Dreams

Dreams
episode 20


__ADS_3

satu minggu sudah berlalu dari kejadian waktu itu, kini dimas sudah sedikit bersikap baik terhadap lisa walau lisa tidak pernah berharap lebih dengan dimas.


pagi ini lisa mengidam mangga muda tetapi anehnya sudah beberapa buah yg dia makan tetap saja tidak merasa puas karena di hati kecilnya dia menginginkan dimas yg mengambil kan buah mangga untuk nya, lisa berjalan ke ruang kerja dimas dan melihat dimas yg sangat sibuk.


" mas.. panggil lisa yg memberanikan dirinya.


dimas hanya melirik sekilas ke arah lisa dan melanjutkan pekerjaannya, " mas... panggil lisa lagi yg berjalan ke meja kerja dimas.


" kalau gk ada hal yg penting lebih baik keluar dari sini sebelum hilang ke sabaran ku, kata dimas dengan suara mengancam.


" sebenarnya ada yg mau adek bilang sama mas, kata lisa dengan suara sedikit manja.


" aku peringatkan sama mu ya... jangan mentang-mentang seminggu ini aku bersikap baik dengan mu lalu kau bersikap sok imut di hadapan ku, gk bakalan mempan... lebih baik keluar dari sini sekarang atau aku seret kau dari ruangan ini, kata dimas yg tidak mau melihat wajah lisa ataupun mendengar suara lisa.


lisa hanya bisa diam sambil berjalan ke luar ruangan dengan wajah lesu,lisa memikirkan bagaimana caranya dia bisa membuat dimas keluar dari ruangan kerja dan mengabulkan ke inginan lisa.


" walau sebenarnya aku gk mau bersikap seperti ini tapi mau bagaimana lagi terpaksa aku harus meminta bantuan mama, kata lisa falatm hatinya.


tut...tut ..tut...suara telpon berdering.


" assalamu'alaikum mama... kata lisa.


" waalakumsalam lisa, ada apa tumben nelpon mama?


" ma.. lisa kangen sama mama tetapi mas sibuk terus di ruangan kerja, mama bisa gk minta mas datang ke rumah mama tapi jangan bilang lisa yg minta ya ma... lisa takut ntar mas bakalan marah.


" ok sayang... pasti mama akan bantu, lagian mama jugak kangen sama kamu udah lama gk ngobrol bersama, kata mamanya.


" ya udah deh ma... kalau gitu lisa matikan telepon nya ya, Assalamualaikum.


" waalakumsalam, kata mamanya kemudian mematikan telpon dengan lisa.


*****


diruang kerja dimas.


dimas masih sibuk mengerjakan berkas-berkas yg menumpuk akbibat tertunda selama dia sakit, tiba-tiba mamanya menelpon dimas.


" hallo ma ada apa? dimas lagi sibuk nih... kata dimas yg tanpa basa-basi.


" kami ini sibuk terus... sampek lupa sama mamanya ya, mama kangen sama kamu dan lisa datang kerumah ya hari ini mama udah masak makanan ke sukaan kamu loh...


" apa papa ada di rumah? tanya dimas.


" tentu... papa di rumah, kenapa? tanya mamanya heran.


" gk ada apa-apa ma... dimas mau bicara bisnis sama papa, ya udah nanti sore dimas ke rumah.


" jangan terlalu sore dong mama kan mau ngobrol bareng kamu dan lisa, jam 14:00 siang kamu harus udah sampai ke rumah mama ya, kalau kamu telat mama akan hukum kamu... ancam mamanya.


" baik ma... kata dimas yg tidak mau membantah perkataan mamanya, lalu segera mengakhiri telpon dengan mamanya.


" hufffff.... pekerjaan menumpuk ada aja lah... yg gangu, gerutu dimas sambil bergegas menyiapkan semua pekerjaan nya.

__ADS_1


lisa yg mendapat sms dari mamanya kalau dimas mau kerumah besar, lisa sangat bahagia sekaligus bersemangat mendengar perkataan mamanya.


" sayang... tahan sebentar lagi ya, mama yakin papa kamu pasti mau mengambil mangga muda untuk kita, kata lisa dalam hatinya.


kini dimas sudah selesai mengerjakan pekerjaan nya segera turun mencari ke beradaan lisa, " kemana dia... gerutu dimas yg tidak melihat keberadaan lisa.


dimas berjalan keluar rumah dan mencari-cari keberadaan lisa di halaman belakang, dimas sangat terkejut melihat halaman belakang yg semula tidak pernah di urus berubah menjadi kebun yg penuh dengan bunga dan juga sayuran.


" lisa... teriak dimas yg membuat lisa terkejut.


" iya mas, kata lisa sambil menyeka keringatnya.


" cepat berberes kita mau ke rumah mama sekarang, perintah dimas lalu pergi meninggalkan lisa.


lisa bergegas mencuci tangannya lalu bergegas masuk kedalam rumah untuk merapikan dirinya, selesai mandi lisa berkaca di depan cermin yg ada di lemari pakaian dimas.


" ini perutnya buncit karena lemak atau karena kami semakin besar sih sayang.... kata lisa sambil memegang perutnya.


dimas yg berada di depan kamar lisa mendengar semua yg lisa katakan dan melihat tubuh lisa tanpa busana serta perutnya yg sudah terlihat sedikit membesar.


