
Malam itu tania Dimas dan mbak agista sudah bertemu dengan partner, mereka makan malam di sebuah restoran yang terdiri hotel mereka tinggali
Mark Jones berasal dari Australia yang tinggal di Jepang sudah beberapa tahun lalu . Mereka bekerja sama untuk mengembangkan properti dan manajemen. Niatnya mereka akan membangun perumahan, apartemen dan mall di salah satu kota di Indonesia
Karena Dimas tidak bisa bahasa jepang dia mengajak tania untun translate dan presentasi kepada kolega orang Jepang
Dimas tersenyum dan mengagguk ketika orang Jepang sana bisik kepada Dimas mengenai presentasi yang tania jelaskan
Acara makan malam dan pertemuan itu selesai. Satu persatu segera meninggalkan ruangan itu hanya ada Mark,Dimas, tania dan mbak gista yang siap membawa barang barang bahan presentasi Dimas tadi
Mark mengajak nya untuk minum di sebuah cafe tepat depan hotel . Akhirnya Dimas dan Mark berkunjung kesana
Tepat jam 12 malam Dimas menghubungi mba gista karena akses kamar hotel Dimas dengan gista
Dimas menunggu nya di depan lift tidak jauh tempat mbak agista istrirahat. Beberapa menit kemudian mbak gista dengan wajah ngantuk dan kecapean akhirnya memberikan kartu itu kepada Dimas
" besok jam berapa kita kesana nya? " Tanya Dimas
" jam 9 pak , besok saya ketuk pintu kamar aja ya pak "
Dimas mengagguk Setelah Dimas memegang akses tersebut dia akhirnya masuk . Kamar Begitu gelap tanpa menyalakan lampu Dimas melepaskan semua pakaian nya karena Dimas pikir setelah ini dia akan tidur
Hanya tersisa pakaian dalam saja . Dimas langsung menidurkan tubuhnya di atas ranjang dia segera mengambil ponsel untuk menghubungi Caca
Dimas ingin tau sedang apa Caca saat ini , ngapain aja seharian ini kenapa belum juga Dimas tahu keluarga kecilnya itu sedang apa
Caca meminta Dimas untuk melakukan video call. Keduanya melakukan video call saling mesra satu sama lain
Hingga akhirnya tubuh Dimas menemani saat ada yang memegang paha Dimas
" yang " Dimas melotot
Dimas langsung beranjak bangun dia menyalakan lampu nya . Dimas bener bener terkejut ada cewek cantik bule dengan pakaian lingrine
Kebetulan tangan Dimas memegang ponsel dan kamera itu mengarahkan ke wanita yang cantik . Caca sama hal nya dengan Dimas terkejut
" ka... kamu ... siapa ? " Tanya Dimas
Wanita itu hanya diam , bahkan dia melepaskan tantop nya . Dimas cepat menutup matanya dengan tangannya
( yang, aku tutup dulu)
Tut .....
Dimas terdiam dia mengintip wanita yang ada di depannya . Dimas juga melihat kaki bawah nya apakah dia nampak di lantai atau tidak
" Who are u ? " Tanya Dimas
Wanita itu mulai mendekat, Dimas cepat memundur langkahnya . Saat wanita itu ingin menyentuh tangan Dimas. Cepat Dimas mendorong kasar
" ini gila" Teriak Dimas
__ADS_1
Wanita itu tersenyum dia melepaskan semua pakaian nya dan duduk di atas ranjang Dimas
" saya bisa berbahasa Indonesia, ayolah "
Dimas menggeleng kepalanya
" Pakai baju kamu, wanita rendahan. Saya memiliki anak perempuan dan mempunyai perempuan yang saya cintai " ucap Dimas penuh penekanan
Hahaha
" i dont care, ini di Jepang dan jauh dari keluarga kamu . Saat nya kita bersenang senang " ucap nya sambil tersenyum menggoda
Dimas tentu nya sebagai pria normal ingin sekali menyentuh nya
Dalam hari Dimas berkata " Caca Caca Caca... "
Dimas langsung ke area kamar mandi mengambil kimono untuk menutupi tubuhnya
Tenggorokan Dimas bener bener kering sekali . Dinlihat ada gelas berisi air . Dimas sadar kalo dirinya tadi belum pernah menaruh air
" apa dia sengaja isi air terus di kasih obat , ini seperti argo waktu itu cerita tentang temen temennya . Pokonya gue gak boleh minum itu . Astagfirullah ya allah lindungi aku . Aku ke jepang hanya ingin kerja untuk nafkahin Caca dan ketiga anak anakku " batin Dimas
Dimas ingin menghubungi mbak gista untuk datang ke sini . Ponsel Dimas meletakkan dekat dengan wanita itu
Baru banget Dimas membalikan badan nya memakai telepon kamar, wanita itu sudah memeluk Dimas dari belakang dan tangan itu bermain di bawah Dimas
" astaga " gumam Dimas
Dimas membalikan tubuhnya mendorong cepat mengambil selimut dan juga mendorong wanita itu segera keluar
Dimas langsung membanting pintu kamar setelah berhasil menutup . Nafas Dimas naik turun dia bener bener gila tanpa Caca. Kalo sudah ada Caca pasti Dimas akan berhubungan saat ini juga karena wanita tadi terang terangan memegang senjata Dimas
***
Keesokan harinya Dimas, tania dan mbak gista berkunjung ke PT. Bukiki forging milik Mark. Dimas , tania dan mbak gista sampailah mereka di ruang meeting
Presentasi di mulai hingga di tengah tengah terdapat foto Dimas dengan wanita sexy bule yang semalam
Dimas tentu saja sangat marah, dirinya merasa di permalukan oleh orang orang penting . Mark hanya tersenyum begitu juga dengan sekretaris
Tunggu !
