
Setelah sampai di negara x dan tinggal di perumahan yang cukup sederhana untuk di tempati oleh lisa dan kedua anaknya, " mbak... ini rumah baru kita?", tanya arka.
" iya sayang...kamu mulai beres-beres barang kamu kedalam kamar ya. ", kata lisa kepada arka dengan lembut.
" iya mbak.. ", jawab arka seraya pergi menuju kamarnya bersama dengan dika.
" apa kamu tidak lelah, setelah perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan ini. ", tanya roky.
" sedikit hanya saja aku juga harus beresin semua barang-barang dan keperluan si kembar. ", kata lisa sambil menatap roky yang sedang mengendong ardi.
" sudah lah kamu istirahat dulu bersama ardi dan arda, urusan kamar mereka dan kamar kamu serahkan saja dengan pelayan dan baby sister. "
" tapi...", kata-kata lisa harus terhenti saat roky menarik tangan lisa menuju mobil.
" kita mau kemana mas? ", tanya lisa yang melihat roky menarik tangannya.
" kamu akan tahu nanti. ", kata roky sambil tersenyum jahil.
Lisa hanya diam dan pasrah saat roky membawa dirinya dan juga kedua anaknya, selama perjalan mereka hanya diam seribu bahasa tidak ada satu kata pun yang keluar dari bibir mereka masing-masing.
" ke adaan yang cukup canggung. ", kata lisa dalam hatinya.
Roky tetap fokus membawa mobil nya ke sebuah jalan yang cukup senggang dan berhenti di sebuah gedung kecantikan, " kita mau ngapain ke sini? ", tanya lisa kepada roky.
" aku tahu kamu lelah, jadi aku membawa kamu ke sini untuk rileks sebentar saja. "
" tapi bagaimana dengan arka, dika, dan juga kedua anakku?", tanya lisa.
" kamu tenang saja, dika akan menjaga arka ok, dan kedua anak kamu biar aku yang menjaga mereka. ", jawab roky.
" tapi... mas aku gak bisa ninggalin mereka, mereka masih sangat kecil dan membutuhkan aku. ", bantah lisa yang tidak ingin meninggalkan kedua anaknya.
" tenang ada aku dan baby sister yang akan membantu ku menjaga anak-anak. " roky mencoba untuk meyakinkan lisa dengan bersusah payah, hingga akhirnya lisa mengalah dan masuk ke salon sekaligus spa wanita.
" selamat menikmati waktu santai. ", jawab roky sambil berlalu begitu saja meninggalkan lisa sendirian bersama dengan orang asing serta lingkungan baru untuk nya.
" bagaimana aku bisa mengerti bahasa mereka, sepertinya aku harus lebih giat belajar bahasa Inggris deh... ", kata lisa dalam hatinya.
Lisa hanya bisa pasrah dan mengikuti apa yang diperintahkan oleh mereka, sedangkan roky kembali ke rumah lisa bersama dengan kedua baby itu.
Dimas meminta bantuan kepada pelayan dan baby sister untuk membantu dimas merawat anak-anak, " owekkk...owekkk...owekkk...", tangis salah satu baby.
" duh sayang jangan nangis kasian abang yang sedang tertidur nanti bangun. ", kata roky sambil menggendong arda.
__ADS_1
" cuuppp.... cuuupppp.... jangan nangis lagi ya. ", kata roky sambil mengendong arda.
Dika yang mendengar tangisan bayi yang seperti orang sedang konser, segera berjalan ke arah kamar baby.
" ada apa mbak, kenapa mereka menangis dengan kencang? ", tanya dika.
" mbak mu lagi pergi, sekarang kamu bantuin mas buat diemin ardi yang ikut nangis. "
" ok...ok...", jawab dika yang kemudian menggendong ardi.
Dimas meminta baby sister membuat kan susu yang sudah di pumping oleh lisa dan di simpan di kulkas, roky dengan telaten memberikan susu ke arda dan menidurkan nya kembali ke baby box.
" mas kalau udah selesai bantuin yang ini dong. ", kata dika yang masih mengendong ardi yang masih rewel.
" ke siniin ardi nya sama mas. ".
Dik memberikan Ardi kedalam pelukan roky, roky dengan sabar membuat ardi tertidur di dalam dekapan nya.
" sepertinya akan bagus jika mbak lisa benar-benar bisa bersama dengan mas roky.", kata dika dalam hatinya.
