
(^_^) hy gyus... selamat menjalankan ibadah puasa bagi yg menjalankan dan kali ini selama bulan Ramadhan author akan bikin ceritanya sedikit panjang dari biasanya untuk kalian, sebagai pengisi waktu luang kalian.
jadi jangan lupa kasih like, vote, dan juga komentar kalian untuk author ya,agar author terus semangat menulis novelnya.
terimakasih 😘
hppy reading gyus.
*********
pagi ini sedikit berbeda dengan biasanya karena saat lisa bangun pagi dimas akan ikut bangun bersama lisa, menemani lisa untuk jalan-jalan pagi menghirup udara segar di hutan pinus.
hampir setiap hari dimas menemani lisa berjalan-jalan setiap pagi demi kelancaran proses persalinan,siang hari setelah selesai jalan pagi dimas tampil berbeda dengan biasanya, " mas mau kemana? tanya lisa yg merasa heran dengan penampilan dimas.
" mau ke kantor cabang, kamu di rumah aja ya jangan kemana-mana.
" aku ikut ya... bosen di rumah aja sepanjang hari, kata lisa dengan suara manja.
" kamu ini....huuufff... ya sudah ganti baju dengan pakaian yg rapi.
" hhheeemmm... mas aku bukan mau ikut ke kantor, tapi aku mau pergi ke cafe ku ya sambil nunggu mas selesai bekerja.
" kan di sana ada dika yg mengurus cafe untuk apa lagi kamu ke sana? tanya dimas yg sedikit bernada tinggi.
" hhheeemmm... aku hanya merindukan cafe dan ingin meminum cofe buatan rio barista profesional yg di miliki cafe ku, jadi boleh ya mas.... please.
" baiklah...kamu akan bawa salah satu pelayan untuk menjaga dan memenuhi kebutuhan kamu, kalau menolak membawa pelayan maka kamu gk usah ikut aku pergi.
" ssssiiiaaaappp.... bos, kata lisa yg kemudian berjalan dengan cepat menuju kamarnya.
setelah mengganti bajunya lisa pergi dengan dimas ke cafe yg di miliki lisa, sesampainya di cafe terlihat dika yg sedang duduk di meja kasir.
" mbak... tumben ke sini ada apa? tanya dika yg sedikit khawatir.
" gk ada apa-apa, mbak cuman pengen lihat keadaan di sini aja.. lagian bosen di rumah terus, kata lisa sambil tersenyum.
" hhheeemmm.... dik tolong jaga mbak mu ya, mas mau pergi ke kantor dulu sebentar.
" baik mas... tenang aja mbak pasti akan ku jaga dengan baik, kaya dika sambil tersenyum jahil ke arah lisa.
" baiklah... sayang jangan nakal, jangan terlalu lelah, dan ingat harus selalu hati-hati jaga anak kita ya.
" iya mas... mas juga hati-hati kerjanya ya.
" sayang papa pergi kerja dulu ya kalian jangan nakal di dalam sana, jangan nyusahin mama kalian ya, kata dimas lalu mencium perut lisa dan tidak lupa juga mencium kening lisa sebelum pergi bekerja.
setelah dimas pergi lisa berjalan ke arah ruangan istirahat yg biasa di pakainya untuk beristirahat, nyonya barang-barangnya mau di letak dimana? kata pelayan bernama Tasya yg di pilih langsung oleh dimas sebelum mereka berangkat.
" taruh aja di situ, heemmm.... tasya bisakah kamu minta sama dika segelas cofe kesukaan saya dan sedikit cemilan saya sedikit lapar, kata lisa.
" hemm ....nyonya tuan dika yg mana ya? tanya tasya yg memang tidak mengenal atau pun berjumpa dengan dika.
" oh... ya saya lupa memperkenalkan kalian, tadi kamu masih mengambil barang ya di mobil saat kami sedang ngobrol.
" iya nyonya maaf, kata tasya sambil menunduk kan kepalanya.
" jangan minta maaf itu bukan kesalahan kamu, kamu jalan ke arah kasir dan di sana ada pria yg menjaga kasir itu dan kamu minta cofe ke sukaan saya dan sedikit cemilan untuk saya, dia pasti akan mengerti apa yg kamu maksud, kata lisa kepada tasya.
" baik nonya, kata tasya yg kemudian pergi dari ruangan lisa.
setelah menunggu kurang lebih 15 menit dika datang ke dalam ruangan membawa cofe dan beberapa cemilan untuk lisa, " mbak ini pesanan nya, kata dika dengan nada seperti pelayan yg memberikan pesanan kepada customer.
" hahahaha.... kamu sudah cocok jadi western jadi mulai besok posisi kamu mbak ganti ya.
