Dreams

Dreams
episode 18


__ADS_3

setelah selesai membuat makan malam untuk dimas lisa bergegas kembali ke kamarnya untuk beristirahat, malam ini dia ingin istirahat lebih awal dan tidak ingin memikirkan hal-hal yg aneh.


lisa yg tiba-tiba terbangun dari tidurnya melihat jam menunjukkan pukul tengah malam, lisa turun ke bawah karena merasa lapar.


" kok masih banyak makanan, apa mas gk pulang? kata lisa yg melihat makanan yg tidak di sentuh sama sekali.


lisa memakan masakan nya seorang diri lalu dia berjalan kembali ke kamarnya, tetapi langkah kakinya harus terhenti dan merasa penasaran.


lisa memberanikan diri untuk membuka kamar dimas, " tidak ada siapa-siapa, gerutu lisa.


" pasti dia gk pulang... biarkan saja lah, gerutu lisa yg berjalan kembali ke kamarnya dan tidak lupa menutup pintu kamar dimas.


hari menjelang pagi lisa bangun seperti biasanya untuk membersihkan rumah serta memasak sarapan untuknya, jam terus berputar dan hari berubah menjadi malam tapi dimas gk kunjung kembali ke rumah.


lisa yg merasa khawatir takut terjadi sesuatu mencoba menelpon kantor dimas.


tut....tut...tut...tut... suara telpon berdering.


" haloo... ini siapa? tanya perempuan yg mengangkat telepon lisa.


" apa pak dimas ada? ini saya istrinya, kata lisa.


" oh... ibuk, tuan beberapa hari ini libur.


" libur... berapa hari ya kalau boleh tahu? tanya lisa lagi.


" libur selama 2 hari buk.


" oh... ya sudah kalau boleh saya tahu pak dimas pergi ke mana ya? tanya lisa lagi ug penasaran.


" saya jugak kurang tahu buk, maaf.


" ya sudah kalau begitu terimakasih ya, kata lisa yg segera mematikan teleponnya.


" kalau mas gk ada di rumah sebaiknya aku ke rumah mama saja lah, lagian aku jugak bosen di rumah sendirian, gumam lisa.


lisa segera menelepon mama nya.


tut....tut....tut.... suara panggilan telpon.


" halo... ada apa sayang tumben nelpon, kata mamanya.


" ma.. lisa boleh nginep di rumah mama? tanya lisa.


" ada apa kok tumben kamu mau nginep di sini, apa kamu bertengkar dengan dimas?


" gk ma... lisa gk bertengkar dengan mas, lisa hanya bosan sendirian di rumah.


" emang dimas kemana? tanya mamanya.


" mas dimas lagi pergi perjalanan bisnis selama 2 hari ma, jadi lisa sendiri di rumah.


" ya sudah nanti mama suruh supir untuk menjemput kamu ya.

__ADS_1


" makasih ya ma... kata lisa yg merasa senang.


" iya-iya kamu siapkan apa aja yg mau di bawa, sekarang mama matikan telponnya ya biar mama bisa menyuruh supir untuk menjemput mu sekarang.


" iya ma... kata lisa yg segera mematikan telpon nya.


lisa segera kembali ke kamarnya dan membereskan beberapa baju ganti untuk nya, setelah selesai lisa menunggu jemputan supir mamanya.


tanpa dia sadari hp nya sedang berdering dan no yg tidak dia ketahui, " hallo siapa ini? tanya lisa.


" ini saya sekertaris pak dimas buk, pak dimas sedang di rawat di rsu xxxx di jln xxx.


" ok saya akan segera kesana, kata lisa tanpa pikir panjang segera memesan ojol menuju rsu yg di beritahukan sekertaris dimas.


sesampainya di sana lisa melihat sekertaris brian dan nancy dengan wajahnya yg pucat,


" ada apa ini sebenarnya? tanya lisa.


" eh... kamu udah di sini, kalau gitu aku pergi dulu ada urusan yg harus aku selesaikan terlebar dulu, kata nancy yg buru-buru pergi meninggalkan lisa dan brian.


" ada apa sebenarnya brian? tanya lisa.


" saya,pak dimas dan nona nancy pergi ke bali berlibur tetapi ada sesuatu yg membuat kami semua harus segera kembali ke sini, lalu sepanjang jalan pak dimas bertengkar dengan nona nancy.


" terus... kata lisa yg penasaran.


" saya pergi ke kantor sedang kan pak dimas menenangkan nona nancy yg sedang marah-marah, setelah semuanya selesai saya mendapat kabar katanya pak dimas ada di sini.


lisa hanya bisa diam dan tidak tahu harus berbuat apa saat ini, tiba-tiba hp lisa berbunyi.


" kamu di mana sayang, supir sudah menunggu dari tadi di halaman rumah kamu tapi kamu gk kunjung ke luar adaapa sayang?


" ma.. mas dimas kecelakaan dan sekarang lisa berada di rsu xxxx jln xx.


