
Didalam mobil.
Pak Hen sedang fokus mengemudi, jalanan yang terlihat sepi karna masih sangat pagi hingga jarang sekali ada ke kendaraan yang melintas. Di mobil hanya ada Martin, Keyla dan juga Pak Hen. Resni pulang mengendarai mobilnya sendiri.
Tak ada satupun yang berbicara didalam mobil tersebut hingga hanya terdengar bunyi mesin mobil saja yang menyala, Keyla duduk dekat jendela pandangannya menyapu setiap jalanan yang dia lewati. Keyla seperti sedang merasa kesal dengan Martin karna Martin membohongi dirinya tentang identitas aslinya. Martin terlihat beberapa kali melirik kearah Keyla.
Langit senja sungguh indah warnanya pink bercampur keunguan Sungguh memanjakan setiap mata yang memandangnya. Jalanan yang masih sepi membuat Keyla bisa melihat laut dengan sangat jelas ya rumahnya yang berada di dekat pantai selalu disuguhkan pemandangan yang sangatlah indah dan mempesona. Tapi hati Keyla masih terasa tidak nyaman jika mengingat akan identitas Martin sekarang.
Pastilah Keyla merasa jengkel jika mengingat identitas Martin, bahkan Keyla sampai berhemat karna berfikir Martin tidak memiliki uang hingga beberapa hari yang lalu Martin sampai menumpang makan dirumahnya. Tak taunya Martin malah memilih banyak uang tapi dia pelit tidak mau membagikannya untuk Keyla. Begitu kira-kira yang ada didalam hati gadis kecil yang sekarang mulai tumbuh dewasa itu.
Mengeser tubuhnya sedikit mendekati Keyla. "Kamu marah padaku karna aku tak memberitahumu tentang identitas ku?" tanya Martin sembari menatap kearah Keyla.
Jelas aku marah, kau sangat pelit dan selama menikah tidak pernah memberikanku uang sepeserpun aku kira kau miskin jadi aku tak mau kau terbebani! Tak taunya kau sangat kaya raya bahkan orang sangat kaya di kota ini. Bagaimana mungkin kau bisa tega membiarkanku kelaparan beberapa hari yang lalu, Huh! lihat itu wajah sombongnya seakan sudah menyatu pada pembuluh darahnya dia sedang merayuku agar tak merajuk lagi tapi kenapa wajah sombongnya itu masih belum hilang dan yang paling membuatku kesal kenapa dia bisa memilih wajah yang begitu ganteng sih aku kan jadi bingung jika dia bertemu wanita cantik yang ada diluar sana. gerutu Keyla dalam hati sembari melirik kearah Martin.
Keyla hanya diam dia tak mau bicara dia segera mengalihkan pandangannya menatap keluar jendela dengan bibir mengerucut. Sangat jelas terlihat jika Keyla merasa kecewa dengan Martin. Pak Hen yang tadinya fokus mengemudi mulia melirik kearah Martin dan Keyla dari kaca spion.
Pak Hen tak pernah melihat Martin kebingungan seperti itu dia biasanya tak perduli jika wanitanya sedang marah dia malah akan memutuskan hubungannya dan mencari wanita lainnya, tapi kini yang Pak Hendro lihat berbeda Martin malah sibuk merayu Keyla agar tak merajuk lagi.
_ _ _ _
__ADS_1
Tak lama kemudian mobil yang dikemudikan oleh pak Hendro mulai memasuki halaman rumah Martin, Baru saja pak Hen mematikan mesin mobilnya Keyla dengan kasar segera membuka pintu mobil tersebut dan segera menutupnya dengan keras. Keyla berlari masuk kedalam rumah tanpa menoleh pada Martin. Pak Hen turun dari mobil dan membukakan pintu untuk majikanya sembari membungkukkan badannya.
"Pulanglah!" Ucap Martin singkat sembari langsung berjalan masuk kedalam rumah.
Mobil Pak Hendro keluar dari halaman rumahnya dan perlahan mulai pergi menjauh.
Keyla segera berlari menaiki anak tangga dan masuk kedalam kamarnya, dia terlebih dulu mengambil baju tidurnya dan segera masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Keyla menyalakan shower air yang ada didalam kamar mandinya.
Aku masih tidak percaya, aku menikahi orang hebat sepertinya! Pantas saja dia sering gonta-ganti pacar ternyata dia orang yang memiliki banyak uang. Apakah dia benar-benar mencintaiku tapi dia sangat tampan dan juga kaya pasti banyak wanita diluar sana yang sedang mengincarnya. Kenapa aku bisa jatuh cinta padanya dan kenapa juga aku sekarang malah cemburu padanya. Keyla tak hentinya bicara sendiri dari dalam kamar mandi.
