Di Paksa Menikahi CEO

Di Paksa Menikahi CEO
Gemericik


__ADS_3

Keyla membuka matanya perlahan beranjak dari ranjang, menuju kamar mandi yang ada di dalam kamar nya terdengar gemericik air yang memecahkan keheningan di dalam kamar mandi Keyla pun segera menguyur tubuhnya dengan air dari shower.


"Segar sekali rasanya badan ini, setelah terkena air mandi!" Ucap Keyla lirih sembari menggosok ngosok badanya dengan sabun yang ada ditangannya.


Meja makan


selesai mandi Keyla pergi ke meja makan dan makan bersama ke dua orang tuanya dan kakak nya, di meja makan Keyla hanya diam tak membuat ke gaduhan seperti biasanya selesai makan Keyla hendak pergi ke sekolah namun di hentikan oleh Sinta.


"Keyla kemari lah sebentar sayang," panggil Sinta sembari melambaikan tangannya ke arah Keyla


"iya ma." Sambung Keyla sembari melangkah kecil menghampiri Sinta yang sudah pindah ke sofa.


"Sayang kenapa semalam kamu tidak makan malam? tidak seperti biasanya,apa ada yang kamu sembunyikan dari mama?" Tanya Sinta sembari mengusap rambut Keyla.


Ternyata Sinta merasakan memang ada yang aneh dengan anak bungsunya tersebut dan sebagai seorang ibu Sinta ingin tau apa yang sedang terjadi pada anak kesayangan ya tersebut

__ADS_1


"Tidak ma, Keyla hanya lelah mangkanya Keyla tidak datang untuk makan malam. Ma, Keyla berangkat sekolah dulu," sambung Keyla


"Hati hati sayang, pamit dulu sama papa dan kak jeni" ucap Sinta mengingat kan Keyla.


Keyla mengikuti ucapan Sinta dan kembali ke meja makan berpamitan dengan Jordan dan Jeni yang tengah berbincang bincang masalah perusaha,an.


Keyla bergantian mencium kening Jordan dan Jeni setelah selesai berpamitan Keyla menuju mobilnya yang sudah terparkir di halaman rumahnya terlihat di dalam mobil Pak Hari sudah siap mengantar Keyla berangkat sekolah.


"Maaf, Pak menunggu lama," ucap Keyla sopan pada pak hari dengan menyungingkan sedikit senyumanya


Keyla memang gadis yang di kenal sopan dengan orang yang usianya lebih tua darinya, Keyla tak pernah memoles wajahnya sedikit pun Keyla lebih suka tampil natural dengan sedikit pewarna bibir yang menyamai warna bibir nya, namun Keyla malah terlihat sangat polos dan terlihat cantik berbeda dari gadis pada umum nya yang suka berdandan dan sering berlaku tidak sopan.


"Pak turun di sana saja!" Perintah Keyla sembari menunjuk toko Snack yang tak jauh dari sekolah nya.


"Baik nona, akan saya tunggu di sini," sambung supir Keyla

__ADS_1


"Tidak perlu bapak pulang saja, biar Keyla jalan kaki saja, lagi pula sudah dekat dengan sekolah!" Ucap Keyla


"Baik non," sambung supir Keyla


"Keyla membuka pintu mobil dan segera menginjakkan kakinya ke tanah lalu melangkah mendekati toko di pinggir jalan tersebut, mata Keyla berkeliling mencari Snack yang ia sukai. Keyla mengambil beberapa aneka Snack dan minuman kaleng kemudian memasukkan nya ke dalam keranjang yang sedari tadi Keyla bawa di tanganya Keyla melangkah menuju kasir.


"Berapa?" Kata Keyla singkat pada pelayan toko tersebut ketika Keyla hendak mengeluarkan dompet yang ada di tas nya namun tangan Keyla terhenti karna mendengar ucapan pria di samping nya tersebut tapi suara pria tersebut tidak asing di telinga Keyla.


"Biiar aku yang bayar!" Ucap pria di samping Keyla tersebut pada pelayan toko yang tak lain ialah Ferdi. Setelah membayar Keyla dan Ferdi keluar beriringan dari toko.


"Ferdi terima kasih," ucap Keyla karna telah membayar cemilan yang telah ia beli.


Ferdi tak menjawab, namun dia hanya menyungingkan senyuman manis nya, ketika Keyla hendak berpamitan pergi namun di hentika Ferdi yang mengajak Keyla berangkat bersamanya ke sekolah, Keyla tak menolak ajakan Ferdi dan langsung berjalan mengekor di belakang Ferdi ketika sampai di depan mobil Ferdi segera membukakan pintu mobil dan dengan lembut menyuruh Keyla masuk ke dalam mobil untuk ke sekian kali Keyla hanya bisa menuruti Ferdi sembari kembali menyungingkan senyumannya.


jika selesai baca jangan lupa like ya. . terima kasih dan sempat kan juga mampir di novel Khairin yang lain ya

__ADS_1


__ADS_2