangkang itu wajar bukan jika melihat umurnya yang masih belasan. Bahkan baru lulus SMA.


Keyla tak bertanya apapun lagi, dia merasa ngeri dan ada rasa takut yang tiba tiba menggerogoti tubuhnya setelah mendengar apa yang di ucapkan suaminya tadi. Hanya karna masalah sempeleh Martin bisa marah sampai begitu mengerikan. Menurut Keyla itu memang masalah sempeleh tapi menurut Martin itu sebuah kejahatan yang tidak bisa dimaafkan.


"Selamat datang tuan muda, ada yang bisa saya bantu?" Tanya pelayan cantik tersebut dengan nada suara terdengar begitu merdu.


Menatap dengan wajah datar, "Layani istriku! Jika dia tidak merasa puas, habis kalian semua!" ancam Martin sembari matanya menyapu seluruh kepegawaian toko tersebut dengan tatapan dingin seperti batu es.


Tubuh para pegawai toko itu gemetaran seketika saat mendengar apa yang Martin ucapkan tadi. Pelayan toko itu mengajak Keyla melihat baju, tapi Keyla masih tidak mau bergeming dari tempatnya berdiri, dia memasang wajah kesal dan membuat Martin kebingungan. Wajah Martin yang tadinya datar kini menjadi sendu setelah melihat wajah jutek Keyla hawa dingin yang tadi dia tunjukkan pada pelayan toko itu kini sudah tidak terlihat lagi.


"Sayang cepatlah pilih baju," Perintah Martin sembari menaruh tangannya di bahu Keyla. Martin menatap istrinya itu dengan kebingungan karna wanita lain biasanya tanpa di suruh mereka akan memborong baju dan tas bermerek yang ada didalam toko yang harganya terkenal sangat mahal dan mempunyai kualitas terbaik itu.

__ADS_1


Membuang pandangannya, "Aku tidak ingin itu semua!" jawab ketus sembari menaruh tangannya diperut.


Para pelayan semakin berdecak kagum bagaimana mungkin CEO yang terkenal kejam dan dingin itu bisa bersikap begitu lembut pada seorang gadis kecil. Karna biasanya Martin sangat terlihat dingin jika sedang berjalan dengan mantan kekasihnya dulu. toko itu adalah tempat Martin membawa kekasihnya jika sedang berbelanja jadi para pegawai itu paham sekali dengan perilaku Martin. Dan baru kali pertama Martin menunjukkan sisi lembutnya pada seorang wanita dihadapan umum.


"Aku mau pulang! Kamu tidak memenuhi janjimu!" Cetus Keyla sembari berbalik arah. Martin yang mengetahuinya pun segera memeluk tubuh istrinya dari belakang.



Memeluk tubuh istrinya dari belakang dengan tersenyum lembut, "Sayang, jangan marah lihatlah aku sudah membawa apa yang kamu inginkan." ucap Martin berbisik lembut ditelinga Istrinya.


SETELAH BACA JANGAN LUPA VOTE YANG BANYAK YA ☺️☺️☺️


TINGALKAN LIKE DAN JUGA KOMENTAR AGAR SAYA LEBIH SEMAKIN SEMANGAT LAGI UNTUK UPDATE TERATUR ☺️☺️☺️


TINGALKAN JUGA KRITIK DAN SARAN SUPAYA SAYA BISA MEMBUAT NOVEL YANG LEBIH BAGUS LAGI. SELAMA KRITIK DAN JUGA SARAN MASIH DALAM BATAS WAJAR DAN SOPAN MAKA SAYA SANGAT MENGAPRESIASI 😊😊😊


SALAM HANGAT DARI SAYA (KHAIRIN NISA)

__ADS_1


__ADS_2