" Kak ... " gumam tania menatap Dimas
Tania tentu saja marah . Dia segera beranjak bangun . Mengambil air mineral yang di depan nya langsung tania siram ke arah laptop yang terdapat sedang presentasi
" YOU....! " geram Mark
" Anata wa zurugashikoidesu! Fukushū o mitekudasai " geram tania sambil menujuk
Tania merasa Mark adalah pelaku dari semua ini . Tania menarik tangan Dimas dan juga mbak gista segera keluar. Dan keluar juga dari kantor ini
__ADS_1
Kembali ke hotel, di dalam kamar tania menghubungi semua temen temennya dsn juga wartawan . Kebetulan tania memiliki teman di Jepang yang bekerja sebagai orang penting di tv swasta
Tania meminta tolong mereka untuk menghancurkan perusahaan Mark, bila perlu kembali ke negara asal dia
Tania bener bener geram , tania sudah menganggap Dimas sebagai kakak nya . Gimana dulu Dimas menjaga tania , seperti Dimas menjaga diva . Dan sekarang tania lah yang harus menjaga nama baik perusahan dan nama baik Dimas
( Dekirudakehayaku ) ucap tania di telpon
Tania mematikan panggilannya dia memijat kening nya
" percuma kesini kalo ujung ujung nya seperti ini , dasar Mark licik !!! " geram tania sambil meremas botol minum plastik
Setelah cukup tenang akhirnya tania pergi ke kamar Dimas. Di kamar itu juga Dimas sedang packing barang
" kita orang aja tania , untung apa kita disini . Kalo sampai Caca tahu dan melihat video nya . Hancur rumah tangga kakak "
Tania terdiam
" Kak, tunggu sampai besok "
Dimas menoleh
" untuk apa lagi ? " tanya Dimas
Tania terdiam
Drt....
Tania mengangkat telpon nya . Dia segera menyalakan tv . Dan terlihat lah Mark, sekretaris, dan wanita di video itu sudah tertangkap polisi
Dimas terdiam dia menatap tania sambil tersenyum
( Go kyōryoku arigatōgozaimasu )
Di berita itu juga ternyata Mark memiliki kasus pelecehan seksual , dan juga pencemaran nama baik perusahan lainnya .
" mampus ! Jangan main main sama gua " gumam tania
Dimas merentangkan tangannya dia memeluk adik kecil nya itu
" makasih tania " ucap Dimas
" sama sama kak "
Dimas melepaskan pelukannya. Tania memberitahu Dimas
" Kak, barusan aku ngirim proposal tentang perusahan kita , produk yang kita jual . Aku tawakan ke temen temen aku . Mereka minta aku buat datang dan melakukan presentasi siapa tau produk kita akan bekerja sama dengan perusahan mereka "
Dimas menggeleng dia meneteskan airmatanya
" ayo kita kesana " ucap Dimas sambil tertawa senang
__ADS_1
Gapapa dia gagal dengan penawaran membuka properti , Dimas bisa mencari orang lagi . Tapi untuk produk nya sekarang Dimas akan semangat dan semoga berhasil
Ketiganya segera keluar dari hotel. Dan baru banget menaiki mobil . Wartawan sudah memperebutkan Dimas dan juga tania