Dreams

Dreams
episode 42


__ADS_3

dimas yg melihat perubahan dalam hubungannya merasa cangung menghadapi lisa, ada rasa kesal dan juga kecewa dalam fikiran dimas saat ini.


dimas mencoba memberanikan dirinya untuk bertanya dengan lisa, " kenapa kamu melakukan semua ini? tanya dimas.


lisa hanya diam untuk beberapa saat sebelum menjawab perkataan dimas, " bukan nya kamu memang tidak menginginkan kami jadi untuk apa kamu bertanya lagi, kata lisa yg langsung menatap mata dimas dengan tatapan tajam.


dimas terdiam beberapa saat mendengar perkataan lisa, " memang benar awalnya aku tidak menginginkan kalian, tetapi sekarang situasinya berbeda... aku mencintaimu dan juga menginginkan kalian, kata dimas dengan tatapan penuh kasih sayang.


" jika kau menginginkan kami kenapa kamu masih jajan di luar bahkan membuat wanita lain masuk kedalam rumah tangga kita, kata lisa.


" aku tahu ini semua salahku, kata dimas yg menunduk kan kepalanya di hadapan lisa.


lisa mendorong tubuh dimas, " keluar... kata lisa dengan tatapan penuh kebencian.


" aku gk akan keluar, aku akan tetap di sini menemani kalian, kata dimas.


" jika kau tidak ingin keluar maka aku yg akan keluar dari sini, kata lisa dengan nada mengancam.


dimas berjalan mendekati ranjang lisa dan menarik tubuh lisa kedalam pelukannya,


" lakukan apapun yg ingin kamu lakukan tapi ku mohon jangan dorong aku untuk menjauhimu, kata dimas.


" kalian semua sama saja ibu dan anak sama saja, apa yg sebenarnya kalian inginkan dariku? kata lisa dengan tegas.


dimas terdiam dan tidak mengerti apa yg di maksud lisa, " apa yg kamu maksud kenapa kamu membawa mama kedalam masalah kita? tanya dimas.


" gk usah berlagak ****, kalian memaksa ku untuk menyetujui pernikahan mu dengan wanita ****** itu... dariapada aku melihat suamiku menikah lagi lebih baik kita berpisah atau aku yg pergi meninggalkan mu, kata lisa dengan tegas tanpa air mata.


dimas sangat terkejut melihat sikap lisa yg seperti ini dan dimas baru menyadari dengan perubahan sikap lisa beberapa hari ini,


" maafkan aku... ini semua bukan salah mama, mama hanya ingin membantu, kata dimas.


lisa tidak bergeming dengan apa yg dikatakan dimas, " keluar... kata lisa sekali lagi yg membuat mata dimas terbelalak.


" apa kamu sangat membenciku? tanya dimas.

__ADS_1


" iya...aku sangat membencimu bahkan aku merasa jijik melihat mu yg berkeliaran di sekitar ku, teriak lisa.


dimas hanya diam dan melangkahkan kakinya keluar dari ruangan lisa, dimas terduduk lemas di kursi yg berada di luar bangsal.


walaupun lisa menyuruh dimas keluar dari bangsal dimas tetap menunggu dan memperhatikan lisa dari jendela, lisa masih terbaring sambil mengelus perutnya.


dimas sangat ingin mendengar apa yg di katakan lisa kepada anak mereka, terlihat wajah lisa yg menangis membuat hati dimas sakit dan ingin berlari memeluk tubuh lisa saat ini.


angan dimas harus di urungkan dia tidak ingin lisa semakin membencinya, dimas terduduk sambil menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya, " apa yg harus kulakukan!! kata dimas dalam hatinya.


dimas sangat membutuhkan dukungan dari orang lain saat ini, tetapi siapa yg bisa di ajak bertukar pikiran dengan nya saat ini, jika dimas memberitahu kan kondisi lisa saat ini kepada dika atau pun mama imelda, dimas yg akan di salahkan dan masalah akan semakin bertambah fikir dimas.


dimas merasa menyesal atas apa yg dia lakukan,tetapi apa boleh buat nasi sudah menjadi bubur dan kini lisa semakin membenci dirinya,dimas sangat takut jika harus kehilangan 3 orang sekaligus yg dia sayangi.


sudah setengah jam dimas menunggu di luar ruangan inap, dimas memberanikan dirinya untuk masuk kedalam, lisa yg mendengar langkah kaki segera terbangun dan melihat siapa yg masuk kedalam ruangan.


ketika lisa melihat wajah dimas amarahnya seakan meluap mencapai ubun-ubun nya saat ini, dimas berjalan semakin dekat dengan lisa terlihat wajah lisa yg memerah menahan amarahnya, " apa kita bisa berbaikan lagi? tanya dimas yg langsung to-the point.


