
Setelah mendengar Merlin mengucapkan kata senang senang! Raut wajah cantik keyla seakan berubah menjadi merah padam itu bukan rona merah akhibat kasmaran namun sebaliknya itu adalah rona merah akhibat kecemburuan Keyla yang sudah tidak bisa ditahan lagi. Sekertaris Hen baru masuk kedalam gedung namun dia tak menyapa Keyla malah justru pergi meninggalkan Keyla entah apa yang sedang ada dipikiran Pak Hen hingga dia tak menegur Nona mudanya yang sedang terbakar api cemburu itu.
Roza Melirik Keyla dengan tatapan sinis dan Roza segera berlalu pergi begitu saja. Keyla berjalan mendekati Roza dengan mengepalkan tangannya. Tubuhnya semakin terbakar rasa cemburu namun Keyla tetap saja mencoba menahan amarahnya yang hampir meledak itu. "Kak Roza, bisakah kau ajak aku untuk menemui CEO Martin?" pinta Keyla dengan memaksakan senyumannya pada Roza. Sebenarnya Keyla tak ingin Tersenyum dia justru ingin menyeret Roza untuk keluar dari gedung itu tapi Keyla masih mencoba menahan amarahnya.
Plakkk!
Roza menampar pipi Keyla dengan sangat kencang sampai Keyla membuang mukanya karna terlalu kerasnya tamparan Roza Barusan, sudut bibir Keyla mengeluarkan darah segar dan Keyla menyekanya pelan dengan ibu jarinya sembari meringis kesakitan.
Roza menarik salah satu senyumanya sembari berkata, "Dasar ****** kecil tak tau diri! Kamu tidak pantas untuk bertemu dengan CEO!" ucap Roza sembari mendorong Keyla kebelakang hingga keyla mundur beberapa langkah kebelakang.
Menyatuhkan alisnya, "Dasar wanita kurang waras!" Keyla berjalan cepat menghampiri Roza dan dia menarik tangan Roza dengan kasar, Merlin hanya diam dan menatap apa yang terjadi dihadapannya itu bahkan semua orang yang berlalu lalang segera menghentikan langkahnya, para pekerja segera ikut berkerumun dan menyaksikan drama yang akan terjadi! Semua orang sangat menghormati Roza karna dia adalah mantan kekasih Martin jadi di kantor MK GROUP Roza sangat di hormati dan tak ada yang berani mencari masalah dengannya. Ini baru kali pertama Roza mendapatkan masalah di MK GROUP.
__ADS_1
Plakk!
Bunyi tamparan yang begitu keras, bahkan tamparan itu lebih keras dari tamparan Roza tadi, Roza membuang pandangannya sembari memegang pipinya yang terlihat merah, Roza mengosok pelan pipinya yang terasa nyeri akhibat tamparan kasar keyla barusan.
Siapa gadis kecil itu berani sekali dia menamparnya, bahkan kami semua tak ada yang berani mencari masalah dengan kekasih CEO Martin!
Iya gadis itu pasti akan terkena masalah besar jika sampai CEO Martin mengetahuinya. ucap orang orang yang melihat apa yang terjadi barusan. Bahkan kantor itu mulai ramai karena banyak pegawai yang berkerumun untuk menyaksikan drama yang baru saja di mulai.
Setelah melihat Martin datang, Roza pura pura menangis' sembari jari tangannya mengusap pipinya yang masih kering itu. Roza berjalan dengan gaya khasnya yang terlihat anggun dan mengoda.
Berjalan menghampiri Martin, dan Roza dengan sengaja menyenggol tubuh Keyla agar sedikit menjauhi Martin. Kini Roza sudah berdiri dihadapan CEO sombong dan arogan itu, Martin menatap Roza dengan tatapan dingin seperti bongkahan es. "Gadis kecil ini berani menamparku, hiks hiks " Rengek Roza dengan manja sembari hendak bersandar di dada bidang Martin.
__ADS_1
Keyla meloto saat melihat adegan itu, tapi Keyla masih diam diposisi nya berdiri. Tak disangka sangka Martin malah menghindar dari sandaran Roza dan Martin kini berdiri dibelakang Keyla sembari melingkarkan tangannya dipundak istri kecilnya yang sedang merajuk itu. Roza jatuh tersungkur kelantai dan dia menatap kearah Martin dengan wajah pias karna Roza merasa malu pada penolakan Martin. Semua mata masih menatap kearah Roza dengan tatapan menghina.
Mereka semua bahagia melihat Roza ditolak mentah oleh CEO Martin karna Roza selalu bersikap sombong dan tak pernah menghargai orang lain dia bahkan sering mengancam orang hanya karna statusnya sebagai mantan kekasih pemilik perusahaan besar itu.
"Aku melihatmu mendorong gadis kecil ini!" Teriak Martin sembari mencubit pelan dagu Keyla dengan kedua jarinya. Namun Keyla yang masih terbakar api cemburu segera membuang pandangannya dan membuat Martin tersenyum kecil melihat istri kecilnya mulai merasa cemburu.
"Dia yang lebih dulu membuat masalah denganku!" Ucap Roza sembari beranjak berdiri dan satu jaringan menunjuk kearah keyla.
Mencium lembut pipi Keyla, "Bersalah atau tidak, cepat minta maaf pada istriku!" Perintah Martin dengan tatapan membunuh.
SELESAI BACA JANGAN LUPA VOTE YANG BANYAK YA ☺️☺️☺️
__ADS_1
SUPAYA SAYA LEBIH SEMAKIN SEMANGAT LAGI UNTUK UPDATE TERATUR ☺️☺️☺️