
Tiba tiba argo di kejutkan kedatangan Putri dan Aiden datang ke restoran . Argo langsung beranjak bangun dia mengendong Aiden dan mencium nya kerinduan
" Papa kangen sama adek . Adek sudah gendut sekarang " ucap nya
Aiden tersenyum dia terus menempelkan bibir nya di pipi papa nya itu
" Sekarang aku menetapkan tinggal di Jakarta lagi "
" Kenapa ? " Tanya argo
" Ya aku mau hidup di Jakarta aja . Di malang aku hanya tidur makan tidur . Oh iya aku juga sudah bekerja di perusahaan bidang hotel , restoran "
Argo mengagguk dia terus mencium Aiden dan memeluk nya
" Gimana hubungan kamu sama Baim ? "
" Ya masih begitu . Makanya aku memutuskan untuk bekerja sedangkan dia hanya diam di rumah "
Ck !
" Kamu itu jadi perempuan jangan terlalu bodoh . Laki laki harus menafkahi istri . Bukan kebalikan . Aku akan bantu kamu supaya Baim bekerja . Dia akan menjadi salah satu manager di restoran ku "
" Terima kasih ya . Kamu udah bantu aku banyak banget " jawab putri
Argo mengagguk . Dia juga lupa memeluk putri
" Kamu mau makan apa biar aku pesenin " tanya argo
" Hem nasi goreng sama es kelapa "
Argo mengagguk dia masih megendong Aiden . Menghubungi orang dapur membawakan makanan dan minuman untuk tamunya
" Aiden anak papa yang paling ganteng , seperti papa nya " gumam argo terus mengajak Aiden bercanda
Putri senang anak nya itu selalu tersenyum melihat argo berbeda dengan Baim . Selalu saja di marahin
Hiks hiks hiks
" Kok nangis . Haus! Lapar ! Atau minta di cium lagi "
Tangis itu makin kejar . Sedangkan kebutuhan Aiden berada di dalam mobil
" Aku ambil susu Aiden dulu di mobil "
Argo mengagguk dia mending mengajak Aiden duduk di bangku kerajaan nya di ajak muter membuat Aiden tertawa lagi . Setelah di berikan susu Aiden diam mulut nya terus menghisap botol susu
" Haus dia . Ucup Ucup . Bayi besar . Pasti asi mama bagus banget buat Aiden . Iya kan ma "
Putri mengagguk dia menikmati nasi goreng seafood spesial yang di sediakan
Argo pelan pelan meletakkan Aiden di sofa . Di jaga oleh bantal bantal kecil untuk tak jatuh
Beranjak bangun mendekati putri duduk di sebelah nya
__ADS_1
" Apa alasan kamu pindah ke Jakarta lagi ? Bukannya aku sewa satu tahun dan setelah itu baru aku belikan rumah "
" Kamu tahu , Baim datang ke apartemen aku malam malam . Dia maksa untuk masuk . Aku pikir itu kamu gedor pintu membuat tetangga juga bangun dari tidur nya . Mereka pikir juga aku berantem malam malam . Terpaksa aku bawa dia masuk . Dan dia ngancam aku bunuh Aiden kalo aku gak pindah dia ke Jakarta "
Huh !
Argo menghela nafas padahal sudah jauh dari Jakarta argo tempatkan putri kenapa Baim bisa tahu
" Sekarang kamu tinggal di apartemen itu lagi ? "
" Yap " putri mengagguk
" Kamu lanjutin pendidikan kamu kan ? "
Putri menatap argo . Dia menggeleng kepalanya
" Aku itu kerja pagi sampai sore . Pulang kerja aku ngurus Aiden sama Baim . Gimana waktu aku buat kuliah ? " Tanya Putri
" Kamu bisa sewa baby sister "
" Kalo ngomong enak banget ! Uang dari mana aku bayar mereka ? Untuk sehari hari aja bercukupan "
" Hei ! Kamu bilang uang dari mana ! Aku ngasih uang kamu dan kamu bilang bisa sampai Aiden dewasa loh . Kemana uang itu ? " Tanya argo marah
" Kamu tanya sama sahabat kamu . Kemana uang itu . "
" Kalo gitu kamu ceraikan dia dong ! Kamu itu mau aja di bodoh bodohin "
Ck !
