Dreams

Dreams
episode 50


__ADS_3

Sudah 3 hari lisa berada di rumah sakit dan di temani oleh mama imelda, sudah 2 hari pula dimas tidak datang untuk menjenguk nya atau pun sekedar menanyakan kabar tentang dirinya maupun kedua anak mereka.


Hari ini lisa di izinkan untuk kembali ke vila di temani oleh 2 pelayan yang membawa kedua buah hatinya dan 2 orang pelayan yang membawa barang-barang milik lisa, setelah perjalan yang cukup panjang akhirnya lisa,mama imelda dan kedua buah hatinya sampai di vila.


Lisa di sambut dengan hangat oleh dimas dan papa mertuanya, " papa...kapan ke sini?" tanya lisa.


" papa baru aja sampai, mana cucu papa? " tanya papa mertua.


Papa erik menggendong cucu lelakinya dengan perlahan dan penuh kasih sayang, lisa mencoba melihat sekeliling rumah tapi tidak bisa menemukan nancy, " apa kamu mencari dia?" tanya dimas.


" aku tidak mencari siapa-siapa.", kata lisa sambil berlalu meninggalkan dimas.


Dimas menyusul langkah kaki lisa menuju kamar mereka, " apa kamu masih marah sama ku?", tanya dimas sambil menarik tangan lisa kedalam pelukannya.


" pertanya yang bodoh.."


" lalu kenapa kamu terlihat tidak senang melihat ku?", tanya dimas lagi.


Lisa sedikit mengerut kan alisnya," dimana nancy?", tanya lisa.


" dia sudah pergi dari vila ini ", jawab dimas.


" apa masalah kalian sudah selesai?",tanya lisa lagi.


" sudah sayang... sekarang waktunya kita bertiga ", kata dimas sambil mencium kening lisa.


Lisa merasa tidak percaya dengan apa yang di katakan oleh dimas saat ini, " aku yakin pasti ada yang di sembunyikan olehnya ", kata lisa dalam hatinya.


" sekarang apa kamu bisa membatalkan perceraian kita?", tanya dimas.


" kenapa mas khawatir dengan perceraian kita, bukan kah bagus jika kita bercerai maka mas bisa bebas memliki wanita di luar sana ", tegas lisa.


" kau terlalu banyak berfikir sayang...aku tidak akan mencari wanita lain selain dirimu ", kata dimas sambil mencium kening lisa.


" sudah lah aku mau istirahat dan tolong tempat tidur bayi kita taruh di kamar ini, aku mau mengurus anak-anak ku sendiri", tegas lisa.


" ssssiiiaaaappp bos ku..!!", kata dimas sambil berlalu meninggalkan lisa di dalam kamar.


" aku gak boleh percaya begitu saja dengannya.", kata lisa yang kemudian mengirimkan pesan kepada roky untuk menyelidiki 3 hari yang lalu selama dirinya di rawat.

__ADS_1


Sepanjang hari lisa menjaga kedua buah hatinya di bantu oleh mama imelda, " ma..lisa bisa mengganti popok nya sendiri ", kata lisa.


" tidak...tidak...selama mama di sini, kamu cukup memperhatikan saja, biarkan mama yang mengurus anak-anak kalian".


" tapi ma.." kata lisa yang merasa tidak enak.


" tidak ada tapi-tapi", kata mama imelda dengan tegas.


" baiklah ma... " kata lisa yang harus pasrah dengan apa yang diinginkan mama imelda.


Setelah 1 minggu mama imelda dan papa erik menginap di vila ini, kini mereka harus kembali ke rumah mereka yang ada di luar kota untuk mengurus perusahannya.


" mama pulang dulu ya... kalau ada apa-apa segera a beri kabar mama dan kalau misalnya dimas mengancam mu beri tahu mama, biar mama yang menghadapinya untuk mu."


" tentu saja ma.." ,kata lisa sambil tersenyum.


" dimas... papa pulang jaga anak dan istrimu baik-baik, ingat pesan papa ya ", kata papa erik kepada dimas.


" tentu pa " jawab dimas dengan tegas.


Akhirnya kedua orang tua mereka pulang ke rumah masing-masing, sekarang tinggal dimas dan juga lisa berada di satu kamar, suasana yang cangung membuat aura dingin di seluruh ruangan ini.


" sekarang tidak usah berpura-pura lagi." , tegas lisa.


Lisa melemparkan foto-foto kepada dimas dan juga beberapa catatan sipil bahwa dimas sudah menikah lagi secara hukum mau pun agama tanpa sepengetahuan dirinya saat ini.


