Dreams

Dreams
episode 22


__ADS_3

setelah kepergian dimas, lisa tetap mengerjakan pekerjaan nya hingga semua selesai.


di taman belakang lisa duduk sambil menikmati teh manis yg di buatnya, " udara pagi memang yg terbaik, kata lisa sambil menikmati kebun yg sudah mulai berbuah.


terdengar suara nancy yg memanggil namanya, " ada apa lagi sih... kata lisa yg kesal berjalan menghentakkan kaki kanannya sebelum menemui nacy.


" kau itu kalau di panggil cepat dikit datangnya jangan lambat kali kayak putri keraton, repet nancy.


" ada apa lagi? tanya lisa yg sebenarnya merasa muak melihat manusia berwajah dua.


" hari ini teman-teman aku mau datang ke rumah ini, siapin makanan yg lezat untuk porsi 5 orang dan jangan lupa cemilan juga, terus beli beberapa minuman.


" kalau mau minuman ke lantai 3 aja, ada ruangan karoke dan sekaligus banyak minuman di sana, kata lisa dengan nada cuek.


" ok... kalau gitu bersihkan ruangan itu sekarang... perintah nancy.


lisa bergegas menuju ruangan karoke sambil membawa penyedot debu untuk membersihkan ruangan itu, " akhirnya selesai, kata lisa yg bersiap keluar dari ruangan karaoke pribadi milik dimas.


lisa berjalan ke kebun sayur nya untuk memetik beberapa sayur untuk dia masak, lisa mulai mengambil celemek dan menggulung lengan bajunya, " sekarang kita siap masak... kata lisa dengan semangat.


sesuai dengan apa yg di minta nancy semua makanan sudah tersaji di meja makan, tidak lama berselang beberapa waktu semua tamu nancy masuk kedalam rumahnya.


terlihat 5 orang dengan pakaian kurang bahan masuk kedalam rumah, begitu juga dengan nancy pakaian yg lebih cocok di sebut kain lap karena bahan yg sangat minim.


kini semua orang itu menyantap makanan yg di masak lisa, lisa sedang berada di dalam kamarnya sambil menyenderkan dirinya ke dinding untuk bersantai sejenak.


tring ...tringg....tringg....tringg... suara telpon lisa berbunyi.


lisa segera mengangkat telpon itu terlihat nama roky di sana, " hallo... kata lisa.


" iya hallo lisa, bagaimana kabarmu? tanya roky.


" kabar ku baik-baik saja, bagaimana kabar mu? tanya lisa.


" aku baik-baik saja, aku melihat surat pengunduran dirimu semalam apa kamu yakin? tanya roky lagi.


" iya aku yakin, kata lisa.


" oh... ya sudah kalau begitu selamat ya atas kehamilannya, kata Roky.


" kamu tahu darimana? tanya lisa yg terkejut mendengar perkataan roky.


" aku membaca surat pengunduran dirimu dan tertulis karena kamu sedang hamil mangkanya berhenti bekerja.


" oh... iya memang benar, terimakasih ya kamu selama ini sudah banyak membantuku, kata lisa.


" jangan sungkan... aku merasa bahagia melihat kalian sudah harmonis dan sekarang memiliki anak, kata roky lagi.


" hemmm.... iya kamu benar.


" sudah hamil berapa bulan? tanya roky yg kepo.


" kalau dari perhitungan ku sendiri sih... sudah masuk 3 bulan, kata lisa yg bahagia.


" wow bagus lah... aku harap kalian semua sehat dan di lancarkan sampai persalinan nya ya, kalau ada apa-apa kamu jangan sungkan meminta bantuan denganku.


" tentu... kata lisa.


obrolan mereka terus berlanjut selama 1 jam dan begitu banyak yg mereka bahas, kini lisa sedang sibuk membersihkan meja makan yg berserak, menyuci piring kotor dan membersihkan yg lain sebelum dimas kembali ke rumah.


setelah semua selesai lisa merasa sangat kelelahan dan memejamkan matanya sejenak untuk istirahat, belum lama lisa bisa beristirahat terdengar suara dimas yg memanggil namanya.


lisa bergegas turun dan mencari-cari asal suara itu, " ada apa mas? kata lisa.


" kami lihat meja makan kosong dimana semua makanan ku? tanya dimas dengan nada emosi.


" maaf mas... hari ini aku capek banget, kata lisa.

