Di Paksa Menikahi CEO

Di Paksa Menikahi CEO
Kasmaran Part 2


__ADS_3

Martin bukan hanya menuruti keinginan istrinya bahkan tak tanggung-tanggung Martin menyuruh koki handal yang ada di rumahnya untuk membuatkan gula kapas. Tentu saja bukanlah hal yang mudah untuk koki tersebut membuatkan keinginan majikanya, bahkan koki tersebut sampai harus belajar membuat gula kapas itu dari penjual gula kapas faforit Keyla. Martin sengaja menyuruh koki yang ada di rumahnya itu membuatkan langsung dihadapan Keyla. Bau manis dari gula kapas itu mulai tercium masuk sampai kedalaman ruangan tempat Keyla berada, Keyla tersenyum sembari mengendus ngendus bau yang sangat memanjakan Indra penciumannya itu beberapa kali. Tak hanya dia bahkan para pegawai lainnya pun terheran heran bagaimana bisa orang kejam seperti Martin bisa bersikap romantis seperti itu. Bau manis gula kapas itu dalam sekejap memenuhi ruangan toko baju itu.


Pak Hendro melangkah mendekati Martin yang masih memeluk Keyla dari belakang, membungkukkan badannya, "Tuan muda, semuanya sudah siap." Setelah mendengar apa yang asistennya ucapkan, Martin segera melepaskan pelukannya pada istrinya dan mengandeng istri kecilnya itu keluar ruangan.


Keyla melihat ada puluhan gula kapas yang telah di buat oleh koki handal suaminya itu, namun ada satu Gula kapas yang ukurannya lebih besar dari gula kapas lainya dan gula kapas itu berbentuk hati dan berwarna pink warna kesukaan Keyla, Martin sengaja menyuruh kokinya membuatkan bentuk hati karna dia ingin memberikan kejutan sekaligus menyatakan cintanya pada gadis yang beranjak dewasa itu.


Martin berjalan kemeja panjang yang ada didepan toko. Dan dia segera mengambil gula kapas yang berbentuk hati itu, sedangkan Keyla masih diam didepan pintu toko karna dia seakan tak percaya membayangkan bahwa suaminya akan memberikan kejutan yang sangat romantis, Keyla tak pernah memikirkannya sebelumnya jika suaminya itu bisa melakukan apapun untuk membuatnya bahagia.


Martin berjalan mendekati Keyla sembari membawa gula kapas tersebut, Kini Martin sudah ada dihadapan istrinya dan dia segera membungkukkan badannya didepan Keyla.


Pak Hendro hanya diam menatap kearah majikanya yang sedang kasmaran itu, pegawai toko saling memandang satu sama lain mereka heran dengan apa yang Martin lakukan bahkan lebih jelasnya mereka merasa negeri dengan perubahan drastis yang Martin lakukan.


Membungkukkan badannya sembari mengulurkan gula kapas berbentuk love itu, "Sayang, aku sangat mencintaimu maukah kau mendampingiku selamanya? Walaupun akan datang masalah yang besar dikemudian hari nanti?" Tanya Martin sembari menatap Keyla dengan wajah serius.


Tersenyum manis sembari mengambil gula kapas yang Martin berikan, "Aku juga sangat mencintaimu kak! Tapi apakah kamu bisa setia dan memegang janjimu?" Tanya Keyla balik sembari menatap kearah Martin dan tangannya memegang gula kapas love itu.

__ADS_1



Memegang tangan Keyla sembari masih berlutut didepan istrinya, "Aku akan berikan semua yang kau inginkan,sayang. Kau minta satu maka aku akan memberikanmu dua! Jika kamu meminta sesuatu yang tidak masuk akal sekalipun, aku bisa menjadi pemimpin yang tidak masuk akal demi untuk memuaskan hatimu!" ucap Martin sembari beranjak berdiri dan mengecup kening istrinya itu.