" mbak ini ada-ada saja, aku lebih nyaman kerja di bagian kasir... oh ya mbak mas roky ngasih tahu kalau siang ini ingin makan siang bersam mbak.
" heeemm.... tumben dia gk langsung ngabari mbak seperti biasanya, kata lisa yg merasa ada yg aneh dengan sikap roky selama hampir sebulan ini.
" hhheeemmm... maaf mbak sebenarnya dika yg ngasih tahu mas roky soal mbak yg rujuk dengan mas dimas.
" oh... pantas dia seperti jaga jarak dengan mbak, tapi gk masalah juga karena itu lebih bagus semakin cepat dia tahu maka semakin bagus kan.
" sebenarnya itu juga sih yg dika fikirkan, kasian mas roky yg selalu ngejer-ngejer mbak tapi malah di PHP-in terus, kata dika dengan nada menyindir lisa.
__ADS_1
" kamu ini.... udah keluar sana mbak mau menikmati cofe buatan rio.
" hhheeemmm... iya iya dasar bawel,kata dika yg kemudian pergi meninggalkan lisa sendirian di ruangan itu.
lisa menikmati cemilan yg di buatkan khusus untuk nya, " hemmm... kenapa aku semakin lapar ya, kata lisa dalam hatinya.
" ada apa nyonya kenapa terlihat gelisah, kata tasya yg berdiri di samping lisa.
" aku masih lapar, kata lisa.
" kalau gitu saya akan mencari makanan di luar, nyonya mau makan apa? tanya tasya
" aku mau makan dendeng khas masakan padang, kata lisa dengan tersenyum ke arah tasya.
" duh.... gimana mau nyarik rumah makan Padang di daerah seperti ini, kata tasya dalam hatinya.
" ada apa tasya, apa permintaan ku ini berlebihan? tanya lisa.
" ti...ti..tidak nyonya, jawab tasya dengan terbatah-batah.
" lalu kenapa kamu melamun? tanya lisa.
" saya cuman berfikir kemana mencari rumah makan padang di daerah seperti ini nyonya, kata tasya yg berterus terang.
" ehhhemmm.... sepertinya kedatangan ku tepat waktu, kata Roky yg tiba-tiba berdiri di depan pintu ruangan ini.
" roky... lama gk jumpa apa kabar? tanya lisa.
" kabar aku baik... kamu bilang pengen makan nasi padang kan, kalau gitu ayo kita pergi makan di sana.
" seriusan... kata lisa yg tidak percaya dengan sikap roky yg perhatian dengan nya.
" tentu... ayo kita pergi, kata roky yg mengajak lisa.
" hhhheeemmm.... roky, tasya boleh ikut bersama kita kan?
" tentu saja boleh, kata roky yg kemudian menggandeng tangan lisa.
roky yg menyetir mobil sendiri dan membawa lisa serta Tasya untuk mencari rumah makan khas padang untuk lisa, setelah capai berkeliling akhirnya mereka sampai di tempat tujuan.
" terimakasih tuan, kata tasya sambil tersenyum.
" sama-sama jangan panggil aku tuan, panggil saja roky.
" baik roky... kata tasya.
" nah gitu dong... jadi gk terlalu formal.
setelah menunggu pesanan mereka akhirnya pun datang, lisa menyantap makanannya dengan lahap hingga tanpa dia sadari sudah mengahabisi 3 piring.
" kamu sangat lapar ya? tanya roky yg melihat sikap lisa yg aneh.
" aku sangat ingin makan dendeng ini, hhheeemmm.... benar-benar lezat, apa kamu mau? tanya lisa kepada roky.
" tidak terimakasih... untuk kamu saja dan jika kamu masih ingin memakannya maka aku akan membungkus nya untuk kamu bawa pulang, tawar roky.
" sungguh.... terimakasih ya, tapi gk usah repot-repot aku bisa membelinya sendiri kok.
" jangan sungkan... aku hanya ingin membelikan untuk keponakan ku saja, kata roky yg tanpa sadar mengelus perut lisa.
" ah... maaf, aku refleks sudah terbiasa mengelus perut kamu sebelumya, kata roky yg dulu sering mengelus perut lisa.
" gk masalah...lagian aku juga sudah menganggap kamu seperti saudara roky, kata lisa yg langsung to the point.
" selama ini kamu selalu saja menolak ku ya, bahkan di saat ada kesempatan untuk ku pun kamu tetap berpihak kepadanya.
" aku juga gk tahu tapi hati ini tetap memiliki rasa dengan mas dimas, walau dia berulang kali sudah menyakiti ku.
" lisa... apa aku benar-benar tidak punya kesempatan? tanya roky dengan tatapan penuh dengan harapan.