__ADS_1


" kau bilang capek... aku lebih capek bekerja dan harus membiayai istri yg tidak berguna seperti mu ini, kata dimas yg emosis sambil memukul meja makan dengan keras.


nancy yg mendengar lisa di marahin oleh dimas merasa sangat bahagia," ****** kau wanita sialan, kata nancy yg asik dengan tontonan gratis nya


" maaf mas... aku akan segera masak kata lisa yg berjalan ke dapur, namun terhalang saat dimas menarik tangannya.


" siapa suruh kau pergi, kata dimas yg sangat emosi.


" mas... cukup sakit, kata lisa yg meringis menahan sakit di tangannya karena cengkeraman dimas.


nancy yg juga ingin memaki lisa turun ke dapur, " ada apa sih sayang kok ribut-ribut, kata nancy yg berpura-pura tidak tahu.


" mas lepasin, kata lisa yg hampir menangis.


nancy yg geram di cuekin dimas sekaligus panas melihat dimas yg memegangi tangan lisa tanpa melepas nya walau lisa sudah terlihat meringis menahan sakit.


nancy menarik tubuh lisa hingga terjatuh di lantai, " kamu apa-apaan sih megangi tangan dia sampek segitunya bahkan sampai gk sadar aku di sini, kata lisa yg merpet.


lisa segera bangkit dan berjalan memegangi perutnya menuju kamar dan mengunci pintu, di dalam kamar lisa bersandar di tembok sambil menaham sakit di perutnya akibat dorongan dari nancy.


" uuuuhhhh.... sakit sekali, kata lisa sambil terus memegang perutnya.


lisa mencoba kuat tetapi rasa sakit itu semakin sakit hingga tanpa dia sadari air mata membasahi kedua pipinya, " siapapun tolong... kata lisa lirih.


lisa mengambil hp miliknya dan mencari nomor yg dapat dia hubungi, " hallo ada apa mbak... kata adik lisa.


" tolong mbak dek... perut mbak sakit sekali, tolong selamatkan mbak hiks...hiks..hiks.. tangis lisa yg membuat dika panik.


" mbak dimana sekarang? tanya dika panik.


" mbak dirumah... tolong mbak sekarang hiks...hiks...tolong selamatkan anak mbak dik... kata lisa yg hampir kehilangan kesadarannya.


" tunggu dika mbak... dika segera kesana, kata dika yg mematikan teleponnya.


lisa sudah hampir ke hilangan kesadarannya saat ini, lisa tidak bisa menunggu dika datang untuk menolongnya, lisa mulai mencari kontak roky di hpnya.


" hallo lisa ada apa? kata roky.


" tolong aku hiks...hiks..tangis lisa.


" ada apa? tanya roky yg panik.


" cepat ke rumahku sekarang hiks..hiks..aku udah gk tahan lagi tolong selamatkan anak ku roky, kata lisa yg kemudian pingsan karena tak tahan menahan sakit.


****


dimas masih mencoba menenangkan nancy yg sedang marah-marah, " sayang maaf... tadi aku gk maksud kayak gitu jangan marah ya.


" kamu bilang gk maksud megang tangan lisa seperti itu gk ada maksud kamu bilang,aku tahu kamu pasti punya rasa sama wanita ****** itu kan.... jujur sama aku jangan bohong, repet nancy.


" beneran gk terjadi apa-apa tenang lah, kata dimas yg memeluk tubuh nancy.


saat dimas sudah selesai membuat nancy tenang dan tidak marah lagi, tiba-tiba terdengar suara gedoran pintu yg sangat kencang.


GRUBAK.... GRUBAK... GRUBAK.... suara pintu di gedor-gedor dari luar.


dimas berjalan mendekati pintu dan membukanya, " siapa sih... gk punya sipa sih santun bertamu di rumah orang, gerutu dimas.


" minggir... dorong roky yg masuk begitu sajaa saat di buka oleh dimas.


" eh... siapa kamu berani masuk kedalam rumah orang, teriak nancy.


roky tidak perduli dan mendorong tubuh nancy hingga terjatuh ke lantai, roky berjalan ke lantai dua membuka semua pintu yg ada di lantai dua hingga sampai ke pintu yg terkunci.


GRUBAK.... suara pintu di dobrak oleh roky.


dimas yg mendengar keributan di lantai dua segera berjalan meninggalkan nancy, nancy menyusul dimas di belakangnya untuk melihat apa yg sebenarnya terjadi.

__ADS_1


terlihat roky yg menggendong tubuh lisa ala bridal, " mau kau bawa ke mana dia? tanya dimas yg menghadang.