Dika masih duduk dan melihat roky yang sedang membaringkan ardi yang sudah tertidur kedalam baby box.
" mas... sebenernya mbak kemana sih? ", tanya dika.
" oh... dia sedang melakukan spa di salon, kasian kan perjalan cukup melelahkan dan panjang, dia pasti butuh waktu untuk dirinya sendiri. ", jawab roky.
" kamu sudah tahu kan, kalau mas sangat mencintai mbak mu... dan sejujurnya mas juga kagum melihat prinsip hidupnya, mas sudah menggap kalian sebagai keluarga mas." , jawab roky.
" jadi mas ingin serius dengan mbak lisa,apa orangtua mas gak akan keberatan dengan setatus mbak lisa yang seorang janda anak dua?", tanya dika.
" mas yakin apapun pilihan mas, orangtua mas pasti akan setuju apapun pilihan mas. ", jawab roky dengan tegas.
" tetap aja dika ragu dengan apa yang mas katakan. ", kata dika yang blak-blakan.
" aku tahu kamu pasti berkata seperti ini, tapi mas yakin dengan kedua orangtua mas yang selalu menginginkan mas menikah dengan orang yang mas cintai, bukan kah mereka akan mendapat bonus jika mas menikah dengan mbak mu. "
" maksud mas apa? " ,tanya dika lagi.
" maksudnya adalah, jika mas menikah dengan mbak kamu... kedua orangtua mas akan segera menjadi nenek dan kakek, karena kedua anak mbak mu sebagai bonus buat mas. ", jawab roky sambil tersenyum.
" terserah mas aja, aku gak akan melarang mas mendekati mbak lisa tetapi aku akan tetap menyetujui apapun keputusan mbak lisa tentang hubungan kalian. ", tegas dika.
" iya .. iya, makasih buat lampu hijaunya, oh ya .. dua hari lagi kamu udah bisa bekerja di perusahaan, jangan telat karena di jam kerja kamu tetap sebagai karyawan di perusahaan saya. "
__ADS_1
" iya saya mengerti mas... di perusahaan kamu adalah atasan ku, tetapi di luar kita akan tetap keluarga. ", kata dika sambil tersenyum.
" bagus jika kamu mengerti, karena pekerjaan tidak boleh di campur aduk dengan masalah pribadi. "
" iya mas... ", kata dika dengan tersenyum.
Roky yang sudah selesai menidurkan kedua baby itu, dan sekarang menitipkan kedua baby bersama dika dan juga baby siter untuk menjaga mereka sementara, karena roky harus pergi menjemput lisa yang sudah cukup lama berada di salon.
Sudah hampir tiga jam lisa mendapatkan perawatan di seluruh tubuhnya, " uuuhhhh... aku merasa segar dan sangat nikmat, sudah lama sekali aku melakukan hal yang menyenangkan ini. ", kata lisa dalam hatinya.
" sudah selesai? " , tanya roky yang melihat penampilan lisa yang berbeda.
" sudah... terimakasih ya mas. ", kata lisa sambil tersenyum.
" sama-sama.... sekarang ayo kita segera kembali ke rumah. "
" iya tentu... aku juga sudah merindukan kedua baby ku. "
" Lisa... ", panggil roky yang sedang menyetir.
" iya...", jawab lisa.
" bisa tidak jangan bilang anak kamu, aku ingin kamu mengatakan anak-anak kita, maaf jika permintaan ku ini berlebihan. "
" maaf mas, aku gak bisa karena mereka memang bukan anak kamu. "
" tetapi aku sudah menggap mereka seperti anak ku, aku hanya merasa risi mendengar perkataan kamu. "
" maaf mas... "
" sudah lah tidak perlu di bahas, bagaimana spanya apa menyenangkan?", tanya roky mengalihkan pembicaraan.
" iya sangat nyaman dan nikmat. ", jawab lisa.
" oh.... syukurlah jika kamu suka. "
" apa anak-anak rewel?", tanya lisa.
" tidak..", jawab roky.
Setelah percakapan yang singkat itu mereka hanya diam dan tidak mengatakan apapun, keadaan semakin canggung saat mendengar penolakan dari lisa.
(^_^)///(^_^)
__ADS_1
jangan lupa like dan komentar nya gyus...
lllllllluuuuuuvvvvvvvvvvvv you ❤️❤️❤️