Dreams

Dreams
episode 57


__ADS_3

Setelah mengantar mama dan papanya kembali ke vila, dimas segera pergi ke apartemen nancy untuk melihat keadaan nya.


" nancy...kamu kenapa?", tanya dimas yang melihat nancy tidak sadarkan diri.


Dimas segera menggendong tubuh nancy ala bridal menuju parkiran mobil, " bertahanlah kita akan segera ke rumah sakit. ", kata dimas kepada nancy yang masih tidak sadarkan diri.


Sesampainya di parkiran dimas segera membuka pintu mobil dan memasukkan nancy dengan perlahan ke kursi penumpang.


Sepanjang jalan dimas merasa sangat khawatir dengan kondisi nancy saat ini, sesampainya di rumah sakit nancy segera mendapatkan pertolongan pertama oleh tim medis.


Dimas merasa lega melihat nancy yang sudah di rawat oleh dokter, dimas berjalan ke bagian kasir untuk menyelasaikan adm untuk nancy.


Sekarang nancy sudah masuk di kamar inap vvip yang sudah di pesan oleh dimas,


" bagaimana kondisinya saat ini dok? ", tanya dimas.


" kondisi ibu sudah stabil tetapi kondisi bayinya sedikit menghawatirkan, jadi lebih baik kalau mereka harus di rawat beberapa hari di sini.", kata dokter yang menangani nancy.


" ok terimakasih dok.", kata dimas kepada dokter itu.


" sama-sama pak, saya pamit dulu ya.", kata dokter yang kemudian pergi meninggalkan dimas dan juga nancy.


*****


Lisa sedang bersiap-siap mengemas barang-barangnya kedalam koper, begitu juga dengan dika dan juga arka.


" mbak...kenapa lebih awal bersiap-siap ?", tanya dika.


" mbak ingin segera pergi dari sini.", jawab lisa.


" apa mbak gak capek, kita baru saja selesai acara aqiqah dan sekarang kita harus merapikan barang-barang.", kata dika yang merasa tidak senang.


" maafin mbak... tapi mbak ingin segera melupakan nya, mbak juga gak mau terus-menerus hidup di dalam bayangan mas dimas."


Dika terdiam dan berjalan ke arah lisa lalu memeluk tubuh lisa yang gemetar menahan emosinya saat ini, " maafin dika ya mbak...mbak jangan nangis ya, kalau mbak ingin segera pergi maka kita akan pergi secepat nya.", kata dika yang ingin menenangkan lisa.


Dika melepaskan pelukannya dan kembali ke kamarnya untuk merapikan semua barang-barang miliknya sendiri, rumah lisa yang berantakan saat ini di rapikan oleh pelayan yang di sewa oleh roky untuk dirinya.


Lisa menghubungi roky memberitahukan padanya kalau keberangkatan seluruh keluarganya di percepat hingga besok pagi,


" apa kamu yakin ingin pergi besok pagi?", tanya roky.


" tentu saja....apa besok kak roky gak sibuk?", tanya lisa.


" aku gak pernah sibuk....aku akan menemani kalian hingga kalian sampai di rumah baru kalian nanti."


" terimakasih kak.."

__ADS_1


" sama-sama lisa...bisakah kamu memanggil ku roky atau mas roky misalnya.", pinta roky yang sedang modusin lisa.


" hahaha... baiklah mas roky.", kata lisa sambik tertawa.


" nah gini kan enak dengarnya, ya udah besok pagi jam 7 aku akan menjemput kalian.", kata roky.


" baiklah kalau gitu aku matikan telpon nya ya mas... soalnya masih banyak barang-barang yang harus di rapikan.", kata lisa.


" baiklah.... sampai jumpa besok, assalamu'alaikum.", kata roky.


" waalakumsalam...", kata lisa yang kemudian mengakhiri panggilan mereka.


Lisa merasa tidak percaya dengan apa yang dia lakukan saat ini, " kenapa aku harus cemburu melihat mas dimas menerima panggilan dari nancy, dan kenapa aku harus cemburu melihat mas dimas khawatir dengan wanita lain.", kata lisa pada dirinya sendiri.


" lupakan pria itu, masih banyak ikan di luar sana..", kata lisa menyemangati dirinya sendiri.


*****


Nancy bangun dari tidurnya dan melihat dimas sedang memegangi tangannya,


" sayang...", panggil nancy.


