Dreams

Dreams
episode 15


__ADS_3

ok gyus... pertama-tama author mau berterimakasih karena kalian udah mau mampir dan memberikan jempolnya ke novel ini dan sesuai yg author janjikan pada kalian... kita akan update gila-gilaan gyus... karena novel ini sudah mencapai 100 like huhuhu... author terharu gyus 😢


di tunggu ya... hehehehe 😜


lllllllluuuuuuvvvvvvvvvvvv you ❤️❤️❤️


(^_^)///(^_^)


lisa bangun seperti biasanya dan melihat ke sekeliling kamarnya," syukurlah mereka sudah pergi, kata lisa yg merasa cemas jika dika melihat bekas pukulan di wajahnya.


lisa bergegas ke toilet dan membersihkan badan nya lalu segera berangkat untuk bekerja, lisa tidak ingin merepotkan orang-orang yg ada di panti sebab itu dia pergi sebelum dika kembali setelah mengantar arka ke sekolah.


sesampainya di kantor lisa menyerahkan semua pekerjaan yg sudah selesai ke viktoria, viktoria merasa bersalah telah memberikan begitu banyak pekerjaan kepada lisa.


" lisa... apa aku berlebihan memberikan begitu banyak pekerjaan kepada mu? tanya viktoria.


" kamu tidak berlebihan kok, lagian aku sangat senang bekerja dan bisa membantu sesama rekan itu suatu hal yg lumrah sebagai seorang partner, kata lisa sambil tersenyum.


" benarkah... kamu gk keberatan lisa? tanya viktoria.


" yah... tentu saja, kata lisa yg duduk di meja kerjanya.


" kalau begitu bisa tolong poto copy berkas-berkas ini masing-masing semuanya harus dua jilid ya, kata viktoria sambil tersenyum.


" ok... kata lisa dengan senang hati menerima pekerjaan yg di berikan viktoria walaupun sebenarnya dia sendiri banyak pekerjaan yg harus di selesaikan.


lisa berjalan menuju ruang Poto copy tanpa dia sadari sekertaris dimas berada di kantor lisa saat ini, " pagi... sapa sekertaris dimas.


" pagi... jawab lisa yg terkejut melihat sekertaris dimas berada di depannya saat ini.


" ada yg bisa saya bantu? tanya lisa yg menyembunyikan ketegangan nya.


" tidak ada... saya hanya di perintahkan untuk menjemput nyonya sekarang, kata sekertaris pria dengan setelan jas rapi lisa cuman sekali bertemu dengannya waktu di pesta pernikahannya dan lisa dengan cepat mengingat wajah pria ini.


" maaf saya sedang bekerja saat ini lebih baik anda kembali ke perusahaan anda sekarang, tolak lisa.


" maaf nyonya saya sudah di perintahkan oleh tuan segera membawa nyonya bagaimana pun caranya.


lisa tidak ingin menyebabkan gosip di tempat kerjanya yg baru ini, " bisa saya menelepon mas dimas sekarang? tanya lisa.


" baik nyonya, kata sekertaris itu sambil memberikan ponsel ke lisa.


" terimakasih dan bisakah kamu pegang berkas-berkas ini sebentar, kata lisa.


" tentu nyonya, mengambil berkas-berkas dari tangan lisa.


lisa mencoba menghubungi dimas beberapa kali hingga akhirnya dia mau menggangkat tidak lisa.


" ada apa brian? tanya dimas.


" ini lisa mas... kenapa mas menyuruh dia datang ke kantorku? tanya lisa.


" aku mau kau ke sini sekarang juga, printah dimas.


" maaf mas... lisa sedang bekerja jadi gk bisa ke sana, tolak lisa.

__ADS_1


" aku gk mau tahu pokoknya kau kesini sekarang juga, bentak dimas.


" maaf mas... saya bukan karyawan di perusahaan mas, jadi mas gk bisa memerintahkan saya.


lisa mematikan telpon dengan dimas dan mengembalikan hp milik Brian,


" terimakasih... sekarang kamu kembali ke bos kamu, karena saya menolak untuk di ganggu saat jam kerja, kata lisa.


" maaf nyonya, kata brian sambil menarik tangan lisa hingga berkas-berkas yg fi bawa berserakan di lantai.


lisa memanggil keamanan untuk meminta bantuan, " pak tolong bawa dia pergi dari sini, kata lisa kepada dua orang scurity.


" nyonya anda harus ikut saya atau saya bisa di pecat, teriak brian yg membuat semua karyawan memerhatikan lisa di sana.


" itu bukan urusanku, kata lisa yg dingin dan bergegas menuju ruang poto copy.


roky yg mendengar bahwa lisa di ganggu segera memerintahkan orang untuk mengurus pria suruhan dimas, " lisa siapa pria itu? tanya salah satu karyawan yg lisa sendiri tidak tahu nama wanita ini.


" dia.. hemmm.... aku gk kenal mu mu mungkin salah orang, kata lisa yg tergagap gagap karena gerogi.


lisa segera kembali ke ruang kerjanya dan memberikan berkas-berkas yang sudah di poto copy kepada viktoria, " terimakasih lisa... senyum Viktoria.


" sama-sama, kata lisa yg kembali ke meja dan mulai fokus mengerjakan tugasnya.


waktu terus berputar hingga jam makan siang tiba, lisa mendapatkan cheat dari roky.


