Dreams

Dreams
episode 36


__ADS_3

setelah beberapa hari istirahat di vila akhirnya tiba juga saatnya untuk berkunjung ke rumah arka dan juga dika, kedatangan lisa di sambut dengan hangat oleh kedua adiknya apa lagi arka yg sangat manja dengan lisa.


" mbak... arka kangen pengen di gendong, kata arka dengan manja sambil memeluk pinggang lisa.


" maaf ya sayang... mbak gk bisa gendong karena debay nya nanti sakit, kata lisa yg mencoba memberikan penjelasan ke adik kecilnya.


" baiklah mbak...mbak bawa oleh-oleh apa untuk arka? tanya arka yg sangat bahagia melihat dimas yg membawa beberapa kantong paper bag.


" ini untuk arka dan ini untuk kamu, kata dimas kepada kedua adik lisa.


" terimakasih mas... kata arka sambil tersenyum manis ke pada dimas.


hanya arka yg menyambut kedatangan dimas dengan senyuman,terlihat berbeda dengan raut wajah serta sikap dika yg sedikit terlihat tidak senang dengan kehadiran dimas, walau dika secara tidak langsung menujukan sikapnya tetapi dimas bisa memahaminya.


dimas berfikir hal yg wajar jika dika tidak suka dengan dimas, Karena dimas tahu dika membenci dimas atas perlakuan dirinya kepada lisa selama hampir setahun ini.


lisa asyik menemani arka bermain, sedangkan dimas masih duduk hanya bertatapan dengan dika tanpa sepatah katapun yg keluar dari bibir mereka berdua.


dimas tidak ingin terus canggung seperti ini,


" hheeemmm... nama kamu dika ya, kata dimas yg ingin membuka percakapan dengan dika.


" bagus jika mas mengingat ku, kata dika dengan tatapan tajamnya.


" dika aku langsung saja dan gk suka basa-basi, jadi aku kesini bersama lisa tujuannya selain ingin melihat kedua adik lisa aku juga ingin minta maaf sama kamu.


" maaf untuk apa? tanya dika.


" maaf atas sikap ku selama ini kepada mbak kamu, aku harap kamu bisa memaafkan aku.


" aku gk berhak mendapatkan permintaan maaf mas, karena yg mas sakiti hati dan fisiknya adalah mbak lisa bukan aku, aku sebagai adiknya sangat marah melihat kdrt yg kamu lakukan kepada mbak lisa.


" aku minta maaf aku mengaku salah, kata dimas yg menunduk kan kepalanya karena malu.


" aku memaafkan semua apa yg mas lakukan kepada mbak lisa, saya berharap mas bisa bersikap baik kepada mbak dan ini kesempatan terakhir untuk mu, jika kau mengecewakan mbak lisa sekali lagi aku gk akan memaafkan kau, kata dika dengan nada mengancam dan mengintimidasi lewat tatapan nya.


" aku janji gk akan mengecewakan lisa lagi, kata dimas dengan percaya dirinya.


" baiklah kalau gitu selamat datang di keluarga kami mas, kata dika dengan tersenyum manis.

__ADS_1


" terimakasih... kata dimas yg merasa lega.


setelah percakapan yg cukup panjang akhirnya dimas mengajak kedua adik lisa untuk makan bersama di restoran xxx di jln xxx yg sudah di boking dimas jauh-jauh hari sebelum mengunjungi kediaman lisa.


" ayo pesan saja apa yg ingin kalian makan, kata dimas dengan tersenyum ke pada kedua adik lisa.


" mbak... arka mau makan ini, kata arka sambil menunjuk makanan yg ada di daftar menu.


" sayang.. kamu kan alergi makanan seafood jadi kamu makan ayam bakar saja atau kamu mau makan steak tenderloin ini enak loh... bujuk lisa.


" ya udah lah mbak, kata arka yg pasrah dengan perkataan lisa.


dimas mengetahui untuk pertama kalinya lisa sangat perhatian kepada adik kecilnya, dimas merasa bahagia melihat senyuman yg mengembang di wajah lisa saat ini.


setelah selesai mengisi perut masing-masing saatnya dimas mengajak keluarganya untuk berjalan-jalan ke taman hiburan di jln xxx, sesampainya di taman hiburan dimas mengantri untuk membeli tiket masuk sedangkan dika membeli beberapa minuman kaleng serta jajanan untuk cemilan mereka.


lisa dan arka duduk di bangku untuk menunggu dua orang pria yang sedang melakukan tugasnya, " mbak arka seneng banget bisa jalan-jalan seperti ini sama mbak,mas dika, dan juga mas ganteng itu, kata arka yg menyebut dimas ganteng karena tidak tahu namanya.