" kamu sudah sadar, apa merasa tidak enak badan atau ada yang kamu inginkan katakan saja.", kata dimas.


" aku baik-baik saja, terimakasih ya kamu sudah mau menemani aku di sini.", kata nancy.


" gak usah sungkan seperti ini, aku hanya membantu kamu karena aku khawatir dengan anak itu.", kata dimas sambil menunjuk perut nancy.


" aku yakin kamu masih mencintai ku dim...aku yakin kau akan menerima anak ini, walau anak ini bukan anak kandung mu.", kata nancy dalam hatinya.


Sepanjang malam dimas menjaga nancy di rumah sakit dan melakukan apapun yang di minta oleh nancy, walau dimas merasa jengkel tetapi dia harus tetap sabar menghadapi ibu yang sedang hamil.


*****


pagi-pagi sekali roky sudah datang ke rumah lisa untuk menjemput seluruh keluarga lisa,


" apa kalian sudah redy?," tanya roky kepada dika.


" tentu saja....aku udah gak siap mas ingin cepat-cepat bekerja di perusahaan mas roky.", kata dika.


" semangat yang bagus, oh ya dimana lisa?", tanya roky.


" mbak lisa ada di dalam kamar mas.", jawab dika.


" ya sudah kalau gitu mas mau masuk melihat mbak kamu ya.", kata roky yang kemudian pergi menuju kamar lisa.


" lisa...apa kamu repot?", tanya roky.

__ADS_1


" sedikit mas..", jawab lisa.


" apa mau di bantu?", tanya roky lagi.


" tentu...bisakah mas menggendong


ardi yang sedang menangis.", pinta lisa.


" tentu saja..", kata roky yang kemudian mengendong ardi yang sedang menangis hingga merasa tenang di gendongngan roky.


" lisa...aku membawa seseorang untuk membantu mu mengasuh anak-anak, kamu jangan menolak ya.", perintah roky.


" tapi...mas...", kata lisa yang ingin menolak bantuan roky, sebab terlalu banyak roky membantu dirinya dan juga keluarga kecilnya selama ini.


" jangan sungkan kita kan keluarga.", pinta roky.


" baiklah terimakasih mas.", kata lisa yang tidak bisa menolak niat roky.


" nah gitu dong....orang yang akan membantu kamu sudah ada di bandara dan dia akan ikut dengan kita ke luar negri."


" siapa orang nya mas ?", tanya lisa.


" kamu pasti mengenalnya, ayo kita segera berangkat karena kalau terlalu siang jalanan akan macet.", kata roky sambil mengendong ardi.


Lisa berjalan keluar rumah kecilnya itu dan melihat sejenak, " selamat tinggal masa lalu dan terimakasih sudah mengajarkan ku untuk lebih dewasa dan terimakasih untuk rumah yang sudah setia menemani suka dan duka dalam keluarga kami.",kata lisa dalam hatinya.


Mereka semua masuk kedalam mobil dan berjalan menuju bandara, lisa merasa tidak memiliki beban lagi dalam hidupnya.


" ini saat nya aku hidup demi kedua anak ku dan kedua saudara lelaki ku, aku berharap mas dimas akan bahagia bersama dengan keluarga kecilnya yang baru.", kata lisa dalam hatinya.


Sesampainya di bandara lisa melihat seorang wanita paruh baya yang sudah menunggu mereka, " kenal kan ini adalah bibi monika, dia yang akan membantu kamu menjaga anak-anak.", kata roky kepada lisa.


" salam kenal bi, nama saya lisa dan ini adalah kedua adik saya, dika dan juga arka."


" salam kenal.", kata bibi monika.


" ya sudah cukup basa-basi nya sekarang kita segera masuk kedalam, ayo semuanya.", kata roky.


Lisa pun mengikuti langkah kaki roky yang masuk kedalam bandara menuju pesawat pribadi milik nya, lisa melihat seluruh kota menjadi kecil saat pesawat sudah berada di udara dan lisa sudah meninggal kan semua luka lama di kota ini dan memulai hidup baru di negara dan kota yang baru.


(^_^)//(^_^)


jangan lupa like dan komentar nya gyus...


jangan lupa dukung juga novel ini dengan cara memberikan vote atau poin kalian gyus...


jangan lupa juga berikan penilaian bintang 5 untuk novel ini.

__ADS_1


terimakasih.


lllllllluuuuuuvvvvvvvvvvvv you ❤️❤️❤️


__ADS_2