Di Paksa Menikahi CEO

Di Paksa Menikahi CEO
Terbangun.


__ADS_3

Plap!


Keyla mulai membuka matanya namun tak lama kemudian, mata Keyla kembali tertutup lagi Karna dia merasakan ada yang mengganjal dimatanya. Pastilah itu akan terjadi karna mata Keyla masih terlihat bengkak namun sesaat kemudian Keyla membuka matanya yang kini berubah menjadi sipit. Keyla mulai merasakan ada tangan yang melingkar diperutnya, Keyla membuka matanya kesamping dia melihat suaminya yang sedang tertidur pulas disampingnya dengan perlahan Keyla mulai menjauhkan tangan Martin dari tubuhnya. Kini tangan itu sudah berada di ranjang ketikan Keyla hendak bangun ada perasaan yang seperti mengganjal dihatinya.


Keyla segera mengurungkan niatnya untuk turun dari ranjang dan dia mengamati wajah suaminya yang kini sedang tidur, Martin kelihatan sangat ganteng walaupun dia sedang tertidur, wajah polosnya saat tidur bisa menenangkan hati Keyla yang masih merasakan gelisah karna kenyataan pahit yang tadi sore Martin ungkapkan.


Kak Martin, aku sangat mencintaimu tapi bagaimana dengan kak Jeni saat mengetahui semuanya ini. Saat Keyla sedang melamun sembari menatap kearah Martin namun yang tak disangka pria itu malah membuka matanya lebar-lebar sontak Keyla yang mengetahuinya langsung melotot dan hendak beranjak dari ranjang namun Martin segera memegangi tangannya.


"Sayang, kau sudah bangun? Maafkan aku sayang kumohon jangan pernah tinggalkan aku, karna aku tidak bisa jauh dari mu." Pria itu berbisik sembari memeluk istrinya dari belakang.

__ADS_1


"Aku tidak akan meninggalkan mu, tapi bagaimana dengan kak Jeni?" Bicara tanpa menoleh.


"Sayang, aku sengaja menahan Jeni di luar kota agar dia tak mengetahui akan kenyataan ini. Namun cepat atau lambat dia akan mengetahuinya juga kan. Aku tidak ingin kau mengetahuinya dari orang lain. Dan karna sebab itu aku yang memberitahunya padamu sendiri karna aku takut kau salah faham dan pergi meninggalkanku." Ucap pria itu dengan mata berkaca-kaca. Terlihat kejujuran dari sorot matanya saat bicara.


"Ya aku tau! Kenyataan pahit ini tidak akan pernah bisa diubah oleh siapapun. Namun kita bisa memperbaiki masa depan kan lebih lagi anak ku membutuhkan ayahnya." Ucap Keyla sembari mengusap pelan perutnya yang masih rata itu.


"Tapi ingat apapun yang dilakukan kakakku kau tidak boleh sampai menyakitinya!" Bicara dengan beranjak berdiri dari ranjang Keyla menatap Martin dengan wajah masih kelihatan berantakan.


Pagi hari.

__ADS_1


Martin sedang ada didalam kamar mandi. Sedangkan Keyla sedang menyisir rambutnya didepan kaca rias. Tadi malam Keyla dan Martin sudah membicarakan tentang banyak hal dan Keyla merasa lebih baikan setelah Martin menunjukkan foto Jeni sedang bermesraan dengan Dikra di Paris. Rasa bersalah yang tadinya dirasakan Keyla mulai perlahan hilang karna mengetahui jika Jeni sedang bahagia disana dan kini tak ada lagi jarak diantara mereka berdua tentu saja itu karna besarnya rasa cinta Keyla pada suaminya.


Rumah Keiko.


Wanita itu sudah berpakaian seksi lengkap dengan makeup tebal diwajahnya. Keiko sedang duduk di ranjang dengan memainkan ponselnya dia tertawa sendiri jika dilihat dari ekspresi wajahnya Keiko sedang merasa bahagia dia sedang WHATSAPP dengan seseorang wanita tapi entah siapa itu mungkin sahabatnya . Keiko beranjak dari ranjangnya dia segera menyambar tas jinjing ya yang ada di atas meja.


wanita itu seperti sedang merencanakan suatu hal yang licik dengan sahabatnya yang sedang dia WhatsApp tadi.


Apakah kalian tau apa yang sedang Keiko rencanakan sepagi itu dengan sahabatnya. jangan lupa komentarnya ya

__ADS_1


__ADS_2