Keyla memeluk tubuh Martin, dan beberapa saat kemudian mereka mulai melepaskan pelukannya, Keyla berjalan masuk kedalam toko baju dia berjalan sembari sesekali mencomot gula kapas yang ada ditangannya itu, Martin berjalan menuju sofa yang ada di sudut ruangan tersebut dan segera mendudukinya.


Sangat terlihat jelas jika kedua insan itu tengah dimabuk cinta dan wajah malu malu jelas terlihat dikedua ya, bahkan Martin tak bisa memalingkan pandangannya dari istri kecilnya itu.


Salah satu pelayan mulai berjalan menghampiri Keyla, pelayan tersebut membungkukkan badannya terlebih dahulu sebelum bicara, "Nona muda desain seperti apa yang anda inginkan," tanya pelayan tersebut sembari menyungingkan senyumannya.


"Tidak nona, kami semua sedang diet!" Tolak pelayan toko itu, setelah mendengar ucapan pelayan itu wajah Keyla terlihat sangat kecewa.


Martin menatap tajam kearah pelayan toko yang tadi diajak bicara oleh istrinya itu, "Ehem. . ehem. . !" suara Martin bagaimana petir yang yang tengah menyambar nyambar ditengah kegelapan malam. Pelayan itu segera melirik kearah asal suara tersebut. Dilihatnya Martin sedang menatapnya dengan tatapan membunuh.


Berani menolak, habis kamu! Kamu bilang sedang diet kan! Sekalian jangan makan seumur hidup!" Begitu kira kira arti dari sorot mata tajam Martin.

__ADS_1


Tubuhnya merinding seketika setelah melihat tatapan CEO galak itu. "Nona muda, ayo saya temani menghabiskan gula kapas." ucap pelayan tersebut sembari memaksakan senyumannya. Mereka lebih memilih menuruti keinginan CEO Martin dari pada harus mati kelaparan.


Wajah Keyla langsung berubah menjadi sumringah dia kemudian melambaikan tangannya pada Hendro. Pak Hendro yang mengetahuinya pun segera berjalan sembari membawa beberapa tusuk gula kapas. Pak Hendro memberikannya pada para pelayan itu. Mereka makan bersama. Tak lama kemudian Pak Hendro mendengar bunyi ponselnya mulai berdering. Pak Hendro segera keluar ruangan dan mengangkat panggilan tersebut, setelah beberapa saat Pak Hendro masuk kembali kedalam toko dan segera berjalan menghampiri Martin. Setelah mendengar apa yang Pak Hendro bicarakan Martin berdiri kasar dari posisi duduknya kemudian berjalan menghampiri Keyla yang masih sibuk memilih baju.


Entah apa yang Pak Hendro bicarakan sampai wajah Martin kelihatan sedang tidak baik-baik saja, berdiri dihadapan Keyla, "Sayang, kamu disini dulu ya aku ada urusan penting!" bisik Martin tanpa merasa keberatan Keyla hanya bisa menganggukkan kepalanya karena dia tak ingin membuat Martin sedih karna harus meninggalkannya di mall tersebut sendirian.


Keyla menatap punggung suaminya yang mulai menjauh.


SETELAH BACA JANGAN LUPA VOTE YANG BANYAK YA ☺️☺️☺️


TINGALKAN LIKE DAN KOMENTAR AGAR SAYA LEBIH SEMAKIN SEMANGAT LAGI UNTUK UPDATE TERATUR. SAYA SELALU SEMPATKAN BACA SETIAP KOMENTAR PARA READERS SEMUA.


BERIKAN JUGA KRITIK DAN SARAN KALIAN SUPAYA SAYA BISA MEMBUAT NOVEL YANG LEBIH BAGUS LAGI, SELAMA KRITIK DAN JUGA SARAN MASIH DALAM BATAS WAJAR DAN SOPAN MAKA SAYA SANGAT MENGAPRESIASI 😊😊😊


KLIK FOTO PROFIL SAYA DAN IKUTI AKUN MANGATOON SAYA. SERTA IKUTI KARYA SAYA LAINYA TERIMAKASIH.

__ADS_1


SALAM HANGAT (KHAIRIN NISA)


__ADS_2