" maaf aku gk bisa, karena aku masih istri sah dari dimas dan lagi aku sudah memberikan kesempatan untuk nya.
" baiklah kalau begitu selamat untuk kalian dan lisa jangan terlalu sungkan untuk menghubungi ku atau meminta bantuan kepada ku, karena aku akan selalu ada untuk mu.
__ADS_1
" tentu terimakasih roky... kata lisa dengan setulus hatinya.
" jangan sungkan seperti itu lisa, aku hanya berharap kau bahagia dengan dia dan jika aku tidak bisa berada di hati mu izin kan aku untuk menjadi orang yg selalu ada di sampingmu di saat kau rapuh, kata roky dengan setulus hatinya.
" terimakasih roky.... kata lisa.
" hemm... ok sudah cukup drama, sekarang kita kembali ke cafe ya kasian dika juga ingin ngobrol dengan kamu.
" iya kamu benar... kata lisa.
di perjalan pulang lisa merasa ada yg aneh dengan dirinya, " hhheeemmm..... roky bisa antar aku pulang ke vila, kata lisa yg terlihat pucat.
" kamu kenapa kok terlihat pucat? kita kerumah sakit sekarang.
" gk usah... aku hanya sedikit lelah dan ingin istirahat di rumah, kata lisa yg ngeles.
" baiklah.... kata roky yg kemudian meminta alamat vila lisa.
sesampainya di vila lisa segera masuk ke dalam dan tidak lupa untuk berpamitan dengan roky, sesampainya di kamar lisa mencoba berbaring di atas ranjangnya.
" uuuhhh.... kenapa gk bisa istirahat juga, uuhhh... perut aku sakit sekali, kata lisa yg meringis menahan sakit.
" nyonya apa perlu saya hubungi tuan? tanya tasya.
" tidak usah cukup kabarin kalau kita sudah pulang dan tolong jangan beritahu tuan kalau kita bertemu dengan teman saya, kata lisa.
" baik nyonya, kalau gitu saya akan menyiapkan susu hangat untuk nyonya, kaya tasya.
setelah kepergian tasya riri yg menunggu lisa di dalam kamarnya, " nyonya saya benar-benar khawatir dengan ke adaan nyonya, sebaiknya kita menghungi tuan, kata riri.
" yah kamu benar... hubungi tuan, kata lisa.
setelah kepergian riri, lisa merasa gelisah karena sakit di perutnya masih jarang-jarang terjadi.
setelah kembalinya riri di susul dengan tasya yg membawa susu hangat untuk lisa, " ini di minum dulu nyonya, kata tasya yg memberikan susu hangat untuk lisa.
" terimakasih kasih, kata lisa kepada tasya.
setelah selesai meminum satu gelas susu hangat yg di buatkan tasya, lisa merasa sedikit nyaman serta sakit di perutnya sedikit berkurang.
setelah kurang lebih 30 menit lisa baru bisa memejamkan matanya untuk beristirahat,
" sayang kamu gk apa-apa kan? tanya dimas dengan nafas yg menggebu-gebu.
" mas... udah pulang, aku udah gk apa-apa kok sekarang udah enakan dan sudah bisa istirahat.
" oh... tapi aku tetap tidak tenang, ayo kita ke dokter kandungan sekarang.
" gk usah mas.. aku sudah baik-baik saja kok.
" gk...gk...kita pergi sekarang, kata dimas yg tiba-tiba menggendong tubuh lisa.
lisa hanya bisa diam melihat tingkah dimas yg sangat khawatir dengan dirinya terlihat jelas di wajah dimas, sesampainya di rumah sakit tanpa antri seperti biasanya kali ini lisa mendapatkan tanganan pertama oleh dokter spesialis kandungan.
" gimana keadaan istri dan anak saya dok? tanya dimas.
" istri dan anak bapak sehat, rasa sakit yg di rasakan ibu lisa itu adalah kontraksi palsu jadi jangan khawatir.
" Alhamdulillah... kalau gitu terus ya dok, kata dimas yg merasa lega.
kini lisa dan dimas segera kembali ke vila bersama, sesampainya di vila dimas terus menempel seperti prangko di samping lisa.
" sayang... jangan seperti ini dong, kata lisa yg merasa sumpek karena pergerakan dirinya tidak leluasa di karena kan ada dimas di samping nya.
" aku hanya ingin menjadi suami siaga jadi aku gk mau jauh-jauh dari kamu.
lisa hanya diam dan sedikit menarik nafasnya,
" baik lah... terserah sama kamu mas, kata lisa yg pasrah dengan sikap dimas.
(^_^)///(^_^)
jangan lupa like dan komentar nya ya gyus...
__ADS_1
lllllllluuuuuuvvvvvvvvvvvv you ❤️❤️❤️