Di Paksa Menikahi CEO

Di Paksa Menikahi CEO
Kehilangan


__ADS_3

Setelah mendengar apa yang di ucapkan oleh pelayan Key pun menangis sesengukan bak kehilangan teman terbaiknya, itu memang sebuah boneka. namun menurut Key itu adalah teman terbaiknya karna sudah bertahun tahun Key tidur selalu di temani boneka tersebut. bahkan yang paling membuat orang bergidik ialah waktu boneka kelinci tersebut sedang di cuci dan masih basah, Key pun tak hentinya merengek dan menangis sesengukan hingga membuat Sinta tak sampai hati melihat Keyla kecil yang masih berusia 5 tahun tersebut terus terusan menangisi boneka yang masih di jemur nya.


Sinta terpaksa memberikan boneka Key, dan setelah Boneka tersebut sudah berada di tangannya. Keyla pun segera mendekapnya dan menciumi boneka yang masih terlihat belum kering itu.


"sayang mama akan memberikan yang baru" ucap Sinta sembari menyeka air mata Keyla


"aku tidak mau yang baru ma. . aku hanya mau Cici" ucap Keyla sembari menepis lembut tangan Sinta dan berlari menuju kamarnya


Sinta pun tak kaget dengan penolakan Keyla karna memang dari dulu Keyla tak pernah mau mengganti boneka kesayangannya.


"apa kalian sudah mencari di setiap sudut kamar Keyla" ucap Sinta pada pelayan rumahnya


"sudah nyonya. . bahkan kami mencari di setiap sudut ruangan. .! namun boneka nona Key masih belum di temukan" ucap salah satu pelayan


"baiklah, pergilah lanjutkan perkerasan kalian" ucap Sinta pada pelayan rumahnya


Di dalam kamar


""Setelah memasuki kamar, Keyla segera melangkah menuju sofa yang ada di dalam kamarnya dan menjatuhkan kasar tubuh nya ke sofa tersebut dengan wajah yang kelihatan di tekuk. tak lama kemudian ponsel Keyla mulai berdering. .

__ADS_1


Meong . . meong. . suara dering ponsel Keyla. namun Keyla seperti Engan mengangkat telvon tersebut namun hampir 10 kali ponsel Keyla berdering karna mulai merasa terganggu Key pun terpaksa menarik tubuhnya dari sofa dan melangkah mendekati meja belajar miliknya, dan segera meraih ponsel yang kelihatan masih berdering tersebut.


Di lihatnya dari ponsel miliknya namun sebuah panggilan telvon tanpa nama. ketika Keyla hendak mengangkat telvon tersebut namun sebelum sempat Key memencet tombol yang berwarna hijau di layar ponselnya. pangilan tersebut langsung terputus dan semakin membuat geram Keyla


"siallll. . siapa yang menganggu ku di saat seperti ini" ucap Keyla jengkel sembari mengengam erat ponsel miliknya dan


Tak lama kemudian kembali terdengar bunyi ponsel Keyla, namun jika di dengar dari bunyinya bukanlah pangilan telvon melainkan nada bunyi pesan masuk. .! Keyla pun segera menggeser layar kunci ponsel miliknya dan di lihatnya nomor yang tak di kenalnya tadi. dengan Engan Keyla pun membuka pesan WhatsApp tersebut sembari berbaring pelan di ranjangnya.


Dan Keyla terlihat terbelalak kaget melihat isi dari WhatsApp tersebut, dan segera menarik kembali tubuhnya hingga kembali terduduk di ranjang


[ apa. . kamu sedang mencari boneka **** milik mu ~ Martin ]


[ dasar. . ****. . dia bukan **** tapi dia ๐Ÿฐ kelinci lucu sahut Key dengan mata melotot ~ Keyla]


[ aku akan membuang Bonek busuk ini. . ! jika kamu tidak mengambilnya ๐Ÿ˜’~ Martin ]


[ awas saja jika kamu barani menyentuh nya. . ! kirim alamat rumah mu aku akan datang menjemput Cici๐Ÿ˜‘ ~ Keyla ]


[ nama itu terlalu bagus untuk boneka **** ๐Ÿ˜†. . ! ~ Martin ]

__ADS_1


[ tutup mulutmu. .! jangan berani memanggil Cici seperti itu. aku akan segera datang ~ Keyla ]


Setelah menutup percakapan di WhatsApp tersebut Keyla pun bergegas masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri. dengan terburu buru Keyla pun mengosok kasar tubuhnya dengan busa. . tak lama kemudian Keyla keluar dari kamar mandi dan segera Menganti baju . tanpa make up wajah polos Keyla terlihat lebih mempesona dan berbeda dari gadis lainnya yang penuh make up. .


Keyla segera meraih tas ranselnya dan memasukkan ponselnya ke dalam tas yang di bawahnya kemudian melangkah menuruni tangga dengan langkah panjang. sebelum berangkat menemui Martin, Keyla terlebih dulu mencari Sinta untuk berpamitan


"ma. . mama. . . ma. . " panggil Sinta namun belum menemukan keberadaan mamanya dan Keyla pun segera menghampiri bik Ina yang terlihat sedang membersihkan ruang tamu.


"bik. . apakah bik Ina melihat Mama" tanya Keyla dengan sopan


"nyonya. . tadi pamit pergi sebentar, namun nyonya tak memberi tau dia akan pergi ke mana" sahut Bik Ina


"baiklah bik. . jika Mama pulang tolong bilang padanya, kalau Key pergi keluar sebentar" ucap Keyla. namun ketika Keyla hendak melangkah pergi segera di hentikan oleh bik Ina


" nona. . baru sembuh seharusnya nona Key istirahat dulu. jika perlu sesuatu biar bibik saja" ucap bik Ina karna tak ingin melihat Keyla jatuh sakit lagi


"saya sudah sembuh bik. . jangan khawatir Key akan segera kembali" ucap Keyla sembari menyungingkan senyumannya. . dan berlalu pergi menuju mobil miliknya dan menyuruh oak Hari mengantarnya ke kediaman Martin. .


Setelah baca jangan lupa like dan komen terimakasih. โ˜บ๏ธโ˜บ๏ธ

__ADS_1


__ADS_2