Gadis kecil itu sudah bisa merasakan rasa cemburu! Hatinya bahkan tidak tenang jika mengingat suaminya di kelilingi oleh waniat cantik yang ada diluar sana.
Beberapa saat kemudian Keyla mulai keluar dari kamar mandi dan dia melihat Martin yang sudah berganti piyama tidurnya. Ternyata Martin sudah membersihkan tubuhnya di kamar mandi yang ada dilantai bawah. Keyla duduk di depan meja riasnya dia masih mengeringkan rambut basahnya karna habis keramas.
Untuk sesaat ruangan itu mulai terlihat sepi, suara Martin mulai terdengar dan memecahkan kesunyian dalam kamar tersebut, "Sayang maafkan aku, mulai sekarang aku tidak akan berbohong padamu lagi!" ucap Martin Keyla masih diam dia tak menjawab ucapan suaminya.
Menatap Martin, "Benarkah sebagai gantinya apa yang akan kau berikan padaku? Selama ini aku sudah berhemat dan uang tabunganku sudah hampir habis!" ucap Keyla sembari mengerutkan dagunya.
Tersenyum kecil karna permintaan Keyla sangatlah muda Martin Berikan, "Aku akan memberikanmu tas mahal, mobil, baju dan barang pengeluaran terbaru yang ada diberbagai negara!" Ucap Martin dengan penuh percaya diri. Keyla sama sekali tak tergoda dengan apa yang Martin ucapkan dia malah menyatukan alisnya menatap kearah Martin dengan merenggut.
__ADS_1
Martin sangat bingung kenapa Keyla tak tertarik dengan apa yang dia ucapkan, karna semua wanita yang bertemu dengannya pasti akan sangat bahagia jika di belikan banyak barang barang mewah yang harganya fantastis itu. Tapi Keyla berbeda dengan wanita lainnya dia justru semakin marah mendengar ucapan Martin yang seakan menghina harga dirinya karna Keyla berbeda seperti wanita matre lainya yang mendekati Martin hanya untuk mendapatkan hidup mewah dan glamor saja.
Membuang pandangannya, " Aku tidak butuh semua itu!" Cetus Keyla dengan nada suara terdengar sangatlah geram.
Martin mulai memutar otaknya dan dia akhirnya menemukan cara untuk meluluhkan hati istrinya. "Besok aku akan mengajakmu jalan jalan dan aku juga akan mengajakmu untuk membeli gula kapas," ucap Martin dan tanpa dia duga Keyla malah tersenyum sumringah mendengar apa yang dia ucapkan.
Keyla memeluk hangat tubuh suaminya itu bahkan rasa takut akhibat kejadian di Club itu sudah Keyla lupakan dia kini sedang berpelukan di sofa dan wajahnya kelihatan sangat tenang didalam dekapan suaminya.
Dia memang sangat berbeda dari wanita lainnya, aku sangat beruntung karna bisa bersamanya! Istri kecilku yang sangat aku cintai dan kasihi kumohon jangan tingalkan aku walaupun kelak kamu tau kenyataan tentangnya! Martin bergumam dalam hati sembari mengendong Keyla dalam pelukannya.
Martin menaruh tubuh Keyla perlahan di ranjang, Martin mematikan lampu yang ada di laci samping tempat tidurnya. Ruangan itupun sekarang menjadi gelap gulita.
Berbisik dengan lembut ditelinga Keyla, "Sayang bolehkah aku!" Sebelum Martin menyelesaikan kata-katanya Keyla sudah mengecup lembut bibir suaminya itu.
HABIS BACA JANGAN LUPA VOTE YANG BANYAK YA ☺️☺️☺️
TINGALKAN KRITIK DAN JUGA SARAN SUPAYA SAYA LEBIH SEMAKIN SEMANGAT LAGI UNTUK UPDATE TERATUR ☺️☺️☺️ SETIAP KOMENTAR PARA READERS SEMUA PASTI SAYA SEMPATKAN UNTUK BACA WALAUPUN SAYA TIDAK BISA MEMBALAS SEMUA KOMENTAR TERSEBUT.
BERIKAN JUGA KRITIK DAN SARAN SUPAYA SAYA BISA MEMBUAT NOVEL YANG LEBIH BAGUS LAGI. SELAMA KRITIK DAN JUGA SARAN MASIH DALAM BATAS WAJAR DAN SOPAN MAKA SAYA SANGAT MENGAPRESIASI 😊😊😊
__ADS_1
KLIK FOTO PROFIL SAYA DAN IKUTI AKUN MANGATOON SAYA. SERTA SEMPATKAN BACA NOVEL SAYA YANG LAINNYA.
FOLLOW IG SAYA. KHAIRIN NISA.