Dreams

Dreams
sesion 2 (episode 11)


__ADS_3

Setelah sampai di vila dimas sangat menjaga nancy dengan sepenuh hatinya, tidak perduli dengan perkataan mama imelda yang membuat dirinya pusing saat memikirkan masalalu nya itu.


Di dalam kamar dimas sedang duduk termenung sambil menatap taman yang ada tepat di hadapannya saat ini.


Perasaan yang hangat dan terasa familiar baginya, akan tetapi juga seperti ada sesuatu yang membuat dirinya merasa kehilangan sesuatu yang teramat berharga baginya.


" kenapa hatiku merasa sakit setiap melihat taman yang ada di bawah, seakan ada sesuatu yang hilang dariku. ", kata dimas di dalam hatinya sambil memegang dadanya yang terasa sesak.


" sayang... kamu ngapain di situ? ", tanya nancy yang melihat dimas sedang berdiri di balkon sambil melihat ke arah taman yang ada tepat di bawah kamar mereka.


" aku hanya menghirup udara segar. ", jawab dimas singkat.


" sayang... kapan mama kamu pergi dari vila ini?, aku merasa tidak nyaman setiap kali melihat mama di vila ini. ", rengek nancy sambil memegang lengan dimas.


" sabar ya sayang... nanti aku akan coba bicara sama mama untuk segera kembali ke kota B. ", bujuk dimas.


Setelah pembicaraannya dengan nancy,dimas segera keluar dari kamar untuk mencari keberadaan mama imelda.


Terlihat mama imelda yang sedang duduk di sebuah kursi panjang yang berada di halaman belakang sambil menikmati segelas teh di tangannya.


" ma...", panggil dimas.


" iya..", jawab mama imelda sambil melihat ke arah asal suara yang memanggil dirinya.


" ma... kapan mama kembali ke negara B? karena sekarang aku udah jauh lebih baik dan masalah perusahaan juga aku udah bisa tangani. ", kata dimas dengan wajah yang tegas dan datar.


Mama imelda menarik nafasnya dengan dalam sebelum menjawab pertanyaan dimas.


" dimas... mama masih belum bisa ninggalin kamu dengan nancy, apalagi dengan kondisi mental kamu yang seperti ini. "


" apa maksud mama?... mama fikir aku gangguan mental hanya karena aku tidak mengingat beberapa hal yang mama bicarakan, aku bahkan tidak ingat pernah menikah dengan wanita bernama lisa dan apalagi pernikahan perjodohan yang mama buat dengannya. ", tegas dimas.


" cobalah kamu ingat lagi dimas dan coba kamu lihat foto pernikahan kamu ini. ", kata mama imelda sambil menujuk kan foto pernikahan dimas dengan lisa.


Dimas melihat ke layar ponsel yang di berikan mama imelda, terlihat wajah wanita yang tersenyum manis di dalam foto itu.


Kepingan demi kepingan mulai terbentuk di dalam fikiran nya, hal-hal yang sudah di lupakan oleh dimas tiba-tiba teringat kembali walau samar-samar di dalam fikiran nya saat ini.

__ADS_1


" ma... cukup, kepala ku sakit aku tidak ingin mengingat hal yang sudah aku lupakan. ", kata dimas sambil berlalu meninggalkan mama imelda.


Nancy yang menyadari apa yang di lakukan mama imelda kepada dimas, membuat dirinya harus memutar otak untuk mengusir ibu mertuanya.


" dia harus segera pergi dari sini...tapi bagaimana caranya? ", gumam nancy di dalam hatinya.


Setelah dimas berjalan ke ruang kerjanya yang berada tepat di sebelah kamar mereka, dimas duduk di kursi sambil menyandarkan kepalanya yang masih terasa sakit.


" siapa wanita itu?... dan kenapa saat aku melihat fotonya hati ku merasa nyaman dan tenang, seakan-akan dirinya sangat berarti untuk ku. ", kata dimas di dalam hatinya.


Dimas segera menghubungi asisten pribadinya, untuk mencari tahu siapa wanita itu dan ada hubungan apa di antara mereka.


sekertaris brian yang mendapat perintah dari atasannya segera melaporkan tindakan dimas kepada papa erik.


tut...tut...tut... tut, suara panggilan telpon.


" hallo brian ada laporan apa? ", tanya papa erik.


" ada berita bagus tentang perkembangan tuan muda dimas. ", jawab brian.


" oh... kalau begitu segera ceritakan. ", perintah papa erik.


" bagus... lah kalau gitu beri semua informasi yang ada kepadanya, dalam beberapa hari lagi untuk menghindari kecurigaan dimas. ", perintah papa erik.


" siap tuan. ", kata brian.


" ya sudah kalau gitu... kalau ada perkembangan baru segera laporkan ke


saya. ", perintah papa erik.


" siap tuan. ", jawab brian dengan cepat dan segera mengakhiri panggilan nya.


Di sisi lain dimas masih mencoba mengingat siapa wanita yang tersenyum manis di foto itu,tetapi semakin dia mencoba untuk mengingat semakin sakit yang dia rasakan.


Nancy yang mendengar percakapan antara sekertaris brian dan dimas melalui telepon, segera mengatur siasat untuk mengelabui dimas.


Tok...tok...tok..." suara pintu di ketuk dari luar"

__ADS_1


" masuk lah... ", kata dimas dari dalam ruangan nya.


" sayang kamu masih kerja? ", tanya nancy dengan wajah manjanya.


" iya... ada sedikit masalah yang harus di selesaikan. ", alibi dimas.


" sayang kenapa wajah kamu terlihat pucat, apa kamu merasa tidak enak badan..? ", kata nancy sambil mengelus pipi dimas dengan lembut.


" hanya sedikit sakit di bagian kepala ku... jangan terlalu khawatir. ", kata dimas sambil melihat wajah nancy yang terlihat mengkhawatirkan dirinya.


" mau aku pijat? ", tanya nancy.


" boleh.. ", jawab dimas singkat.


Nancy memijat kepala dimas dengan perlahan dan lembut, terlihat dimas yang menikmati pijatan yang di berikan nancy kepada-nya.


" sayang... kalau sakitnya terus berlanjut bagaimana kalau kita pergi berobat ke dokter, aku punya kenalan dokter yang bagus untuk kamu. ", bujuk nancy.


" tapi aku tidak yakin. ", kata dimas yang merasa ragu.


" ayolah sayang kalau belum di coba gimana bisa tauh. ", bujuk nancy lagi.


" baiklah... aku akan pergi. ", kata dimas dengan pasrah.


" ok... kalau gitu aku akan mengatur pertemuan kalian, semakin cepat akan semakin bagus untuk kesehatan kamu. "


" baiklah... baiklah... sekarang waktunya kamu istirahat. ", kata dimas sambil bangkit dari kursinya dan membawa nancy menuju kamar mereka.


Mama imelda yang melihat akrabnya nancy dengan dimas membuat batinnya ingin sekali menyeret wanita itu keluar dari vila ini segera mungkin.


( ^_^)///(^_^)


hy gyus... siapa yang udah lama nunggu update dreams... maaf ya author kelamaan hiatusnya.


author akan mencoba yang terbaik dan berusaha untuk update seperti biasa.


terimakasih. 😍

__ADS_1


lllllllluuuuuuvvvvvvvvvvvv you ❤️❤️❤️


jangan lupa like dan komentar nya gyus. 🙏


__ADS_2