Dreams

Dreams
sesion 2 ( episode 8 )


__ADS_3

Sekertaris brian yang sudah mendapatkan jawaban dari penantiannya segera kembali ke negara asalnya untuk melaporkan apa yang terjadi di sini.


Sesampainya di bandara brian segera menuju ke rumah sakit untuk melihat kondisi dimas, terlihat mama imelda yang masih duduk di samping ranjang dimas.


Mama imelda yang melihat kedatangan brian segera bangkit dari duduk nya dan menghampiri brian, " bagaimana? ", tanya mama imelda.


Brian menarik nafas dalam-dalam sebelum memberitahu apa yang terjadi selama di luar,


" maaf nyonya saya tidak bisa membujuk nona lisa untuk kembali ke sini. ", kata brian sambil menundukkan kan kepalanya.


Ada rasa malu di dalam diri brian karena gagal menjalankan tugas yang di berikan oleh atasannya, mama imelda hanya bisa diam dan kembali duduk di samping dimas.


Raut wajah yang semula penuh harapan sekarang harus pupus mendengar apa yang di katakan brian, " dimas segera sadar lah... sebentar lagi nancy akan segera melahirkan, kamu harus segera sadar untuk membuktikan kalau kamu tidak bersalah, atau...lisa akan benar-benar melupakan mu. ", kata mama imelda yang berbisik di telinga dimas.


Dimas memberikan respon dengan apa yang di katakan mama imelda, salah satu jarinya bergerak serta raut wajahnya berubah.


Mama imelda yakin dimas dapat mendengar semua yang di katakan mama imelda, " mama yakin kamu akan segera sadar sayang. ", kata mama imelda di dalam hatinya.


*****


Pagi ini lisa bangun lebih awal untuk mencari toko dan membuka usaha untuk menyibukkan dirinya, " pagi mbak...rapi banget mau kemana? ", tanya dika.


" pagi juga dika,mbak mau pergi mencari toko untuk membuka usaha kecil-kecilan. ", jawab lisa.


" oh... mau buka usaha apa? ", tanya dika sambil mengambil nasi goreng untuk sarapan paginya.


" mbak ingin membuka cafe yang bertema dengan bunga, bagaimana menurut kamu? ", tanya lisa sambil duduk di samping dika.


" oh... itu ide bagus mbak. ", jawab dika.


Arka yang baru saja selesai dengan keperluan sekolah nya duduk di samping dika sambil mengambil sarapannya, " wow...lihat mbak adik kecil kita sudah bisa mengambil makanannya sendiri. ", ledek dika.


" bagus dong... namanya juga adik mbak, arka kan anak pintar dan juga sudah besar jadi harus bisa mandiri. ", kata lisa sambil memuju arka.

__ADS_1


Arka yang merasa sangat bahagia mendengar pujian dari lisa membuat pipinya bersemu karena malu, " mbak arka kan emang udah gedek...arka kan udah jadi paman jadi harus lebih mandiri. ", kata arka sambil memakan sarapannya.


Kehatangan yang selama ini di rindukan oleh dika akhirnya kembali seperti semula,tidak ingin rasanya dika untuk pergi jauh dari kedua saudaranya ini.


Dengan berat hati dika mencoba untuk memberanikan dirinya untuk berbicara kepada lisa, " mbak... sebenarnya ada yang ingin dika omongin ke mbak. ", kata dika sambil melihat ke arah lisa dengan serius.


" katakan lah. "


" mbak...dika harus pergi beberapa hari keluar kota untuk menjalankan proyek yang di berikan oleh mas roky. "


" lalu..!!", kata lisa singkat.


" apa dika boleh pergi ? ", tanya dika dengan wajah penuh harapan.


" tentu saja boleh...itu sebuah kejutan untuk mbak...ternyata kamu sudah bisa berkecimpung kedalam dunia bisnis, ini sebuah kemajuan... setelah proyek selesai kita sekeluarga harus merayakannya. ", kata lisa dengan penuh semangat.


Dika tersenyum melihat keadaan lisa mulai cukup membaik, " mbak... selama dika pergi dinas, hemm... mbak harus terus kabarin dika ya. ", kata dika yang merasa khawatir meninggalkan lisa,arka dan kedua ponakan kecilnya.


" bener tuh... mas, kan ada arka di sini...arka akan selalu jaga mbak dan adik-adik. ", kata arka sambil tersenyum manis.


Walau dika mendengar perkataan lisa, dika tetap tidak bisa merasa tenang sebelum bertemu dengan roky.


Setelah sarapan lisa bergegas keluar rumah untuk mengantar arka ke sekolah,sedangkan dika masih di rumah sedang menunggu kedatangan roky.


*******


sudah lewat beberapa bulan kini dimas sudah sadar dari komanya, dimas melihat nancy yang sedang duduk di sofa sambil bermain dengan ponselnya.


" sayang....apa kamu mau minum atau mau makan ? " tanya nancy dengan lembut.


" tidak sayang.... bagaimana keadaan anak kita, maafkan aku selama kamu hamil aku gak bisa di sampingmu. ", kata dimas sambil mengelus perut buncit nancy.


" gak apa sayang...lusa kamu sudah bisa pulang dan lagi setelah kamu sembuh kita akan segera berkumpul seperti semula. ", kata nancy sambil bersandar di pundak dimas.

__ADS_1


" tentu sayang...", kata dimas sambil mencium kening nancy dengan lembut.


Mama imelda yang melihat dimas dan nancy bersama merasa kesal tetapi apa boleh di buat dirinya tidak bisa berbuat apa-apa untuk saat ini.


" dimas... ini mama bawain kamu makanan, makan bareng nancy ya. ", kata mama imelda sambil tersenyum.


" mama gak usah repot-repot seperti ini. ", kata nancy sambil mengambil makanan yang ada di tangan mama imelda.


" nancy tolong panggil saya tante ya.! ", kata mama imelda dengan tegas.


" ah...ya ma..eh..maaf maksud saya tante. ", kata nancy sambil membuat raut wajah di tindas.


Dimas yang melihat perlakuan beda dari mama imelda kepada nancy, membuat dimas jengah.


" ma...nancy itu istri dimas, wajar kalau dirinya memanggil mama ke mama. ", tegas dimas.


" sudah lah sayang jangan marah-marah sama tante, mending kamu makan dulu ya biar aku suapin. ", kata nancy yang ingin menjilat ke dimas.


Dimas hanya diam dan mengangguk kecil menyetujui perkataan nancy, mama imelda hanya bisa mengelus dadanya untuk menahan sabar akan tindakan nancy hari ini.


" dimas mama akan pulang lusa mama akan ke sini lagi untuk menjemput kamu pulang. ", kata mama imelda sambil berjalan keluar dari ruangan inap.


Dimas hanya diam melihat kepergian mama imelda, sepanjang jalan pulang mama imelda tidak habis pikir melihat ke jadian yang dia lihat saat ini.


" hah....dimas..kamu hanya operasi besar bagian perut kenapa bisa otak kami bermasalah seperti ini? ", gerutu mama imelda.


(^_^)////(^_^)


ayo siapa nunggu update nya...


tekan love dan like nya gyus...


lllllllluuuuuuvvvvvvvvvvvv you ❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2