Di Paksa Menikahi CEO

Di Paksa Menikahi CEO
Pura-pura Tertidur


__ADS_3

Dengan sangat terpaksa, dia melangkahkan kakinya menaiki anak tangga dan berjalan menuju pintu kamarnya sembari mengucapkan mantra " Semoga Dewa mimpi lekas membawanya pergi" Dengan penuh harapan agar saat dirinya membuka pintu, Suaminya sudah tertidur lelap!


Gadis itu membuka perlahan pintu kamarnya dan langsung mengarahkan pandangannya kearah tempat tidurnya, dilihatnya Martin sudah memejamkan matanya dan tertidur lelap dibawah selimutnya. "Terimakasih Dewa mimpi!" Gerutu Keyla dengan wajah terlihat lega. karna singa lapar yang tadi hendak memakannya, kini sudah tertidur lelap.


Keyla perlahan melangkah masuk kedalam kamarnya dan tak lupa mengunci pintu kamarnya dengan sangat hati-hati agar singa yang ada didalam ranjangnya tak sampai bagun! Keyla berjalan, dengan tak membuat kegaduhan dia sangat hati-hati melangkahkan kakinya di atas lantai! Setelah tiba didepan ranjangnya Keyla menatap wajah Martin dengan tatapan sinis.


"Lihatlah betapa nyamannya dia tidur! Bahkan dia tak perlu izin dariku untuk tidur di atas ranjang ku. Haha pasti alasannya adalah karena dia sekarang suamiku! Ya kau menang tidurlah dengan sangat nyenyak. Bahkan kamu tidak perlu bangun lagi!" Gerutu Keyla dalam hati, dengan wajah sinis ya, menatap tajam kearah suaminya yang sedang tertidur pulas itu.


Ranjang yang biasanya hanya dia tempati sendiri, kini harus dia relakan untuk suami yang baru tadi pagi dia nikahi!


Mari kita berikan penghargaan! NASIB GADIS YANG PALING MALANG! Di TAHUN 2020 INI! Keyla pantas mendapatkannya. Apakah kalian setuju!


Dengan tangan mengepal! Keyla mengambil bantal yang ada di samping Martin, dan perlahan Keyla menarik selimut yang dipakai oleh suaminya itu! Dengan perlahan dan sangat hati-hati, Keyla menarik selimut itu dengan beberapa kali menahan napasnya. karna sangking takutnya dia membangunkan raja hutan yang sedang tertidur pulas itu.

__ADS_1


Lagi-lagi Gadis polos itu menjadi korban! Martin yang pura-pura tertidur, membuka satu matanya dan melihat wajah lucu Keyla yang sedang fokus menarik selimut dengan keringat terlihat mulai membasahi keningnya.


"Ha. . .ha. . ha. . lihatlah wajah lucunya itu saat sedang ketakutan! Beraninya kamu mau meninggalkan ku tidur sendiri di ranjang ini! Lihat bagaimana aku mengerjainya." Gumam Martin dalam hati. Martin dengan menarik tangan Keyla hingga terjatuh disampingnya, Martin masih memejamkan matanya dan tangannya memeluk erat tubuh kurus Istrinya.


"Aku sungguh sudah capek sekali, bahkan mataku sudah tinggal satu Watt lagi. Tapi kenapa sang singa masih saja menganggu ku!" Gerutu Keyla lirih. Dia mencoba mengangkat tangan Martin perlahan dan ketika berhasil melepaskan tangan Martin dari tubuhnya. Dia mencoba mengeser tubuhnya kesamping dan hendak berdiri, tapi lagi-lagi Martin dengan sengaja malah meraih tangan Keyla dan seakan istri kecilnya itu adalah sebuah giling. Martin men**dih kaki Keyla dan tangannya memeluk perut Keyla erat. hingga Gadis itu seakan sudah bergerak.


"Kak. . Kak! Martin, bangunlah, aku kesulitan bernafas" Masih belum ada jawaban. Pria itu sangat pintar berakting sedang tertidur! dia bahkan bisa menahan tawanya. "Kak, apakah kamu sudah mati? Padahal aku hanya menyuruh dewa mimpi membawamu ke alam mimpi!" Ucap Keyla meracau.


Mendengar perkataan tentang Dewa pencabutan nyawa! Martin segera membuka matanya lebar-lebar dan membuat Keyla tersentak kaget" Wa. . . . . ! Kenapa tiba-tiba membuka mata? Jangan ngagetin aku dong!"


"Beraninya! Kamu menyuruh Dewa kematian untuk memisahkan kita!"


"Kamu salah Kak! Aku tadi memanggil Dewa mimpi!"

__ADS_1


"Awas saja! Jika kamu berani sebut Dewa kematian atau apalah itu!"


"Baiklah tak akan aku ulangi! Sekarang geser tubuhmu itu, aku kesulitan bernafas!" Celetuk Keyla dengan suara judes


"Akan aku lepaskan! Tapi tidurlah disini bersamaku!" Perintah Martin. Dengan tatapan membunuh


Lihatlah dirinya! bahkan tatapannya lebih menakutkan dari Dewa pencabutan nyawa! Tapi bisa-bisanya, dia takut pada sang Dewa. Baiklah kamu menang, aku sudah lelah seharian main Raja dan Ratu di samping mu. Aku hanya ingin tidur.


"Aku mana bisa tidur dengan pria lain!" Martin melepaskan pelukannya dan menyalakan lampu yang ada disampingnya. Setelah melihat kearah Keyla.


"Bisa-bisanya dia bilang tidak bisa tidur! Bahkan satu detik berikutnya dia sudah Tertidur Lelah dengan memeluk Boneka Dekilnya!" Gumam Martin dengan tersenyum simpul. Martin menyelimuti tubuh Keyla dan tak lupa menaruh bantal dibawah kepala Istrinya itu.


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR AGAR SAYA LEBIH SEMAKIN SEMANGAT LAGI UNTUK UPDATE TERATUR ☺️☺️

__ADS_1


__ADS_2