Dreams

Dreams
episode 30


__ADS_3

pagi ini lisa terbangun dari tidurnya dan tidak melihat dimas di samping nya seperti pagi-pagi sebelumnya, lisa turun dari tempat tidur menuju ruang baca tempat biasa dimas mengerjakan pekerjaannya dan menghabiskan hampir 1 hari di dalam ruangan itu.


lisa membuka pintu ruangan baca dimas dan lisa merasa sedih sekaligus terkejut melihat dimas yg tertidur di lantai dengan begitu banyak botol bir yg berserakan di lantai, lisa mengambil tempat sampah untuk membuang botol kosong yg berserakan di lantai.


dengan perlahan lisa merapikan meja kerja dimas terlihat ponsel dimas yg terus bergetar terlihat dari layar ponsel nama nancy, " apa yg sebenarnya terjadi? kata lisa dalam hatinya.


lisa memberanikan dirinya untuk mengangkat telepon nancy, " halo sayang kamu di mana? kata nancy dari seberang telpon.


lisa hanya diam dan tidak menjawab perkataan nancy, " sayang salah aku apa sama kamu, kenapa kamu mengabaikan ku hingga berbulan-bulan lamanya, apa kamu kembali dengan wanita itu dan melupakan hubungan kita, hiks....hiks...hiks... aku sudah menyerahkan semuanya dengan mu kenapa kamu ninggalin aku, hiks...hiks...hiks...nancy menagis tersedu-sedu dan mengira yg mengangkat telepon itu adalah dimas.


lisa sangat terkejut ternyata hubungan dimas dan nancy sudah melebihi batas wajar, dimas yg mendengar suara tangisan sedikit terganggu dan melihat ke arah lisa.


" sayang kenapa kamu di sini dan sedang apa kamu di meja kerja ku? tanya dimas yg masih mengumpulkan kesadarannya.


" hah... aku hanya membersihkan meja kamu, kata lisa yg kemudian mematikan panggilan nancy dan meletakkan hp dimas di laci meja kerjanya.


" oh... gitu ya, maaf tadi malam aku gk bisa nemenin kamu tidur, kata dimas yg berjalan ke arah lisa dengan sempoyongan.


" gk apa mas... sini aku bantu istirahat di kamar ya, kata lisa yg membantu dimas berjalan ke kamar tidur Meraka.


setelah membantu dimas tidur di kamar lisa kembali ke ruang baca dimas dan membersihkan semuanya, lalu setelah itu lisa menuju dapur untuk membuat kan sup pereda mabuk dan air madu hangat untuk dimas.


di dalam kamar dimas tertidur lelap dan sesekali terdengar memanggil nama nancy, lisa mengerti posisinya saat ini yg belum bisa mendapatkan hati dimas.


" mas... bangun mas... makan dulu ya, kata lisa yg mengguncang bahu dimas.


" heeemmmm.... iya, kata dimas yg duduk di ranjang dan bersendar di tumpukan bantal yg di buat lisa.


lisa dengan telaten menyuapi sup pereda mabuk untuk dimas hingga habis dan dimas meminum air madu hangat yg di buat lisa,


" terimakasih ya... kata dimas sambil tersenyum manis ke arah lisa.


" sama-sama mas, kalau gitu mas istirahat lagi ya... kata lisa yg ingin pergi membawa nampan yg berisi piring kotor untuk di cuci di dapur.


" jangan pergi tunggu lah di sini sebentar, kata dimas sambil memeluk tubuh lisa.


lisa hanya diam dan menuruti apa yg di inginkan dimas, sampai dimas merasa jauh lebih baik setelah di peluk lisa.


" sayang kamu jangan terlalu capek ya, nanti siang akan ada pembantu yg datang ke rumah ini untuk membersihkan rumah dan membantu keperluan kamu, kata dimas sambil membelai rambut lisa.

__ADS_1


" terimakasih mas... kata lisa yg hanya tersenyum.


dimas yg merasa jauh lebih baik pergi meninggalkan lisa di kamar seorang diri, sedangkan dirinya setelah mencuci muka dan menggosok gigi dimas pun kembali ke ruangan baca nya.


sesungguhnya hati lisa merasa sakit dan sedikit menyesal karena mengangkat telepon dari nancy, sepanjang hari lisa duduk di balkon dan menatap ke arah pohon pinus yg menjulang tinggi.


terdengar suara kicauan burung yg bertengger di ranting-ranting pohon pinus yg membuat setiap orang akan merasa nyaman berlama-lama duduk di balkon, dimas yg sudah selesai dengan pekerjaannya berjalan menuju kamarnya untuk melihat keadaan lisa.


" sayang ngapain duduk di sini terus? tanya dimas yg memeluk bahu lisa.