" cepat... jangan asek berkaca aja, kata dimas yg membuat lisa berbalik ke arah dimas dengan terkejut.


dimas yg melihat lisa berbalik ke arahnya dan hampir terpeleset segera masuk kedalam kamar lisa untuk menangkap tubuhnya, " lain kali hati-hati, kata dimas.


lisa yg melihat wajah dimas yg sedikit khawatir merasa senang dan membuat pipinya memerah, " terimakasih... kata lisa dengan malu-malu.


dimas tidak mau berlama-lama dengan posisi seperti ini segera bangkit dan meninggalkan lisa sendiri di kamarnya, " huff.... hampir saja aku melahapnya, gumam dimas dalam hatinya.


lisa yg sudah selesai memakai baju dan sedikit berdandan menghampiri dimas yg sudah menunggu di ruang tamu, " lama banget sih... kata dimas yg melihat lisa yg sedikit berbeda, " kamu terlihat cantik, kata dimas dengan suara seperti sedang berbisik.


" tidak ada... ayo jalan, kata dimas yg jalan terlebih dahulu menuju garasi mobil.


lisa menyusul di belakang dimas dan masuk kedalam mobil, selama perjalanan lisa dan dimas hanya saling diam tanpa bicara walau sesekali lisa mencuri-curi pandang ke arah dimas.


mereka melewati perkebunan teh dan masih jauh sampai tiba di pasar besar, lisa yg melihat pohon mangga dengan banyak buah yg masih muda menyuruh Dimas memberhentikan mobilnya.


" apaan sih... kata dimas yg marah.


" maaf mas... adek cuman mau minta buah itu, kata lisa sambil menujuk pohon mangga yg lebat buah nya.


lisa turun dari mobil dan masuk kedalam halaman rumah orang, " permisi.... buk...pak... permisi, panggil lisa.


" siapa ya... kata nenek yg keluar dari dalam rumah itu.


" nek saya boleh minta buah mangganya? kata lisa.


" buah ini masih muda masam...gk enak nak, kata nenek itu yg menolak permintaan lisa.


" maaf nek tapi saya ingin makan buah itu, kalau saya tidak boleh mintak saya akan beli nek, kata lisa dengan wajah memelas.


" baiklah... tapi pohon ini sangat tinggi dan lagi nenek gk punya genter ( gala ) untuk mengambil buahnya, kata nenek itu.


" gk masal nek saya bisa mengambil sendiri, kata lisa yg bersemangat berjalan ke arah pohon mangga.

__ADS_1


dimas yg memperhatikan lisa dari dalam mobil merasa sedikit khawatir saat melihat lisa sedang memanjat pohonnya, dimas turun dari mobilnya dan menuju pohon mangga itu.


" turun... kata dimas dari bawah pohon,lisa yg mendengar kata dimas segera turun dari pohon.


" ada apa mas? tanya lisa.


" biar aku yg ambil, kata dimas yg kemudian memanjat pohon untuk pertama kalinya.


lisa yg melihat dimas mengambil mangga untuk nya merasa sangat senang dan keinginan nya tercapai, " sayang lihat papa mengambil buah untuk kita, kata lisa dalam hatinya sambil mengelus perutnya.


" nih... kata dimas yg memberikan 2 buah mangga muda untuk lisa.


" terimakasih... kata lisa, dimas yg sudah turun membersihkan bajunya kemudian memberikan sejumlah uang kepada nenek itu.


" tidak usah nak... itu buah untuk istri kamu pasti sedang ngidam ya, kata nenek itu.


" iya nek... makasih ya,kata dimas.


" iya sama-sama, kata nenek itu yg menolak uang yg di berikan dimas.


dimas dan lisa melanjutkan perjalanannya menuju rumah besar keluarga dimas, lisa membawa mangga yg di ambil dimas ke dalam rumah mamanya.


" lisa... teriak mama dimas sambil memeluk lisa.


" mama... kata lisa.


" untuk apa itu nak? kata mama dimas saat melihat mangga muda di tangan lisa.


" hemmm... buat di cemilin ma, kata lisa sambil tersenyum.


" kamu hamil nak? tanya mama dimas yg sangat bahagia.


" iya ma... kata lisa sambil tersenyum manis ke mamanya.


" Alhamdulillah... sebentar lagi mama akan jadi nenek, ayo masuk dulu papa kamu udah nunggu di dalam... ini kabar bahagia, kata mama dimas sambil menggandeng tangan lisa dan menyuruh pelayan untuk mengupas mangga yg di bawa lisa.


lisa mengobrol bersama dengan mama dimas di taman belakang rumah sambil memakan mangga yg di petik dimas, terlihat wajah mamanya yg sangat bahagia mendengar kehamilan lisa.


" kamu harus jaga kesehatan dan banyak makan yg bernutrisi, nanti pas kamu pulang bawak pelayan kepercayaan mama ya, namanya bik jum.


" gk usah ma.. lisa gk mau ngerepotin ma, kata lisa yg merasa segan.


" jangan sungkan sayang ini semua demi kesehatan kalian, kata mamanya sambil mengelus perut lisa yg masih rata.


dimas yg merasa kesal melihat lisa yg tersenyum bahagia karena mamanya memperhatikan kehamilan lisa, " seharusnya aku memaksa dia aborsi,agar anak itu tidak menghalangi hubungan ku dengan nancy, gumam dimas dalam hatinya.


(^_^)///(^_^)


jangan lupa like dan komentar nya ya gyus ..


jika mendapat 500 like author akan update gila-gilaan lagi loh... hehehehe....


terimakasih...

__ADS_1


lllllllluuuuuuvvvvvvvvvvvv you ❤️❤️❤️


__ADS_2