
Sampai malam Aldo dan keluarga kecilnya itu main di rumah . Karena tadi Vania pulang sore dari toko kue sedangkan Ken di ajarkan bermain meja tenis sampai bisa oleh oppa nya
Makan malam bersama keluarga , Rifky maupun Dinda juga sudah pulang kerja . Selesai makan Rifky dan Aldo ngobrol berdua di halaman belakang
Mereka membahas mengenai kehamilan Dinda , beberapa kali Rifky mengecek apakah dinda mandul atau tidak , dan berkali kali itu juga dokter yang berbeda bilang dinda itu sehat bahkan tidak ada penyakit sama sekali
Tapi kenapa Dinda belum hamil juga , Aldo terdiam dia juga bingung harus bilang apa . Sampai akhirnya Aldo cerita kalo diva hamil itu dia diam diam Aldo minum obat
Aldo akan memberikan obat itu kepada Rifky, Rifky pun juga awalnya menolak beberapa kali dari obat yang paling mahal sampai tradisional belum juga di berikan
" Coba aja dulu bro , nanti besok mas kasih . Tapi kamu rutin ya" jelas Aldo
Rifky mengagguk semoga aja Dinda ampuh dengan obat yang di ajukan Aldo ini
Ken bermain di kamar oppa nya sambil tiduran dan nonton tv
" Bener kan oppa nanti oppa kasih mas cokelat ? " Tanya Ken
" Iya bener , tunggu aja di rumah . Nanti oppa kasih . Tapi ingat jangan bilang papa sama bunda dulu ya "
Ken mengagguk tersenyum manis memeluk leher oppa nya . Cukup lama Ken bermain di kamar oppa nya sampai akhirnya diva mengetuk pintu kamar mertuanya . Malam ini mereka segera pulang
***
Baru selesai bangun tidur . Aldo langsung menghubungi Kevin . Karena Kevin waktu itu yang kasih jadi Aldo berniat akan meminta tolong Kevin saja
Diva yang mendengar obat itu bertanya tanya , untuk apa suaminya itu membelinya kan diva sudah hamil
Mendengar Aldo telponan dan bilang itu untuk . Obat kuat yang membuat diva selalu puas dengan suaminya
Telpon terputus Aldo langsung membangunkan Ken , dari tadi anaknya itu di suruh bangun engak juga bangun
" Mas ... Obat nya mas beli buat Rifky ? " Tanya diva
" Iya , mas mau coba , siapa tau dia sama kaya kita gini , bukti nya Kaka Caca juga sama kak Dimas berhasil "
Diva mengagguk semoga aja ya . Batin diva
Aldo akhirnya mencium pipi Ken , menggigit kecil pipi mulus anaknya itu untuk segera bangun
" Gak mau sekolah ya mas Ken bun . Yaudah biarin aja gak sekolah . Gak ketemu temen temen nya " ucap Aldo sengaja pasti anaknya itu langsung bangun
__ADS_1
Dan benar aja Ken membuka matanya segar dia menatap bunda dan papa nya lagi berpelukan
" Mas mau sekolah pah " ucap Ken langsung bangun dan duduk di pangkuan papa nya
" Yaudah sekarang kamu mandi " ucap Aldo
" Mas maunya mandi sama papa "
Ck !
