
Selama 12.12 toko online . Caca sangat gemes dengan jari jarinya apalagi pakaian Dafa dan Ken samaan . Banyak keranjang yang Caca cekout karena lagi diskon 12.12
Sampai sampai kurir tiap hari mengantar kerumah dan sudah kenal juga dengan mang Cecep penjaga rumah depan
Kali ini tak ada mang Cecep karena mang Cecep di suruh oleh ayah Bima menjemput Dafa di sekolah. Bell rumah juga tak berfungsi karena anak anak kampung suka jail dan sekarang sampai rusak
Caca tengah asik tidur siang bersama Dimas . Ponsel itu terus bergetar . Akhirnya Dimas bangun dia mengangkat ponsel dan suara cowok membuat Dimas langsung duduk
( Ini siapa ? )
( Kurir kak . Atas nama Caca nadilah )
Dimas mematikan ponsel Caca dia langsung turun ke bawah ada 4 paket dari kurir itu . Setelah Dimas kembali Caca sudah bangun
" Kamu itu beli apa lagi sih ca ? Bosan aku lihat nya . Masih ada berapa lagi yang kamu beli ? " Tanya Dimas kesel
" Masih ada 5 "
Dimas menghela nafas lalu dia mengusap dadanya
" Astaghfirullah , sabar sabar dim . Caca lagi hamil " ucap Dimas
Caca terdiam dia melihat satu persatu paket nya . Caca langsung membuka paket nya
" Beli apa lagi kamu sayang ? " Tanya Dimas pelan
" Aku beli baju samaan Dafa dan Ken . Lucu deh . Aku juga beli baju samaan Dara sama Vania "
Dimas hanya melihat saja . Dia kesel melihat paket yang tiap hari ada terus . Tak lama kemudian ponsel Caca dering lagi
Itu dari kurir lagi mengantar paket
" Dim tolong ya di bawah ada lagi , aku lagi begini males pake bra "
Huh !
Dimas kesel dia mengelus kepala Caca dan mengigit pipi nya membuat Caca mengeluh kesakitan
Kurir yang tadi lagi . Dimas sangat kesel kenapa gak sekalian
" Beli apa lagi sih kak , bosan saya tiap hari antar kesini terus " ucap kurir
" Mana saya tahu ! Istri saya yang beli " ucap Dimas tak kalah kesel
Kurir itu mengambil dua paket lagi. Membuat Dimas melirik nya
" Ada lagi gak . Saya juga malas harus turun kebawah lagi ! " Ketus Dimas
Kurir itu menggeleng kepalanya di sudah mengecek tadi . Akhirnya Dimas menerima dan masuk kedalam
Kali ini Dimas melempar paket Caca . Dia bener bener kesel dengan istrinya
Hiks hiks
" Kenapa lagi nangis ? " Tanya Dimas
" Kenapa kamu lempar itu . Kamu gak ngehargain aku "
" Astaga . Biar cepat ke kamu makanya aku lempar . Aku mau ke kamar mandi " ngeles Dimas. Dimas sengaja melempar karena Dimas kesel sama Caca
Caca menghapus air matanya melihat Dimas masuk kedalam kamar mandi . Caca mengira Dimas memang niat ke kamar mandi bukan karena tak menghargai Caca
__ADS_1
" Coba pake kaos nya beb " ucap Caca sedikit melempar kepada suaminya
Caca membelikan kaos polos hitam untuk suaminya. Dimas tersenyum ternyata ganteng juga
" Gimana sayang ? " Tanya Dimas
" Ganteng , sini cium dulu "
Caca merentangkan tangannya dia memeluk leher Dimas mencium pipi suaminya itu . Caca juga membelikan ikat pinggang dan dasi untuk Dimas bekerja
" Makasih ya sayang "
Cup
" Iya , tolong buangin dong dim . Aku males gerak "
Dimas memeluk sampah di atas ranjang nya itu supaya cepat . Dimas juga memasukan baju yang baru dibuka masukan ke dalam keranjang biar di cuci dulu sebelum di pakai
**
Sore harinya Dafa dan Ken memakai pakaian baru yang beberapa hari lalu caca beli. semuanya sangat gemas dan Dafa dan juga Ken . Terlebih lagi diva dia mengigit pipi Dafa dan juga Ken
" Sakit tau bunda "
Diva,Aldo tertawa
" Kakak bilangin oppa . Biarin aja " Dafa Ngambek dia pergi ke kamar ayah Bima mengadu kalo Dafa di gigit oleh Tante diva
Ayah bima yang masih tidur di bangunin oleh cucunya terpaksa bangun karena Dafa kalo oppa gak mau dia terus menganggu . Sama seperti Dimas masih kecil
Ayah Bima keluar kamar sambil menggandeng Dafa
" Itu oppa " ujuk Dafa kepada diva
" Kasian deh " ejek Dafa
Hahaha
" Kasian deh bunda ..."