" minggir... teriak roky dengan kesal.


" sayang biarin aja dia pergi, bujuk nancy.


" kau gk bisa bawa dia kemana-mana, dia istriku... teriak dimas yg gak mau kalah.


roky meletakkan tubuh lisa dengan perlahan lalu memberikan bogem mentah ke wajah dimas, " kau bilang dia istrimu tapi kau memperlakukan dia seperti bintang, teriak roky sambil menarik kerah baju dimas.


" itu bukan urusan mu... kata dimas yg membalas pukulan roky, kini mereka berdua saling adu jotos nancy mencoba melerai dua orang pria yg ada di hadapannya saat ini.


" apa kau lihat lisa semakin kurus kenapa, karena makam hati memiliki suami seperti mu... kata roky yg terus memukul wajah dimas.


" roky... stop... teriak lisa yg membuat roky menghentikan pukulannya, " lisa... kata roky yg berjalan mendekati lisa yg sudah sadar.


" bawa aku, pinta lisa.


tanpa basa-basi roky segera mengendong tubuh lisa, dimas yg sangat geram tetap menghalangi langkah roky.


" jika kau mau pergi sama dia jangan harap kau bisa kembali lagi ke dalam rumah ini, kata dimas yg sangat emosi.


" aku akan menuruti apa yg mas katakan dan besok mas juga bisa menyerahkan surat perceraian kita ke pengadilan, kata lisa yg masih menahan sakit tetapi sok kuat dan tegar.


" lisa... kamu, kata roky tetapi kata-kata nya harus tertahan saat melihat lisa menggelengkan kepalanya.


tanpa pikir panjang roky membawa lisa masuk kedalam mobilnya dan pergi menuju rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama, " sepanjang jalan lisa terus berdoa agar anak nya bisa di selamatkan.


hp lisa terus berdering di saku celana roky, roky tidak sempat untuk melihat siapa yg sedang menelpon nya.


*****


dimas yg hanya bisa pasrah melihat kepergian lisa, sedangkan nancy merasa bahagia batu penghalang baginya sudah pergi untuk selamanya.


kini dimas tidak bisa tidur dan terus memikirkan lisa, dimas turun perlahan dari tempat tidur nya dan berjalan masuk kedalam kamar lisa.


dimas menyalakan lampu kamarnya dan merasa sangat terkejut saat melihat bercak darah di atas selimut tempat alas lisa tertidur, dimas segera berjalan ke lorong kamar dan menyalakan lampu.


" astaga... apa yg aku lakukan, gerutu dimas dengan kesal sambil menjambak rambutnya sendiri saat melihat lantai yg bersimbah darah.


dimas mencoba menghubungi telpon lisa tetapi nomornya selalu sibuk, hati kecilnya merasa bersalah sekaligus khawatir dengan bayi mereka, walau dimas membenci lisa entah mengapa dimas tidak bisa membenci bayi itu.


dimas seperti orang gila dan sangat bingung saat ini, dimas berjalan mengambil jaketnya dan masuk kedalam mobil.


dimas mencoba mendatangi setiap rumah sakit yg dia ketahui untuk mencari keberadaan lisa saat ini, dimas masih terus mencoba menelpon lisa hingga panggilannya di angkat oleh suara lelaki.


"roky... berikan telpon nya ke lisa aku mau ngomong sama dia, kata dimas.


" maaf aku gk bisa membiarkan kau menyakiti mbak aku lagi, jangan pernah berharap kau bisa menemui saudara perempuan ku.


" siapa kau? teriak dimas.


" ingat namaku dika... adik kandung mbak lisa istri mu,kata dika yg segera mematikan telpon dari dimas lalu menonaktifkan hp milik lisa.


dimas yg mendengar perkataan dika adik nya lisa merasa sangat malu sekaligus menyesal, tetapi ini sudah terjadi untuk apa dimas menyesalinya, kini dia memutar arah mobilnya dan kembali ke rumah.


" ini yg aku mau selama ini... hahahaha.... bayi itu tiada dan aku bisa bercerai dengan wanita rubah itu, kata dimas yg berpura-pura bahagia dan tanpa dia sadari air matanya membasahi pipinya.


(^_^)///(^_^)


untuk pengobat rindu author update sekali banyak hehehehe....


jangan lupa like dan komentar nya gyus...


ingat gyus 500 like author akan crazy up... hehehehe


.. 😊

__ADS_1


lllllllluuuuuuvvvvvvvvvvvv you ❤️❤️❤️


__ADS_2