** isi cheat roky **


" *datang ke ruangan kerja ku sekarang, kata Roky.


lisa berjalan menuju lift dan memencet tombol 8 untuk sampai di ruangan kantor roky, lisa melihat roky yg sangat serius mengerjakan tugasnya tak tega untuk mengganggu, lisa duduk di sofa panjang yg berada di ruangan roky sambil melihat majalah fashion.


roky yg menyadari keberadaan lisa segera menghentikan pekerjaannya, " kamu udah makan? tanya roky.


" sudah... kata lisa yg sedang berbohong.


" kalau begitu ikut aku, kata roky yg jalan terlebih dahulu meninggalkan lisa.


lisa berjalan dengan cepat menyusul roky dari belakang, " kita mau kemana? tanya lisa.


" ikut aja... kata roky yg sedang menekan tombol bastman menuju parkiran mobil, lisa hanya diam sambil mengikuti roky dan menyusul roky masuk kedalam mobil.


roky menyetir dengan perlahan dan sepanjang perjalan mereka saling diam dan tidak ada suara di dalam mobil ini, rasa canggung yg ada di fikirkan lisa saat ini ketika roky harus melihat pertengkaran rumah tangganya dengan dimas.


" ayo turun, kata roky yg membuat lisa sadar dari lamunannya.


" kenapa kita ke sini? tanya roky yg mengajak lisa ke sebuah restoran Perancis.


" kamu kan sudah makan mangkanya aku mau kamu nemenin aku makan siang, kata roky sambil tersenyum manis kepada lisa.


lisa hanya mengikuti roky duduk di meja yg sama dan membiarkan roky memesan makanan nya, lisa masih melamun memikirkan bagaimana caranya dia menghadapi dimas nanti sepulang kerja.


" ayo makan aku memesan terlalu banyak makanan jadi kamu bantu aku habiskan, kata roky sambil tersenyum jahil.


" a..a...apa, kata lisa yg tidak percaya.

__ADS_1


" aku bilang kamu makan steak yg aku pesan itu jangan sungkan lisa... makan lah, kata roky.


lisa tidak tahu harus berkata apa kepada roky yg selalu peka terhadap dirinya, " andai mas bisa seperti roky walau hanya sesaat,kata lisa dalam hatinya.


lisa menyatap makanan yg di berikan roky dan merasa sangat berterimakasih, " roky... panggil lisa.


" ada apa? tanya roky yg sedang memberikan kartu debit untuk membayar semua makanan yg mereka makan.


" terimakasih untuk semuanya, kata lisa.


" jangan sungkan seperti ini, aku tahu kamu merasa gk enakan karena masalah kemaren kan, kata roky.


" iya kamu benar cuman aku minta maaf ya gk seharusnya mas dimas seperti itu ke kamu, kata lisa.


" tenang saja aku gk apa-apa kok dan lagi gk seharusnya aku ikut campur dalam urusan rumah tangga kalian.


" terimakasih udah mau mengerti, kata lisa.


" baiklah... tawaran ku padamu sebenarnya aku serius jika suatu saat dimas mencampakkan mu datang lah padaku, aku akan selalu ada untuk mu.


" Terimakasih roky, kata lisa.


mereka saling berbincang dan bersanda gurau bersama untuk mencairkan suasana, hingga lisa melihat sosok dimas bersama dengan nancy yg baru saja masuk kedalam restoran ini, " ternyata benar kata pepatah dunia ini hanya selebar daun kelor, gerutu lisa.


" ada apa lisa? tanya roky yg melihat lisa merasa cemas.


" bukan apa-apa ayo kita kembali ke kantor, ajak lisa yg jalan terlebih dahulu dari roky.


lisa berjalan sambil menundukkan kepalanya dan berharap dimas tidak melihat ke hadiran dirinya saat ini, roky yg merasa curiga dengan sikap lisa mencoba melihat sekelilingnya dan benar saja roky melihat dimas sedang bermesraan dengan seorang wanita yg paras nya di atas rata-rata menurut roky.


di dalam mobil lisa terlihat sedih dan membuat hati roky terasa sakit, " lisa... panggil roky.


" ada apa? tanya lisa.


" kamu memikirkannya? tanya roky lagi.


" memikirkan siapa? tanya lisa yg berpura-pura tidak tahu.


" aku tahu kamu sedang memikirkan dimas, aku melihatnya sedang bermesraan dengan wanita lain di restoran tadi.


lisa hanya diam dan tidak ingin menanggapi perkataan roky tetapi apalah daya semakin lisa tidak ingin memikirkan nya semakin susah untuk melupakan nya, " apa kamu cemburu? tanya roky lagi.


" aku tentu saja cemburu tapi apalah hak ku untuk cemburu dengan hubungan mesra dia dengan wanita itu, kata lisa.


" bisakah kamu ceritakan semuanya tentang kamu, pinta roky yg memberhentikan mobilnya di parkiran kantor.


awalnya lisa tidak ingin menceritakan dengan siapapun termasuk roky, tetapi roky terlihat gigih dan sangat ingin mengenal kepribadian lisa.


akhirnya lisa menceritakan sedikit demi sedikit tentang kisahnya hingga samapai harus menikah dengan dimas karena sejumlah uang untuk membiayai pengobatan adik kecilnya.


roky hanya bisa diam dan tanpa sadar roky memeluk tubuh lisa, " aku tahu kamu wanita yg kuat mulai sekarang apapun masalah kamu jangan pendam sendirian, ada aku disini yg akan mendengar kan semua keluh kesah mu... bujuk roky.


kata-kata roky membuat lisa terharu hingga dia menangis di pelukan roky.


*****

__ADS_1


__ADS_2