
Perubahan raut wajah Sinta sangatlah terlihat jelas, Keyla kebingungan dengan sikap Sinta yang diam seribu bahasa dengan menundukkan pandangannya. Bahkan Keyla juga terlihat serius melihat raut sedikit yang terpancar di wajah wanita paruh baya itu.
"Ma, Memangnya kenapa dengan kak Jeni? Dan aku juga Mama, larang menghubungi kak Jeni. Aku sangatlah merindukannya, Ma!" Tanya Keyla dengan mata berkaca-kaca. Gadis itu seperti mencurigai sesuatu.
Pasti ada yang tidak beres dengan kak Jeni, kenapa pas hari pernikahanku mereka tidak mengundang kak Jeni dan aku juga mereka larang menghubungi kak Jeni. Padahal aku ingin sekali menceritakan tentang pernikahanku padanya.
Ahem ahem!
__ADS_1
Bunyi seorang pria yang tak asing ditelinga mereka berdua, pria itu ialah Martin! Ternyata sejak tadi Martin menguping perbincangan mereka berdua, Martin berjalan semakin mendekat dan pria itu segera mendudukkan tubuhnya disamping istrinya sembari berkata.
"Jeni sedang sibuk mengurus bisnis Papamu! Jangan ganggu dia untuk sementara waktu, lihatlah kamu membuat Mama Sinta bersedih," ucap Martin sembari menatap tajam kearah Sinta.
Sinta hanya bisa memaksakan senyumannya mendengar apa yang Martin ucapkan. Tak lama Keyla dan Martin pamit masuk kedalam kamar. Mereka berdua berjalan beriringan menaiki anak tangga dan setelah mereka tiba didalam kamar Keyla, Martin segera mengunci pintu kamar tersebut dan segera berjalan mematikan sakral lampu yang ada didalam kamar tersebut.
Martin tersebut devil dan menyalakan senter yang ada didalam ponselnya, Keyla segera menatap kearah cahaya tersebut. Dilihatnya Martin sudah bertelanjang dada dan berjalan kearahnya, gadis itu ketakutan karna sikap Martin yang tiba-tiba dan Keyla berjalan mundur. Dilihatnya kebelakang ada tirai dan gadis itu segera meraih tirai Tersebut dan menutup tubuhnya dengan tirai berwarna pink itu. Seringai licik mulai tersirat dibibir manis suaminya itu. Gadis itu masih saja tidak pintar bersembunyi! Keyla memejamkan matanya dibalik tirai.
__ADS_1
Martin segera membuka kasar tirai yang menutupi tubuh istrinya itu, dilihatnya dalam remang cahaya lampu yang menerobos dari jendela kamar Keyla, gadis lugu dan imut itu masih memejamkan matanya erat-erat, Martin mengigit bibir bawahnya karna tak tahan melihat sikap lugu istrinya itu dia segera memeluk tubuh kurus sang istri dan mencium lembut bibir mungilnya yang semanis madu asli, Keyla hanya bisa diam dan semakin menutup rapat bibirnya. Gadis itu masih memejamkan matanya sedangkan Martin semakin menikmati ciuman itu walaupun Keyla tak menanggapi sedikitpun gairahnya itu.
Tentu saja Keyla hanya diam saja karna gadis itu bahkan tidak pernah berciuman sama sekali, dan Martin adalah my first Kiss pertamanya!
Eh tunggu, apa ini kenapa jantungku berdetak lebih cepat dari sebelumnya! Padahal aku sudah makan dan perutku juga masih terasa kenyang. Kenapa aku tidak menolak ciumannya seperti yang sebelumnya. Aku malah seakan menerima suka rela ciuman kak Martin! Pasti ada yang tidak beres dengan otak ku akhir-akhir ini. Ditengah gelapnya ruangan kamar tersebut Keyla kebingungan dengan apa yang sedang dia rasakan.
MAAFKAN ATAS KESALAHAN UPDATE SEMALAM, AUTHOR SANGAT MENYESAL.
__ADS_1
KARNA KESALAHAN JARINGAN JADI UPDATE 4/5 BAB YANG SAMA. AUTHOR HANYA MANUSIA BIASA JADI HARAP PARA READERS BISA MEMAKLUMINYA. .