" arka... bukan mas ganteng tapi mas dimas, kata lisa yg mencoba menjelaskan kepada arka.


" oooohhh.... ok mbak arka akan mengingat nama mas dimas, hehehe ....


" sudah cukup ku istirahat di sini aja,kata dimas yg menyuruh lisa duduk di bangku dan meminum air mineral yg di beli dika sebelum masuk ke taman bermain.


" tapi sayang mas udah masuk ke sini tapi kita malah duduk aja seperti ini, kata lisa yg sedikit kecewa.


" lain kali setelah anak kita lahir kita pergi berempat dengan mereka ke sini, kata dimas sambil mengelus perut lisa.


lisa hanya bisa tersenyum manis dengan sikap dimas padanya, " tapi kita masih bisa bermain itu... kata lisa yg mengajak dimas bermain komedi putar.


" baiklah... kata dimas yg menuruti permintaan lisa.


lisa sangat bahagia untuk pertama kalinya bermain ke taman bermain seperti ini dengan dimas, " mas kita naik itu ya, kata lisa yg setelah turun dari komedi putar dan menujuk ke arah kincir ria.


" baiklah... kata dimas yg mengikuti langkah kaki lisa.


lisa berjalan lebih dulu sambil menggandeng tangan dimas, " auuuu.... kata lisa yg di senggol oleh kerumunan orang yg lewat.


" kamu gk apa? tanya dimas yg khawatir sambil memeluk lisa.

__ADS_1


" gk apa mas, kata lisa yg memegang perutnya.


" masih mau main? tanya dimas.


" iya... kata lisa.


dimas berjalan lebih dulu untuk menuntun lisa hingga bisa sampai ke dalam kincir ria, lisa melihat ke arah luar kincir ria dan tersenyum bahagia.


" mas lihat kita bisa melihat semuanya dari atas sini, tapi kira-kira dari sini bisa kelihatan gk ya rumah kita? tanya lisa.


" dasar istriku yg bodoh, mana mungkin kelihatan kan rumah kita jauh, kata dimas sambil mencubit hidung lisa.


" auuu... sakit mas, kata lisa yg menepis hidungnya.


" maaf... kata dimas yg tiba-tiba mencium kening lisa.


wajah lisa memerah karena tersipu malu, setelah puas bermain-main di luar dimas mengantar kedua adik lisa kembali kerumah,lalu mereka pun juga berpamitan pulang ke vila.


sesampainya di vila lisa di sibukkan dengan beberapa berkas pekerjaan yg harus dia selesaikan, " lagiapa sayang? tanya dimas yg melihat lisa sedang membaca dan duduk di sofa kamar mereka.


" lagi melihat laporan keuangan cafe, ada apa mas? tanya lisa yg melihat ke arah dimas.


" jangan terlalu di posir, kita baru pulang dari luar kota lalu kemudian satu harian jalan-jalan di luar apa kamu gk lelah? tanya dimas yg merasa khawatir dengan kesehatan lisa.


" sedikit lelah sih... tapi kerjaan harus di kerjakan karena sudah beberapa minggu gk ke cafe untuk memeriksa laporan keuangan di sana, kata lisa yg sedikit menarik nafasnya dalam-dalam.


" jadi selama kamu di sini sama aku siapa yg mengurus cafe? tanya dimas.


" tentu saja dika yg mengelola nya, adik ku hebat kan... kata lisa sambil membanggakan adiknya.


" iya adik kamu memang hebat... sama seperti kamu hebatnya aku bangga memiliki kalian semua, kata dimas yg tiba-tiba menggendong lisa dan menaruh lisa perlahan-lahan ke atas ranjang.


" sekarang waktunya tidur, kata dimas yg terus memeluk tubuh lisa seakan enggan untuk melepaskan nya.


" hahahaha.... kamu manja sekali sih... kata lisa yg membalas pelukan dimas.


(^_^)///(^_^)


jangan lupa like komen dan vote novel ini untuk author ya gyus...

__ADS_1


lllllllluuuuuuvvvvvvvvvvvv you ❤️❤️❤️


__ADS_2