Argo semakin kesel di buat nya . Suami gak bertanggung jawab ! Brengsek !
" Terserah kamu lah . Aku gak mau ikut campur . Asal Aiden bisa hidup dengan bercukupan "
" Hemm" jawab putri malas
Dia melanjutkan lagi makannya sedangkan argo dia juga melanjutkan lagi pekerjaan
**
Weekend ini diva mengajak suami dan kedua anaknya liburan di hotel Jakarta . Sebenarnya karena ada diskon sih karena diva gila dengan diskon akhirnya dia mengajak Aldo dan kedua anaknya itu
Dan kebetulan juga hotel yang diva sudah booking semalam berdekatan dengan mall . Yaitu mall plaza Indonesia dan grand Indonesia tak jauh dari itu Thamrin city biasanya diva kesana dengan Caca membeli alat sholat atau batik untuk suaminya dan kak Dimas
Menaiki mobil salah satu keren nya yang pintu hanya dua di depan membuat mereka di tatap oleh mengendara lainnya memang warna mobil ini mencolok banget . Putih .
Memasuki hotel itu di cek terlebih dahulu oleh security setelah aman mereka diizinkan masuk . Dan baik nya hotel itu semua pelayanan nya bagus . Saat mereka masuk di senyumin oleh karyawan
Menunggu diva sedang mengambil card kedua laki laki duduk manis . Setelah itu mereka langsung menaiki lift untuk ke lantai mereka tempati
" Wow .... Bagus banget mas Ken "
Diva dan Aldo tersenyum norak sekali padahal diva dan Aldo dulu sering banget nginap memang sih pas Ken masih kecil dan Vania masih umur Beberapa bulan waktu itu
__ADS_1
Kedua anaknya duduk di depan jendela melihat patung bundaran hi
" Besok itu kalo setiap pagi . Banyak orang lain berolahraga mas " jelas Aldo
" Disini pah ? "
" Iya . Mereka ada yang berlari ke Monas ada juga yang berlari ke Senayan . Dan besok juga di depan hotel kita banyak berjualan tentu nya makanan . Papa yakin besok bunda akan ajak kita kesana " sindir Aldo
Sedangkan diva yang sedang Menganti baju hanya tersenyum memang itu tujuan diva nginap di hotel ini selain lagi diskon dan shopping tentu nya
" Di lepas dulu sepatu nya mas, dek . Ini kan di dalam kamar . Masa pakai sepatu"
" Papa bantu ya " ucap Aldo hangat
Kedua anaknya itu mengagguk diam . Setelah di lepas kan . Ken dan Vania melihat sekeliling sangat luas memang kamar ini apalagi toilet nya
" Toilet nya seperti kamar kakak ya Bun . Luas "
" Iya . Kamu bisa berenang disana "
" Mas mending berenang di kolom berenang aja Bun " protes Ken
Sedangkan Aldo sudah berbaring di ranjang . Perjalanan tadi sangat melelahkan bagi Aldo . Jalanan Jakarta memang membuat Aldo harus banyak bersabar
Diva yang melihat itu langsung peka memijat tangan suaminya . Aldo tersenyum
" Mas tolong papa ambil minum ya " ucap diva
Ken mengagguk dia membawa hati hati gelas berisi air setengah itu lalu dia taruh di nakas
" Makasih mas " ucap Aldo
" Makasih ya mas Ken yang ganteng " ucap diva
Ken tersenyum mengagguk dia menyusul lagi adik nya yang duduk manis nonton tv
" Pengen Belanja deh mas . Mumpung ke mall juga ngesot aja "
Ck !
" Kamu itu Belanja terus . Kemarin belanja sama April . Sekarang mau belanja lagi "
" Kan mumpung deket mas tinggal ngesot aja "
" Yaudah ngesot sana " ucap Aldo membuat diva tekekeh
Diva mencium pipi Aldo juga mencubit dagu berbulu tipis itu
" Bisa aja kamu mas , yuk mas belanja nanti sore ya "
" Hem, nanti malam . Sekalian kita makan malam disana . Aku mau tidur "
Diva mengagguk dia memijat kepala suaminya sekarang . Melihat suaminya itu sudah memejamkan matanya
__ADS_1