" Lagi manja si mas , yaudah pah tolong mandiin mas Ken pah "
Aldo tersenyum dia melepaskan pelukannya . Mengendong Ken untuk segera mandi
Sedangkan diva dia langsung ke bawah , anak nya itu sudah bangun lebih awal bahkan sekarang lagi makan roti sambil nonton film kartun
Diva menemani sebentar anaknya itu nonton tv , akhirnya diva terbangun menyiapkan sarapan dan juga bekal untuk Ken sekolah nanti
Setelah mengantar Ken sekolah Aldo langsung menuju ke kantor nya , siang ini nanti janjian dengan Kevin di cafe milik mereka . Sekalian Kevin memberikan obat kuat untuk Aldo
Aldo di sibukan dengan kertas kertas dan juga berkas lainnya , tiap hari pekerjaan ini ini terus belum lagi nanti siang dia akan meeting
Kedua pun bertemu sambil makan siang di cafe milik nya , Aldo selalu terbuka kepada dua sahabatnya apapun yang dia alami . Begitu pun juga dengan Kevin dan Arya . Mereka selalu bercerita walupun sekarang sekarang ini mereka lagi sibuk sebisa mungkin Aldo akan meluangkan waktunya di malam hari
Gak peduli diva begitu marah karena pulang malam , cerita temen nya lebih penting . Tapi sekarang sekarang Aldo akan memikirkan dua kali ini sudah bulan nya diva akan melahirkan bisa aja sepulang ini diva langsung melahirkan
Aldo terlah terima obat nya dia langsung memasukkan ke saku jas nya , malu lah kalo orang orang melihat apalagi ada yang mengenal obat tersebut
Keduanya berbicang bincang , Kevin juga sudah memiliki anak kedua Beberapa bulan lalu . Belum sempat Aldo menengok karena dia selalu sibuk
" Ini obat bukan sembarang obat , semoga aja ya do dia cepat " ucap Kevin
" Amin bro " ucap Aldo sambil mengunyah makanan
**
Sepulang dari kantor Aldo berkunjung kerumah orang tua nya lagi . Aldo juga sudah bilang kepada diva kalo dia akan kerumah orang tuanya sesuai rencana Aldo yang susun memberikan obat kuat kepada Rifky
Sampai disana adiknya itu belum juga pulang terpaksa Aldo mandi dan istrirahat lalu ikut makan malam bertiga dengan papa mama
" Aldo ! " Panggil papa setelah makan selesai
__ADS_1
" Anak ketiga kamu laki laki atau perempuan ? " Tanya papa rayhan masih memikirkan cucu ketiganya
" Laki laki pah "
Papa rayhan tersenyum akhirnya dia memiliki cucu laki laki lagi
" Pah Aldo di suruh rahasiakan sama diva , papa sama Mama pura pura gak tau aja ya . Nanti diva malah ngambek sama Aldo pah, mah " rengek Aldo
Mama Indri tersenyum , rengek Aldo sama seperti Ken yang meminta sesuatu . Papa rayhan hanya menggeleng anaknya itu mengingatkan dengan cucu kesayangannya
" Iya kamu tenang aja " ucap papa rayhan
Aldo mengagguk , begitu juga Rifky dan Dinda baru aja datang . Keduanya menyalimi ketiga yang lebih tua dari mereka . Dan pamit ke kamar terlebih dahulu baru mereka melakukan makan malam
" Mas tunggu di halaman belakang ya Ky" ucap Aldo sambil membawa laptop dan juga Bungkusan rokok nya
" Iya mas " ucap Rifky mengagguk
Dinda yang mendengar mas iparnya dan juga suaminya itu seperti punya sesuatu atau bicara penting . Tapi Dinda gak mau kepo dia sudah lelah mengurus pasein hari ini
Cepat Rifky menghabiskan makan malam dia ingin bertemu dengan mas nya . Beberapa menit kemudian Rifky telah menyusul mas nya . Dia juga mengambil satu batang rokok minta dengan mas nya
" Nih " ucap Aldo
Rifky menerimanya dia membaca terlebih dahulu , ternyata obat ini obat kuat . Rifky juga baru pernah melihat obat ini
" Makasih ya mas , nanti aku coba "
" Hari ini kalo bisa cobanya " ucap Aldo
Rifky mengagguk
" Kamu campur obat itu sama susu atau teh " jelas Aldo
" Dulu mas minum nya pak apa ? " Tanya Rifky ingin tahu siapa tau dia bisa mengikuti jejak mas nya
" Mas pake teh , jadi diva itu buatin mas teh terus mas campur . Kadang juga jamu juga bisa" jelas Aldo
Rifky mengagguk , setelah obrolan itu selesai mereka membahas pekerjaan showroom mobil . Melihat makin kesini jiwa Rifky lebih ke bisnis bukan untuk main main lagi seperti dulu
Baguslah ...
__ADS_1