" kalau gitu kamu jangan panik ya... mama segera ke sana.


" iya ma.. mama hati-hati ya jangan panik jugak, lisa di sini sama sekertaris brian kok.


" baiklah... kata mamanya yg menutup telpon mereka.


tiba-tiba ada perawat yg datang menghampiri lisa dan brian, " apa anda keluarga pasien? tanya suster itu.


" saya istrinya sus.. kata lisa.


" pasien harus segera menerima transfusi darah dan berhubung stok golongan darah AB lagi kosong di bank darah rumah sakit ini.


" ambil darah saya aja dok, kata lisa yg sangat panik.


" baiklah anda ikut saya, kata suster itu.


lisa mengukuti suster itu ke sebuah ruangan dan melakukan beberapa tes sebelum mengambil darah lisa, " kamu sedang hamil dan kamu mau transfusi darah, ini sangat berbahaya bagi kesehatan kalian, kata suster itu.


" saya tidak masalah... asalkan suami saya sehat sus, kata lisa yg meyakinkan dirinya.

__ADS_1


" kamu yakin, jika mengambil darah untuk pasien kamu akan kekurangan darah dan bisa membahayakan kandungan kamu, kemungkinan besar bisa menyebabkan kan keguguran.


lisa berfikir sejenak saat mendengar perkataan dokter, " aku sayang sama anak ini tapi nyawa mas dimas dalam bahaya, ya Allah... kuat kan lah hamba menghadapi cobaan ini, lindungilah anak hamba ya Allah, kata lisa dalam hatinya.


" saya sudah memikirkan nya sus... silahkan ambil darah saya sekarang, kata lisa yg yakin dengan apa yg dia lakukan.


lisa menandatangani surat pernyataan, lalu suster mengambil dua kantong darah dari tubuh lisa, setelah selesai dokter pun segera kembali ke ruangan operasi yg sedang berlangsung.


lisa masih terbaring lemas di dalam ruangan dan di perbolehkan untuk istirahat sejenak dan meminum beberapa fitamin penambah darah untuk dirinya, " mama harap kamu bisa kuat seperti mama ya sayang, ini semua kita lakukan agar papa kamu bisa sembuh kita sama-sama berjuang ya sayang, kata lisa sambil mengelus perutnya yg masih rata.


*****


dimas yg sudah siuman melihat mama, brian dan juga nancy yg ada di dalam ruangan tetapi entah kenapa hati kecilnya merasa sedih tidak melihat lisa di dalam ruangan itu.


" sayang kamu mau minum? tanya nancy.


" kamu ngapain di sini? tanya mama dimas yg sangat kesal saat melihat keberadaan nancy.


" ma... tolong jangan bertengkar, kata dimas.


" baiklah...mama akan membiarkan dia di sini untuk sementara, kata mama dimas yg mengalah lalu pergi begitu saja meninggalkan dimas dan nancy berdua di dalam ruangan.


" brian dimana lisa? tanya mama dimas.


" saya tidak tahu tante, kata brian yg berbohong atas permintaan lisa agar tidak ada orang yg khawatir.


lisa tidak ingin semua orang tahu tentang kehamilan nya untuk saat ini karena lisa takut dengan keberadaan nancy yg selalu di sekitar dimas dan di tambah lagi dimas tidak pernah berharap keberadaan anak di antara pernikahan mereka.


lisa yg sudah merasa lebih baik mencoba untuk keluar ruangan dan menemui dimas, lisa berjalan perlahan karena saat ini terkadang lisa merasa tubuhnya sangat lemas.


" lisa kamu kemana aja? tanya mamanya.


" lisa tadi lagi keluar nyarik makan ma, kata lisa yg sedikit gugup.


" oh... kalau gitu gih sana temenin dimas, biar pelakor itu segera pergi dari sini.


" iya ma... lisa lihat mas dimas dulu ya.


lisa berjalan ke dalam ruangan dimas dan melihat kemesraan dimas dan nancy walau hatinya sakit dia harus tetap kuat, " mas gimana kondisinya udah mendingan? tanya lisa.


" kau ini istri durhaka ya... suami lagi sakit kau malah ngelayap entah kemana dan apa kau tahu nancy memberikan darahnya untuk ku, sedangkan kau... hufff... istri tidak tahu terimakasih pergi dari sini, kata dimas.


lisa segera keluar dari dalam ruangan dan terlihat brian dengan wajah sendu menatap lisa, " nyonya gk apa? tanya brian.


" saya tidak apa-apa kamu tenang saja, kata lisa.


" tuan memang keterlaluan, kata brian geram.


" sudah lah... jangan di bahas lagi saya mau nemenin mama kamu tunggu di sini jika terjadi sesuatu segera hubungi saya, kata lisa.


(^_^)///(^_^)


jangan lupa like dan klik faforit nya ya gyus...

__ADS_1


lllllllluuuuuuvvvvvvvvvvvv you ❤️❤️❤️


__ADS_2