Dreams

Dreams
episode 44


__ADS_3

Sebelum berangkat dimas sudah menghubungi asisten pribadinya untuk melakukan pekerjaan kecil malam ini, menyiapkan sebuah restoran yg romantis untuk lisa.


Malam ini dimas ingin menemani istrinya, untuk menebus kesalahan nya yg sudah meninggal kan lisa seharian di rumah.


Setelah menunggu 1 jam akhirnya lisa selesai berdandan dan penampilan nya sungguh menawan, " ayo kita berangkat... kata dimas sambil menggandeng tangan lisa.


Lisa merasa bahagia melihat dimas yg perhatian padanya, " semoga ini semua bukan mimpi, kata lisa dalam hatinya.



Nancy yg melihat dimas menuruni anak tangga bersama dengan lisa, membuat hatinya geram sekaligus cemburu, " kalian gk boleh selalu bersama seperti ini, kata nancy yg kemudian menyusul langkah kaki dimas dan juga lisa.


" sayang kamu mau kemana? tanya nancy sambil menarik tangan dimas.


" malam ini istirahat lah lebih awal, kamu lagi sakit dan jaga kandungan kamu, kata dimas sambil menepis tangan nancy.


" tapi ... aku gk bisa tidur malam ini, perut ku masih terasa keram dan aku ingin kamu di sampingku, kata nancy yg menahan air matanya yg sudah berlinang di pelupuk mata.


" sudahlah... jangan manja, ada banyak pelayan di rumah ini, jika kamu membutuhkan sesuatu panggil saja mereka, ayo kita pergi sayang, kata dimas yg mengajak lisa.


" dimas jangan pergi...hiks...hiks...tangis nancy.


Dimas tetap melangkahkan kakinya keluar dari vila bersama dengan lisa, lisa bisa merasakan kalau dimas berubah sikapnya yg tadinya terlihat bahagia saat ingin pergi bersamanya, tetapi kini berubah seperti mengkhawatirkan nancy.


" apa kamu mengkhawatirkan dia? tanya lisa yg masih berdiri di depan pintu mobil.


" tidak... ayo kita berangkat, ajak dimas yg sudah membukakan pintu mobil untuk lisa.


" jangan bohongi aku mas... aku tahu mau khawatir dengan nya, kata lisa yg terlihat murung.


" sudahlah jangan dibahas lagi, aku hanya ingin malam yg tenang bersama dengan mu, kata dimas yg tiba-tiba memeluk tubuh lisa.


Langkah kaki terdengar mengarah ke dimas dan juga lisa, terlihat seorang pelayan yg tergesa-gesa menghampiri dimas, " tuan... nona nancy, kata pelayan itu.


" ada apa dengannya? tanya dimas yg terlihat khawatir.


" nona nancy pingsan karena perutnya keram tuan, tolong tuan segera melihat nona, bujuk pelayan itu.


Dimas terlihat bingung harus melakukan apa,seperti buah si mala kama itu lah ungkapan yg bisa mewakili dimas saat ini.


" pergilah... kata lisa yg mendorong tubuh dimas.

__ADS_1


" maafkan aku... kata dimas yg kemudian pergi meninggalkan lisa sendirian di garasi mobil.


Lisa hanya bisa melihat punggung dimas yg pergi menjauh darinya, " apa yg sudah aku lakukan... kenapa aku harus sepasrah ini, dimas adalah suamiku dan aku adalah istri sah dia, kenapa aku gk bisa bersikap sedikit egois...hiks...hiks...hiks... tangis lisa.


Tersirat dalam hatinya lisa ingin memonopoli suaminya, lisa tidak ingin berbagi suami,berbagi perhatian,kasih sayang dan segalanya dari dimas, " sampai kapan aku bisa bertahan seperti ini, kata lisa dalam hatinya.



Setelah lisa merasa jauh lebih tenang, lisa pun kembali menuju kamarnya dan melewati kamar nancy yg terbuka lebar karena pintu kamar yg tidak di tutup, langkah kaki lisa harus terhenti saat melihat dimas memeluk tubuh nancy.


Hatinya sakit dan sejujurnya lisa sudah di ambang batas ke sabarannya, lisa mengurungkan niatnya untuk kembali ke kamar dan memutuskan untuk pergi ke ruang kerja dimas.


" aku harus mencari surat perceraian itu, kata lisa dalam hatinya.


Lisa membongkar seluruh barang\-barang yg ada di ruangan itu, hingga akhirnya lisa menemukan sebuah berangkas yg tersimpan di balik rak buku, lisa mencoba membuka berangkas itu dengan berbagai macam cara.


Hingga akhirnya usaha dia pun berhasil saat memasukan kode sesuai hari pernikahan nya dengan dimas, terlihat setumpukan uang dan juga beberapa berkas.


Lisa membuka semua berkas yg ada hingga akhirnya menemukan surat perceraian yg sudah di tandatangani dimas dan juga dirinya, " dengan ini aku akan terbebas dari semua ini, kata lisa.


