
Keiko sudah ada didalam mobilnya dia sedang mendengarkan musik dari radio mobilnya wanita itu bernyanyi dengan sangat keras sembari menatap kearah jalanan yang terlihat macet pada pagi itu. Tangan Keiko mulai bergerak kearah volume radionya dia mengeraskan volume musiknya, mungkin dia merasa jenuh karna jalanan masih terlihat macet dan banyak di padati kendaraan beroda empat.
Rumah Yukie sahabat Keiko.
Keiko mulai memasuki gerbang rumah Yukie sahabat baiknya yang tadi pagi bicara dengannya di WHATSAPP. Terlihat dua scurity rumah tersebut segera membukakan gerbang utama untuk Keiko. Setelah gerbang terbuka mobil Keiko segera masuk perlahan dan berhenti persis di depan rumah Yukie.
Rumah yang tidak kalah mewahnya dari kediaman Keiko, namun terlihat sepi karna kedua orang tua Yukie lebih sering berada di Eropa, kedua orang tua Yukie sedang sibuk dengan bisnisnya disana dan hanya Yukie saja yang tinggal dirumah besar tersebut ditemani para pelayan.
Pelayan rumah tersebut segera menghampiri Keiko yang baru saja turun dari mobil, "Nona Keiko tumben pagi begini sudah datang?"
"Iya Bi tadi Uda janjian sama Yukie! Sekarang dimana dia?" Keiko Bicara sembari celingukan sedang mencari keberadaan sahabatnya itu.
"Nona Yukie sedang ada didalam kamarnya, Nak Keiko. Dan tidak biasanya nona Yukie bangun pagi seperti ini apa lagi ini masih pukul 08.00," Jawab pelayan tersebut sembari berjalan di belakang Keiko.
__ADS_1
"Biar aku yang membangunkannya sendiri! Bibi lanjutkan saja perkerjaan ya." Sahut Keiko sembari menaiki anak tangga rumah Yukie.
Keyko dan Yukie sudah berteman sejak lama jadi tak heran jika para perkerja rumah tersebut mengenal Keiko semua. Bahkan Keiko juga sudah biasa keluar masuk rumah tersebut bisa dibilang Keyko sudah seperti saudara Yukie dan kedua orang tua mereka pun juga saling akrab seperti sebuah keluarga.
Keiko kini sudah masuk dia sedangberdiri persis didepan pintu kamar Yukie, dengan perlahan dia membuka pintu kamar itu tanpa mengetuknya karna dia tau jika sahabatnya pasti lagi berada di pulau kapuk alias sedang tidur manja. Setelah pintu tersebut terbuka Keiko segera masuk dan matanya langsung tertuju kearah ranjang dan benar saja di sana sahabatnya sedang melangsungkan mimpi indahnya jika dilihat dari wajahnya yang senyum-senyum sendiri saat tidur.
"Yukie bangun!" Ucap Keiko sembari menggoyangkan pelan lengan sahabatnya itu hingga beberapa saat namun masih saja belum ada tanda-tanda jika wanita itu akan membuka matanya. Mata Keiko mengarah pada gelas yang berisikan air putih yang ada di rak yang ada disamping ranjang Yukie,
"Waaaaaa, apa yang kau lakukan!" Teriakkan Yukie mulai terdengar saat sentuhan lembut air tiba-tiba masuk kedalam mulutnya yang setengah terbuka itu.
"Eheheh! Akhirnya kau bangun juga sahabatku," Sindir Keiko dengan senyuman usil tersirat di bibirnya.
"Jerk (Brensek)!" Yukie mengumpat sembari beranjak dari ranjang dan langsung masuk kedalam kamar mandi yang ada didalam kamarnya.
__ADS_1
Tak lama kemudian Yukie sudah terlihat lebih segar dari sebelumnya, dia berjalan keluar dari kamar mandi dan melihat Keiko sedang sibuk memainkan ponselnya.
"Apakah benar Martin sudah menikah?" Yukie bertanya sembari duduk di sudut ranjang dan tangannya sibuk mengeringkan rambutnya dengan handuk putih kecil yang dia bawa.
"Ya! Dan kau tau istri kecilnya yang bernama Keyla itu sangat menjengkelkan dia bahkan mempermalukanku di hadapan banyak orang!" Ucap Keiko dengan emosi menggebu-gebu.
"Aku tidak percaya kau dikalahkan oleh gadis ingusan sepertinya." tadi pagi di WHATSAPP Keiko sudah menceritakan bagaimana sikap Keyla, pada Yukie namun Yukie masih juga tidak mau percaya.
"Kau akan tau sendiri nantik jika berhadapan dengan rubah kecil itu. Dia terlihat polos namun siapa yang sangka jika dia sangatlah licik." Ujar Keiko sembari mengepalkan jari-jari tangannya karna merasakan emosi yang teramat sangat jika dia menginginkan wajah polos Keyla.
"Hahaha! Aku jadi penasaran bagaimana si rubah kecil itu mampu membuatmu sampai marah sampai seperti ini." Sindir Yukie beberapa kali karna dia tak percaya dengan apa yang sahabatnya ucapkan barusan.
Yukie jangan sombong seperti itu jika kamu belum mengenal si rubah kecil kesayangannya CEO Martin. Harusnya kamu temui orangnya dulu sebelum bicara seperti itu karna aku takut jika kamu menyesal.
__ADS_1
jangan lupa baca novel baru khairin Nisa yang berjudul "Kontrak Pernikahan Tuan Arogan." bisa di baca di Mangatoon atau Noveltoon