" kalau kamu ingin berbaikan dengan ku sangat mudah, cukup ceraikan aku dan kita bisa berbaikan seperti dulu, kata lisa.


lisa mendorong tubuh dimas perlahan, hatinya sedikit melunak sekaligus terharu mendengar perkataan dimas, " aku tidak ingin berbagi dirimu, kata lisa yg membuat mata dimas terbelalak.


dimas merasa bahagia dan juga ada sedikit harapan untuk dirinya saat ini," aku gk akan menduakan mu dan aku juga gk memiliki niat untuk memiliki dua istri, kata dimas.


" tapi.... kata lisa yg terpotong sebelum bisa melanjutkan ucapannya, " tidak ada kata tapi, aku akan tetap berusaha bagaimana caranya untuk membuktikan kepadamu kalau aku tidak bersalah, kata dimas dengan kepercayaan dirinya.


" mas... aku takut untuk mempercayai mu lagi, aku takut untuk kecewa lagi mas, kata lisa sambil menunduk kan kepalanya.


dimas mencoba untuk menggangkat kepala lisa yg menunduk karena takut untuk mempercayai dirinya lagi, " aku tidak meminta untuk mempercayai ku lagi, aku hanya ingin kamu yakin kalau aku tidak bersalah, kata dimas.


" baiklah mas... aku akan memberikan kamu waktu sebelum aku melahirkan, karena aku tidak ingin melihat wanita lain berada di sekitar kita, kata lisa yg mencoba memberikan kesempatan untuk dimas.


" jika aku tidak bisa apa yg harus ku lakukan, kata dimas yg sedikit kecewa dengan waktu yg di berikan lisa.


" aku akan pergi dari vila bersama dengan anak kita, kata lisa dengan tegas.

__ADS_1


" gk...gk...aku gk mau kehilangan kalian, kata dimas.


tidak lama setelah berbincang-bincang dengan lisa dokter pun datang menemui lisa untuk memeriksa kondisi serta kandungan nya, " kondisinya sudah cukup membaik, tapi ibu lisa jangan banyak fikiran dan istirahat yg cukup ya, kata dokter yg menggantikan dokter kandungan pribadi milik lisa.


dimas yg melihat suami risa tidak datang untuk memeriksa istrinya merasa jengkel,


" dimana spesialis kandungan yg biasa menangani istri saya, tanya dimas.


" maaf pak... dokter spesialis yg biasa tidak bisa hadir untuk hari ini karena ada urusan yg harus dia lakukan, saya mohon pamit undur diri ya, kata dokter ganti.


lisa yg melihat keangkuhan dimas merasa jengkel sekaligus kesal, " kenapa sikap sombong dan pengatur kamu gk bisa hilang sih? kata lisa yg membuat dimas tersenyum masam.


" aku bukan sombong sayang, aku hanya ingin yg terbaik untuk istri dan juga buah hati kita, kata dimas sambil mengelus perut buncit lisa.


lisa hanya diam dan jujur dirinya juga rindu dengan belaian dimas saat ini,sedangkan dimas sudah beberapa hari tidak bisa mengelus buah hatinya seperti saat ini, dimas sangat merindukan lisa dan juga anak mereka. Akibat pertengkaran yg berlanjut-lanjut dimas hampir kehilangan mereka semua.


" sayang kenapa kamu melakukan semua ini? tanya dimas sambil membelai rambut lisa yg sedang bersandar di dada bidang milik dimas.


" entah lah fikiran ku sungguh kalut saat itu, setelah mendengar telpon dari mama fikiran ku semakin kacau dan rasa untuk mengakhiri semuanya semakin dalam, kata lisa.


" lalu kenapa kamu gk mencoba cerita dengan ku, untuk membagi beban yg kamu fikirkan saat itu, kata dimas.


" gimana aku mau cerita kalau kamu nya ngunci aku di dalam kamar, rajuk lisa.


" maafkan aku ya... ini semua salah ku dan lain kali aku mohon jangan lakukan hal yg berbahaya seperti ini lagi, kata dimas.


" baiklah... aku juga gk ingin membahayakan buah hati kita, kata lisa sambil tersenyum manis.


dimas merasa di balik kesalahan yg dia lakukan selalu ada hikmah nya, yg membuat dirinya yakin dengan perasaan nya saat ini, rasa takut kehilangan, rasa sepi yg melanda, serta rasa sedih yg dia rasakan saat melihat tangis di wajah lisa, membuat dimas sadar kalau dirinya sudah jatuh cinta kepada lisa.


(^_^)///(^_^)


jangan lupa like dan komentar nya ya gyus.


lllllllluuuuuuvvvvvvvvvvvv you ❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2