Di Paksa Menikahi CEO

Di Paksa Menikahi CEO
Sah Menjadi Suami Istri


__ADS_3

Wajah Martin telihat sangatlah jutek setelah memandang senyum Gadis dihadapannya itu, namun Martin tetap mengulurkan tangannya dan berharap calon istrinya untuk menyambut uluran tangannya.


Yang tak disangka Keyla membalas mengengam tangan Martin dan terlihat senyum bahagia diwajahnya mereka berjalan berdampingan sembari sesekali terlihat senyuma di wajah keduanya.


desain pernikahan yang sempurna lebih terkesan aneh mungkin menurut orang lain, tapi ini sangatlah indah dan sempurna menurutnya. Setiap orang memimpikan acara pernikahan yang sesuai dalam mimpi atau khayalannya tentu saja dengan pria yang dicintainya, tapi sebaliknya dengan Keyla, dia malah harus menghabiskan hari-harinya dengan orang yang dia anggap sebagai musuhnya, tapi apalah daya semua harus tetap terjadi!


Kini keduanya sudah sah menjadi suami istri terlihat senyum bahagia di wajah kedua mempelai itu, semua orang bergantian menjabat tangan kedua mempelai itu.


Gadis ini sungguh pintar berakting, mari kita beri dia penghargaan wanita dengan seribu ekspresi! Mempelai wanita itu terlihat bahagia dan siapapun tak akan tau isi hatinya yang sebenarnya, hanyalah tuhan dan dia saja yang tau.


"Heh, Kenapa aku tidak melihat Kak Jeni? Dia akan datang kak," Tanya Keyla lirih, Semua Orang sedang sibuk mencicipi hidangan yang ada di atas meja. Jordan dan Sinta pun sibuk berbicara pada para tamunya.


Pria itu tersenyum menatap Keyla sebelum bicara. "Tentu saja dia tidak datang! Kami dengan sengaja tidak memberitahunya tentang pernikahan ini." setelah berbicara pria itu segera mengalihkan pandangannya.


Keyla meninju pelan lengan Martin, " Kenapa tidak memberitahunya!" Tanya Keyla dengan mengigit bibir bawahnya karna Merasa geram.


"Key. . . Keyla. . . " Lambaian tangan ditengah kerumunan orang, yang tak lain ialah Resni teman baik Keyla. Mata Keyla membulat seketika melihat Resni hadir di acara paling menyedihkan di hidupnya versi Keyla!


Keyla segera mengalihkan pandangannya menatap pria disampingnya, "Kamu tidak mengundang Kak Jeni, Tapi malah sengaja mengundang teman-teman ku!" Tanya Keyla dengan wajah berapi-api. seperti bom yang sudah mau meledak begitu kira-kira yang ada di hati Gadis itu.

__ADS_1


Ketik Martin hendak menjawab, namun Resni sudah berada dihadapan Keyla dan memeluknya dengan sangat erat! sembari menjabat pria di samping sahabatnya itu.


Keyla hanya diam mematung karna shock dengan kedatangan sahabat baiknya itu, bahkan dia tak membalas pelukan Resni. Keyla masih diam mematung menatap Resni dengan pandangan kosong, entah apa yang sedang dipikirkannya.


"Kak bisakah aku membawa Keyla sebentar?" Ucap Resni pada Martin.


"Tentu saja!" Jawab Martin singkat sembari menyungingkan senyumanya.


Resni mengandeng Keyla ke sudut ruangan dan jauh dari para tamu undangan lainnya. Keyla berjalan mengikuti langkah Resni tanpa bicara.


"Kenapa kamu bisa Anda disini! Apakah Ferdi dan yang lain juga tau tentang pernikahan ini, Bagaimana ini, aku harus bagaimana Tuhan," Ucap Keyla kebingungan sembari mengengam erat tangan sahabatnya itu.


"Syukurlah!" Ucap Keyla singkat


"Key, suamimu sangat tampan! dan aku seperti tidak asing melihat wajahnya tapi aku lupa pernah bertemu dengannya di mana!" Ucap Resni sembari menggaruk pelan kepalanya mencoba mencari di memori internal otaknya, namun masih tak ditemukan jawaban atas pertanyaannya.


"Kamu bilang suka Ferdi! Tapi kamu malah membuat pernikahan megah tanpa memberitahuku lebih dulu, bahkan suamimu sangatlah tampan, kenapa aku jadi iri padamu, Key!" Imbuh Resni sembari bergelayutan di lengan sahabatnya itu.


Keyla menceritakan semua kejadian yang memaksanya menikah dengan pria yang sekarang sudah sah menjadi suaminya itu. Resni pun shock mendengar kenyataan pahit yang diceritakan sahabatnya itu, dan mereka berdua berpelukan dengan raut wajah terlihat bersedih, tak lama Kemudian Resni melepaskan pelukannya Karna melihat Sinta berjalan mendekat.

__ADS_1


"Sayang. . akhirnya kamu datang! Coba kamu cicipi makanannya dulu, Tante juga siapkan makanan kesukaanmu" Ucap Sinta dengan akrab. Sinta sudah menganggap Resni seperti anaknya sendiri karena hanya Resni sahabat baik anak bungsunya itu.


Setelah berpamitan dengan Keyla, Resni melangkah mengambil makanan. Sekarang hanya ada Keyla dan Sinta berdua," Sayang, cepat temani suamimu!" Perintah Sinta sembari memegang punggung anaknya.


"Mama saja yang temani!" Rengek Keyla sembari bergelayutan manja di lengan Sinta.


"Sayang! Mama mohon." Ucap Sinta dengan menunjukkan wajah melasnya. trik itu selalu berhasil membuat Keyla tidak tega dan menuruti perintah Mamanya. Dengan bibir mengerucut keyla berjalan menghampiri suaminya.


hari sudah malam dan para tamu sudah pulang semua. hanya tinggal Resni saja yang masih berbincang-bincang dengan Keyla. beberapa saat kemudian Resni juga pamit pulang kepada Jordan dan Sinta, kemudian berpelukan dengan keyla dan pergi meninggalkan acara pernikahan yang sudah selesai itu.


"Sayang istirahatlah! Kamu pasti capek, besok kamu libur sekolah dulu." Ucap Sinta sembari mencium kening anaknya


"Baik Ma." Jawab keyla singkat.


Gadis itu celingukan mencari keberadaan suami yang baru saja dinikahinya. Mata keyla menyapu semua ruangan dan masih tak menemukan keberadaan sang suami,


"menghela nafas panjang, syukurlah Bajing** itu sudah angkat kaki dari rumahku!" Gumam keyla lirih sembari berjalan menaiki anak tangga. Keyla masuk kedalam kamarnya dan segera mengunci kamarnya tanpa menyalakan lampu kamarnya, keyla yang sudah gerah memakai gaun pengantin seharian, tanpa sungkan langsung melepaskan gaun itu dan melemparnya kelantai dengan kasar.


"Huh. . kecil sekali!" Ucap pria di belakang keyla. .

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR YA ☺️☺️☺️


__ADS_2