" hanya menikmati pemandangan dan udara yg segar, kata lisa yg mencium pipi dimas.


untuk pertama kalinya lisa mencium pipi dimas yg membuat detak jantung dimas berdetak sangat kencang, " kenapa jantungku seperti ini? tanya dimas dalam hatinya.


lisa yg melihat pipi dimas yg memerah dan tersipu malu sungguh sangat menggemaskan, " eeeehhhheeeemmmm..... pelayan yg membantu kamu sudah datang, ayo ke bawah biar aku perkenalkan dengan mu, kata dimas yg mengandeng tangan lisa untuk turun ke bawah.


lisa melihat 10 pelayan yg berbaris rapi di hadapannya saat ini, " mulai sekarang kalian bisa bekerja di sini dan perkenalkan wanita yg ada di samping ku adalah nyonya di rumah ini, dan kalian berdua saya tugas kan untuk selalu berada di samping nyonya, kata dimas kepada seluruh pelayan dan menujuk 2 pelayan wanita yg di tugaskan khusus untuk merawat lisa.


setelah dimas memperkenalkan lisa sebagai nyonya di rumah ini, dimas pun membagi tugas untuk setiap pelayan yg bekerja di vila ini.


sore hari lisa duduk di taman belakang vila dan sesekali merawat tanaman yg ada di taman belakang vila di temani oleh tasya dan riri.


dimas duduk di kursi sambil melihat layar hp yg berisi pesan dari nancy, " sayang jika kamu ingin meninggalkan ku untuk selamanya maka aku mohon izin kan aku untuk melihat mu sekali lagi dan aku akan menyiapkan acara perpisahan untuk kita, kata nancy yg di tulis di pesan itu.


dimas sedikit berfikir untuk menolak permintaan nancy tetapi hatinya juga sangat merindukan nancy, akhirnya dimas membalas pesan nancy dan menyetujui permintaan nya.


setelah membalas pesan nancy dimas berjalan menuju taman belakang menemui lisa, " sayang lagi ngapain? tanya dimas yg tiba-tiba mencium pipi lisa.


" lagi merapikan bunga-bunga ini, ada apa sayang? tanya lisa.


untuk pertama kalinya lisa memanggil sayang kepada dimas dan sekali lagi detak jantung dimas berdetak sangat kencang, " asataga.. kenapa bisa seperti ini padahal dia hanya bilang sayang sama aku, kata dimas dalam hatinya.


" sayang...sayang... panggil lisa kepada dimas yg terlihat melamun.


" hah... iya maaf sayang, tadi sedikit melamun, kata dimas.


" gk apa... sini duduk, kata lisa yg menepuk tempat duduk di sampingnya.


dimas duduk di samping lisa sambil melihat wajah lisa yg terlihat cantik hari ini, " heemm... bisa kah kalian berdua pergi dulu, kata dimas kepada dua pelayan yg menemani lisa.

__ADS_1


setelah kedua pelayan itu pergi dimas mengajak lisa ngobrol dan bercanda," sayang besok kita kembali ke rumah besar ya, kata dimas yg membuat senyum manis lisa hilang seketika.


" rumah besar... maksudnya? tanya lisa yg sedikit bingung.


" maksud ku kita pulang ke rumah besar keluarga ku, karena besok hari ulang tahun mama... kata dimas.


" besok mama ulang tahun, serius... kata lisa yg benar-benar lupa tgl ulang tahun mama imelda.


" iya sayang... kata dimas.


" baiklah kalau gitu aku akan suruh pelayan untuk membantu ku bersiap-siap, kita berangkat hari ini ya.


" baiklah terserah kamu sayang, kata dimas yg mencium kening lisa.


setelah kepergian lisa ke dalam vila dimas menghubungi rumah besar keluarga nya,


" hallo ma hari ini kami akan pulang ke rumah mama, kata dimas kepada mama imelda.


" kamu pulang bersama lisa, apa kalian sudah berbaikan? tanya mama imelda.


" mama akan lihat sendiri nanti, oh ya mama ingin kado ultah apa dari dimas?


" mama gk ingin apa-apa sayang, mama cuman berharap rumah tangga kamu dengan lisa baik-baik terus hingga menjadi kakek dan nenek.


" amin ma... insyaallah dimas akan mengabulkan nya, kata dimas.


setelah selesai menghubungi mama imelda dimas berjalan ke dalam vila, dimas duduk di sofa ruangan tv sambil memakan cemilan.


" sayang kita berangkat jam berapa? tanya lisa yg tiba-tiba datang menghampiri dimas.


" kita berangkat malam ya, tiket pesawat udah di pesan dan jam 6 nanti kita ke bandara.


" baiklah...kata lisa yg bersandar di bahu dimas.


(^_^)///(^_^)


ayo gyus... jangan lupa bom like biar kita update gila-gilaan.


lllllllluuuuuuvvvvvvvvvvvv you ❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2