" aku mengerti kamu marah, tapi aku gak punya pilihan...jika aku tidak menikah dengannya perusahan cabang milik papa akan bangkrut."


" jika perusahan bangkrut kamu masih memiliki beberapa perusahan lain, lalu bagaimana dengan perasaan ku dan juga rumah tangga kita?", tanya lisa.


" aku mengeri kamu kecewa, maaf kan aku lisa...!!", kata dimas sambil bersujud dan memegang kedua kaki lisa.


" mas... aku sudah cukup sabar dan aku sudah cukup di tipu oleh mu lagi dan lagi, bahkan beberapa hari yang lalu aku mau rujuk kembali dengan mu, tapi apa yang kamu lakukan...!!!", teriak lisa yang membuat kedua anaknya menangis.


Lisa menghempas kan tangan dimas yang memegangi kedua kakinya dan berjalan ke arah ranjang bayi untuk menenangkan buah hatinya.


Dimas hanya bisa diam melihat punggung lisa yang dingin tidak sehangat dulu, Dimas meninggalkan kamar mereka dan berjalan ke ruang kerjanya.


Lisa masih menyusui anak lelakinya yang terbangun karena pertengkaran mereka,

__ADS_1


" maaf kan mama ya sayang...hiks...hiks...hiks...kamu harus terbangun dan mendengar kan semua pertengkaran mama dan papa", kata lisa dengan wajah penuh penyesalan.


Lisa mulai mengemasi semua barang-barang yang dia miliki dan juga barang-barang yang di miliki kedua buah hatinya, setelah semuanya selesai lisa mengirimkan pesan kepada dika dan juga roky untuk menjemputnya siang ini juga.


Dimas yang sudah selesai menenangkan diri kembali ke kamar mereka, " apa-apaan ini sayang.. untuk apa semua koper ini?", tanya dimas.


" aku mau ke luar dari vila ini dan juga aku akan membawa kedua anak ku.", tegas lisa.


" aku gak akan membiarkan kamu pergi membawa anak-anak kita..!!", kata dimas yang tidak mau kalah.


" aku berhak membawa kedua anak ku, karena mereka membutuhkan ku.", tegas lisa.


" apa kamu fikir aku akan menyetujui perceraian kita...sampai matipun aku gak akan setuju.", ancam dimas.


" apa mas udah lupa... mas sendiri yang menandatangani surat perceraian kita dan mas juga menyimpan nya di brangkas."


" jadi kamu mengambil surat perceraian itu dan menyerahkan kan nya ke pengadilan agama..!!", kata dimas yang merasa tidak percaya bahwa lisa benar-benar ingin berpisah dengannya.


" semua yang mas katakan benar... karena aku sudah gak mau lagi berhubungan dengan mu mas... jadi izinkan aku pergi sekarang."


" kamu ingin pergi ke mana membawa anak-anak?.. apa kamu gak bisa menerima jika aku harus membagi kasih sayang ku dengan orang lain"


" aku gak akan pernah mau di dua mas... aku lebih memilih menjadi janda daripada aku harus melihat suamiku membagi kasih sayang nya dengan orang lain..!!", tegas lisa.


" aku mohon tinggal lah di sini..." kata dimas dengan wajah memelas.


Lisa hanya diam hingga suara bel berbunyi, lisa segera menyuruh pelayan untuk membuka pintu untuk melihat siapa yang datang ke vila mereka.


Lisa mendengar suara yang familiar di telinga nya dan benar saja tamu tak di undang datang kedalam vila ini.


" sayang kamu kenapa sih gak datang kerumah ku... selama 1 minggu ini, apa kamu tahu aku kangen banget sama kamu...!!" tegas nancy yang masuk kedalam kamar lisa.


" apa kamu dengar mas... wanita mu ini merindukan mu, jadi aku mohon tolong jangan menjadi pria yang tidak punya harga diri lagi, sekarang pergi dari sini dan bawa wanita mu keluar dari kamar ku", tegas lisa sambil berteriak.


Dimas hanya diam sambil menarik tangan nancy keluar dari kamar mereka dan sungguh kebutulan dika,roky dan juga beberapa pengacara datang ke vila ini untuk menjemput lisa.


(^_^)///(^_^)


jangan lupa like + komentarnya gyus...

__ADS_1


jangan lupa juga berikan bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ untuk novel ini ya.


lllllllluuuuuuvvvvvvvvvvvv you ❤️❤️


__ADS_2