Setelah mendapatkan apa yg lisa inginkan, lisa menyuruh riri untuk membersihkan dan merapikan semua barang-barang yg sudah lisa berantakan.


Lisa kembali menuju kamarnya dan masih tidak terlihat dimas di dalam kamar ini,lisa mengirim pesan kepada dika untuk mengambil barang malam ini juga.



" kamu mau kemana tergesa-gesa seperti itu? tanya dimas tanpa curiga.


" mau cari udara segar di luar, kata lisa sambil menyembunyikan surat cerai dan yg lainnya.


" kalau mau keluar ajak riri atau pelayan yg lainnya, untuk menemani kamu, kata dimas yg kemudian berlalu meninggalkan lisa.


Tersirat rasa sakit hati di lubuk hati lisa yg paling dalam melihat dimas yg begitu perhatian kepada nancy, " aku harap kalian akan bahagia, kata lisa yg kemudian keluar dari vila untuk menemui dika.


" mbak... ada apa menyuruh dika datang selarut ini? tanya dika yg khawatir.


" mbak mau kamu bawa berkas-berkas ini ke pengadilang agama dan ini ada bukti-bukti yg mempercepat proses perceraian mbak dengan, mbak mohon bantuan kamu, jika kamu memerlukan biaya pakai kartu ini.


" mbak... dika akan membantu mbak sebaik mungkin untuk berpisah dengan pria berengsek seperti dia, mbak jangan khawatir dalam waktu 1 minggu dika akan pastikan mbak dan dia berbipasah.


" terimakasih dika... kalau gitu kamu hati-hati pulangnya ya, jaga arka dan jika memerlukan apa pun minta tolong sama mbak ataupun mas roky ya.

__ADS_1


" iya mbak... mbak pun juga harus hati-hati di sini, dalam waktu dekat dika akan menjemput mbak untuk meninggalkan tempat neraka ini.


" tidak perlu dika... mbak akan pergi sendiri dari rumah ini, jadi kamu jangan menjemput mbak.


" baiklah mbak...kalau gitu dika pamit ya, assalamu'alaikum mbak.. kata dika yg menghidupkan motornya.


" waalakumsalam... kata lisa sambil melihat kepergian dika.


Dimas melihat semua yg lisa lakukan bersama dengan dika, walau dimas tidak tahu apa yg mereka bicarakan dan apa yg di berikan lisa kepada dika.


Lisa berbalik untuk masuk kedalam vila dan melihat dimas berdiri di depan pintu dengan wajah yg penuh dengan tanda tanya.


" untuk apa dika ke sini malam-malam? tanya dimas.


" tidak ada... aku hanya memberikan sesuatu kepada dika untuk di kerjakan, kata lisa sambil berjalan meninggalkan dimas.


" tunggu...kata dimas menarik tangan lisa,


" aku belum siap ngomong, apa yg kalian bicarakan dan kenapa dika terlihat emosi? jujur dengan ku lisa.


" sudahlah.... gk perlu dibahas lagi, aku capek mau istirahat, kata lisa yg benar-benar lelah dari batin mau pun fisiknya saat ini.


" jawab aku lisa... teriak dimas yg terdengar di seluruh sudut vila ini, hingga membuat semua pelayan melihat ke arah mereka yg sedang bertengkar di depan pintu.


" mas... aku benar-benar lelah dan kepala pusing sekali, aku mau istirahat dulu ya, kata lisa sambil tersenyum dan menyuruh riri untuk menyiapkan cemilan malam untuk dirinya yg biasa di lakukan oleh dimas.


Lisa berjalan menuju kamar dengan wajah yg terlihat pucat, sesampainya di kamar lisa sudah melihat nampan berisi cemilan yg di siapkan riri untuk nya, lisa mengunci pintu kamarnya dan menikmati rembulan yg terang menyinari malam ini.


Lisa duduk di balkon sambil menikmati angin sepoi-sepoi serta susu hangat dan sedikit cemilan di meja kecil tepat di sampingnya, lisa mendengar suara dimas yg marah-marah di dalam ruang kerjanya dan juga terdengar suara wanita yg familiar di telinga lisa.


Nancy mencoba untuk menenangkan dimas yg sangat marah melihat sikap dingin lisa kepadanya, " kamu keluar dari sini, kata dimas kepada nancy.


" baiklah... aku akan keluar tapi aku harap kamu tenang dan jangan emosi seperti ini, kata nancy.


Dimas tidak perduli dengan apa yg di katakan nancy, dimas sudah mencoba membuka kamar lisa tetapi pintu kamar di kunci dari dalam dan semua kunci di simpan oleh lisa sendiri.


Dimas berjalan ke arah balkon untuk melihat lisa yg tertidur di kursi, dimas melompat dari balkon ruangan kerja ke balkon kamar lisa.


" aku tahu kamu marah tetapi aku gk mau kamu seperti ini denganku, maafkan sikap ku yg egois ini, kata dimas sambil mengelus rambut lisa.


(^_^)///(^_^)

__ADS_1


jangan lupa like dan komentar nya gyus...


lllllllluuuuuuvvvvvvvvvvvv you ❤️❤️❤️


__ADS_2