Bukan nya diva marah . Di malah semakin gemes sama dua laki laki yang saat ini bermain sepedah di dalam rumah
Saat Dimas dan argo sudah pulang mereka langsung keluar kamar janjian main FIFA di PlayStation . Suara game itu menganggu diva dan Aldo akhirnya melihat ke atas
" Dimas ini mie nya ...."
" Suapin sayang . Lagi main nih "
Ck !
Caca seperti orang tua yang menyuapi anaknya . Padahal ada adik adik nya dan juga sepupu di samping Dimas . Gak ada rasa malu bagi Dimas karena Dimas sedang lapar . Sangat lapar . Kebetulan bulan ini ada jatah makan mie
" Mau dong kak , kuah nya aja bagi "
Caca menyuapi dan rasanya bener bener nikmat . Kalo tatapan Aldo biasa aja . Pasti diva akan minta kepada mbak . Lihat aja sekarang tatapan suaminya seperti orang membunuh
Membahas pekerjaan , Dimas bertanya kepada argo . Dimas perhatiin argo sering banget ke luar kota . Bisnis apa yang sepupunya itu jalani . Dan argo menjawab dia sedang membuka restoran khas Surabaya . Dan itu memang nyata
Ujung ujung nya Dimas membahas luar negeri . Dimas berniat sama Caca mau liburan ke Korea berempat
" Kenapa gak ikut aku aja ke Barcelona "
__ADS_1
Caca dan Dimas menatap diva sambil tersenyum . Sedangkan Aldo dia menoleh . Kapan dia mau liburan ke sana . Aldo gak bilang apa apa
" Gak ah . Kakak mau berempat . Mau punya Time sama Caca, Dafa, dara " ucap Dimas
Ck !
" Ayolah kak , ke Barcelona, nanti kan tahun baru kita ke Paris "
" Yaudah kamu ke Barcelona sama keluarga kamu . Kakak mau ke Korea . Iya sayang ya " ucap Dimas
Caca mengagguk senang . Akhirnya Dimas menempati janjinya kalo dia akan liburan berempat
" Gak seru kak kalo berempat doang . Enakan rame rame "
Ck !
" Pokonya kakak tetep ke Korea ! Berempat ! " Tegas Dimas
Obrolan telah berakhir , Aldo mengajak diva untuk ke kamar , meminta diva untuk memijat punggung suaminya itu
Ck !
" Masih sore do . Udah masuk kamar aja " ejek argo
Diva menatap menyelidik pada abangnya " biarin aja sih . Sirik aja yang belum nikah "
Hahaha
Aldo , Caca dan Dimas tertawa . Kali ini diva beneran minta di bully . Liat aja nanti
" Kapan aku bilang mau ke Barcelona ? "
" Yuk mas kesana , aku pengen kesana "
" Aku udah bilang diva . Aku lagi banyak kerjaan "
" Yaudah nunggu pekerjaan kamu selesai mas . Udah terlanjur bilang mas . Aku malu "
" Ck ! Lagian orang aku gak bilang apa apa ngapain kamu bilang mau ke Barcelona . Nanti ya aku urus pekerjaan dulu baru kita kesana liburan "
Diva mengagguk dia langsung mencium pipi suaminya
" Makasih buy " ucap Diva
" Hem . Yaudah sayang tolong pijitin pundak aku ya . Pegel banget . Kayanya kebanyakan kerja "
Diva mengangguk, Aldo rebahan sedangkan diva menaiki punggung suami nya mulai memijit
" Timbangan kamu naik berapa kilo "
" Masih 10 mas , kenapa ? "
Aldo menggeleng kepalanya
" Nunggu 20 kg lagi ya .aku buat kamu naik 30 atau 25 . Biar bayi kita sehat "
" Iya mas . Makanya mas jangan larang aku makan dong . Aku mau makan ini gak boleh . Aku mau makan itu juga gak boleh " protes diva
" Tapi kamu jangan lupa makan buah dan sayur loh sayang "
" Iya mas . Untuk itu aku gak lupa . Mama kamu selalu kirim makanan sehat mas "
__ADS_1
" Syukurlah "
Diva masih memijat suaminya . Aldo yang keenakan di pijat mulai memejamkan matanya . Kamar diva di rumah ayah mertuanya bener bener membuat Aldo nyaman sekali . Pantas aja anak anak seneng main disini